Semenanjung Korea: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Me iwan (bicara | kontrib)
k Perubahan kosmetika
OrophinBot (bicara | kontrib)
k Bot: Penggantian teks otomatis (-\bdi bulan\b +pada bulan)
Baris 21:
[[Iklim]] Semenanjung Korea berbeda jauh dari wilayah utara sampai selatan. Wilayah selatan memiliki iklim yang relatif hangat dan basah seperti kepulauan Jepang. Hal itu disebabkan oleh arus hangat seperti [[Arus Hangat Korea Timur]] (East Korea Warm Current). Semenanjung Korea sebelah utara menghadapi iklim yang lebih dingin dan dipengaruhi iklim dari daratan Asia, sama seperti [[Manchuria]]. Curah hujan rata-rata per tahun di lembah [[Sungai Yalu]] mencapai 600&nbsp;mm, lebih sedikit dibanding rata-rata curah hujan tahunan di wilayah pesisir sebelah selatan, yaitu 1500&nbsp;mm<ref>KOIS 2003, p. 17.</ref>. Selain itu ada perbedaan 20&nbsp;°C pada bulan Januari (musim dingin) antara bagian utara dan selatan.
 
Seluruh bagian semenanjung pada umumnya dipengaruhi oleh pola iklim yang sama, seperti [[monsoon]] Asia Timur di pertengahan musim panas dan kadang-kadang terjadi topan di [[musim gugur]]. Sebagian besar hujan jatuh dipada bulan-bulan [[musim panas]]. [[Musim dingin]] sangat dingin dengan suhu rata-rata dipada bulan Januari di bawah minus derajat selsius, kecuali [[Pulau Jeju]]. Sebagian besar wilayah semenanjung menerima hujan [[salju]] pada musim dingin.
 
Beberapa tahun belakangan, sering pada [[musim semi]] dan jarang pada musim gugur, Semenanjung Korea menderita badai pasir kuning (''hwangsa'') yang diterbangkan angin dari [[gurun gobi]] di daratan Cina, dan melanda sebagian besar Asia Timur Laut.