S. Bagio: Perbedaan revisi

4 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
(Meninggal 29 Juli 1993, https://books.google.co.id/books?id=fK080_A0-fMC&q=Seniman+dan+pelawak+besar+S+Bagio,+pelawak+tiga+jaman+kelahiran+Purwokerto+ini+kembali+ke+haribaanya+Kamis,+29+Juli+pukul+09.30+di+Rumah+Sakit+Cipto+Mangun+Kusumo+(RSCM)+Jakarta&dq)
Di kelas VI SD, Drajat (yang belakangan juga jadi pelawak), mengajaknya main sandiwara. Perannya sebagai barang dalam karung yang dibawa Drajat di kereta api.
 
Di Yogyakarta pula, Bagio berhasil memenangkan kejuaraan melawak, bersama Eddy Sud dan [[Iskak]], yang selalu menempati urutan di bawahnya. Ini menentukan jalan hidupnya kemudian, meski ia terpaksa meninggalkan kuliahnya di FH UGM.Sesudah bergabung dan berpisah enam kali, kelompok lawak yang awet dan akrab dengan Bagio justru Darto Helm, Diran, dan Sol Saleh yang sejak 1983 memisahkan diri.
 
Bagio ternyata aktif juga dalam berkampanye [[Keluarga Berencana]]. Padahal ketika pemerintah menggalakkan KB Bagio telah dikaruniai sembilan anak.
32

suntingan