Bahasa prokem: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  3 bulan yang lalu
k
clean up, replaced: kosa kata → kosakata
k (Membatalkan 1 suntingan oleh 202.67.46.228 (bicara) ke revisi terakhir oleh Gunarta (TW))
Tag: Pembatalan
k (clean up, replaced: kosa kata → kosakata)
 
== Sejarah ==
Awal mula bahasa prokem dapat ditelusuri hingga paruh kedua dasawarsa 1950-an yang banyak dituturkan di kalangan [[bramacorah]], [[Premanisme|preman]] dan [[anak jalanan]]. Pada dasawarsa berikutnya, bahasa prokem mulai populer di kalangan pemuda kota. Puncaknya terjadi pada tahun 1970-an ketika [[Teguh Esha]], seorang pengarang dan wartawan, menerbitkan novelnya ''[[Ali Topan Detektip Partikelir]]'' yang digandrungi kalangan muda waktu itu. Dalam novel tersebut, Teguh Esha melampirkan senarai kosa katakosakata bahasa prokem.<ref>{{Cite book|url=https://books.google.co.id/books?id=1wkl03ijMeIC&pg=PA147&dq=bahasa+prokem&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjxu9-08ufmAhWbaCsKHXDDC_YQ6AEIMTAB#v=onepage&q=bahasa%20prokem&f=false|title=9 dari 10 kata bahasa Indonesia adalah asing|last=Munsyi|first=Alif Danya|date=2003|publisher=Kepustakaan Populer Gramedia|isbn=978-979-9023-97-1|language=id}}</ref>
 
Saat ini, bahasa prokem telah banyak melebur dan menjadi umum digunakan sebagai bentuk percakapan sehari-hari dalam pergaulan di lingkungan sosial bahkan dalam media-media populer seperti TV, radio, dunia perfilman nasional. Seringkali pula ia digunakan dalam bentuk pengumuman-pengumuman yang ditujukan untuk kalangan remaja oleh majalah-majalah remaja populer. Karena jamaknya, kadang-kadang dapat disimpulkan bahasa prokem adalah bahasa utama yang digunakan untuk komunikasi verbal oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari, kecuali untuk keperluan formal. Karenanya, kita akan merasa "aneh" untuk berkomunikasi secara verbal dengan orang lain menggunakan bahasa Indonesia formal.