Kota Bogor: Perbedaan revisi

54 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh Pramesta) dan mengembalikan revisi 17145030 oleh Pramesta
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh Pramesta) dan mengembalikan revisi 17145030 oleh Pramesta)
 
==== Kerajaan Sunda ====
DiantaraDi antara prasasti-prasasti yang ditemukan di Bogor tentang kerajaan-kerajaan yang silam, salah satu prasasti tahun 1533, menceritakan kekuasaan Raja Prabu Surawisesa dari [[Kerajaan Sunda]]. Prasasti ini dipercayai memiliki kekuatan gaib dan keramat, sehingga dilestarikan sampai sekarang.
 
[[Pakuan Pajajaran|Kerajaan Pajajaran]] memiliki pengaruh kekuasaan tidak hanya seluas [[Jawa Barat]], [[Jakarta]] dan [[Banten]] tetapi juga mencakup wilayah [[Lampung]]. Kerajaan Sunda yang beribukotaberibu kota di Pajajaran juga mencakup wilayah bagian selatan pulau [[Sumatra]]. Setelah Pajajaran diruntuhkan oleh Kesultanan Banten maka kekuasaan atas wilayah selatan Sumatra dilanjutkan oleh [[Kesultanan Banten]].<ref name="Claude Guillot">{{cite book | last =Guillot | first =Claude. | publisher= Gramedia Book Publishing Division | title = The Sultanate of Banten |year =1990 | id= ISBN 979-403-922-5}}</ref>
 
Pakuan atau Pajajaran yang merupakan ibukota pemerintahan Kerajaan Sunda (yang sering disebut juga sebagai Kerajaan Pajajaran sesuai nama Ibukotanya) diyakini terletak di Kota Bogor, dan menjadi pusat pemerintahan [[Prabu Siliwangi]] (Sri Baduga Maharaja Ratu Haji I Pakuan Pajajaran) yang dinobatkan pada 3 Juni 1482. Hari penobatannya ini diresmikan sebagai hari jadi Bogor pada tahun 1973 oleh DPRD [[Kabupaten Bogor]] dan Kota Bogor, dan diperingati setiap tahunnya hingga saat ini.<ref name="sejarah bogor">{{cite web
==== Kebun Raya Bogor ====
{{Utama|Kebun Raya Bogor}}
[[Berkas:Patung Gadis Desa Mandi.jpg|jmpl|200px|Patung Wanita Desa dipinggir Kolam Penghias Istana Bogor, oleh Pematung Indonesia, [[Trubus Sudarsono]].]]
Ketika VOC bangkrut pada awal abad ke-19, wilayah nusantara dikuasai oleh Inggris di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal Thomas Raffles yang merenovasi Istana Bogor dan membangun tanah di sekitarnya menjadi Kebun Raya (''Botanical Garden''). DibawahDi bawah Raffles, Bogor juga ditata menjadi tempat peristirahatan yang dikenal dengan nama ''Buitenzorg'' yang diambil dari nama salah satu spesies palem.
 
== Pemerintahan ==