Kesultanan Utsmaniyah: Perbedaan antara revisi

42 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
kTidak ada ringkasan suntingan
[[Berkas:Battle of Vienna.SultanMurads with janissaries.jpg|jmpl|250px|kiri|Kepala rumah tangga Sultan Murad IV dikawal [[yanisari]].]]
[[Berkas:Portyazo torokok.JPG||jmpl|kiri|250px|Pasukan ireguler Utsmaniyah di teritori Hongaria modern, dilukis tahun 1568]]
Satuan militer pertama Kesultanan Utsmaniyah adalah angkatan darat yang dibentuk oleh [[Osman I]] dari anggota suku di perbukitan Anatolia barat pada akhir abad ke-13. Sistem militer pun berubah menjadi organisasi yang rumit seiring kemajuan kesultanan. Militer Utsmaniyah merupakan sistem perekrutan dan pertahanan yang kompleks. Korps utama [[Angkatan Darat Utsmaniyah (abad ke-15-19)|Angkatan Darat Utsmaniyah]] meliputi [[Yanisari]], [[Sipahi]], [[Akinci|Akıncı]], dan [[band militer Utsmaniyah|Mehterân]]. Angkatan Darat Utsmaniyah pernah menjadi salah satu pasukan tempur termaju di dunia karena termasuk di antara pengguna pertama senapan lontak dan meriam. Pasukan Turk Utsmaniyah mulai memanfaatkan ''[[Falconet (meriam)|falconet]]'', meriam pendek namun lebar, saat [[Pengepungan Konstantinopel (1422)|Pengepungan Konstantinopel]]. Kavaleri Utsmaniyah bergantung pada kecepatan dan mobilitas tinggi alih-alih persenjataan berat. Mereka menggunakan busur dan panah pendek dengan kuda cepat [[kuda Turkoman|Turkoman]] dan [[kuda Arab|Arab]] (pencetus kuda balap [[Thoroughbred#Kuda awal|Thoroughbred]]),<ref>{{cite book|last=Milner|first=Mordaunt|title=The Godolphin Arabian: The Story of the Matchem Line|year=1990|publisher=Robert Hale Limited|isbn=978-0-85131-476-1|pages=3–6}}</ref><ref>{{cite book|last=Wall|first=John F|title=Famous Running Horses: Their Forebears and Descendants|isbn=978-1-163-19167-5|page=8}}</ref> dan sering menerapkan taktik yang mirip dengan taktik [[Kekaisaran Mongol]], seperti berpura-pura mundur sambil mengurung musuh dengan formasi bulan sabit lalu melancarkan serangan. Kemunduran kinerja angkatan darat semakin jelas sejak pertengahan abad ke-17 dan setelah Perang Turki Besar. Pada abad ke-18, sempat muncul sedikit keberhasilan melawan Venesia, tetapi pasukan Rusia bergaya Eropa di utara memaksa Kesultanan Utsmaniyah menyerahkan teritorinya.
 
Modernisasi Kesultanan Utsmaniyah pada abad ke-19 dimulai oleh militer. Pada tahun 1826, Sultan [[Mahmud II]] menghapus korps Yanisari dan membentuk angkatan darat modern Utsmaniyah. Pasukannya diberi nama [[Nizam-ı Cedid]] (Orde Baru). Angkatan Darat Utsmaniyah juga merupakan lembaga pertama yang mempekerjakan tenaga ahli luar negeri dan mengirimkan para perwiranya ke pusat pelatihan di negara-negara Eropa Barat. Karena itu pula, gerakan [[Turk Muda]] dirintis ketika para prajurit muda dan terlatih ini pulang ke negaranya.