Indoktrinasi: Perbedaan revisi

3 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
bentuk baku
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (bentuk baku)
'''Indoktrinasi''' adalah sebuah proses yang dilakukan berdasarkan satu sistem nilai untuk menanamkan [[gagasan]], [[sikap]], sistem berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu. Praktik ini seringkalisering kali dibedakan dari [[pendidikan]] karena dalam tindakan ini, orang yang diindoktrinasi diharapkan untuk tidak mempertanyakan atau [[pemikiran kritis|secara kritis menguji]] [[doktrin]] yang telah mereka pelajari. Instruksi berdasarkan prinsip-prinsip [[ilmu pengetahuan]], khususnya, tak dapat disebut indoktrinasi karena prinsip-prinsip dasar ilmu pengetahuan menuntut evaluasi diri yang kritis dan sikap bertanya yang skeptis terhadap pikiran sendiri.
 
== Definisi ==
Indoktrinasi merujuk kepada serangkaian kegiatan yang berbeda-beda, sehingga upaya mencari definisi yang tunggal menjadi sulit. Di bidang [[psikologi]], [[sosiologi]], penelitian pendidikan, dan berbisnis istilah-istilah yang lebih tepat seringkalisering kali lebih dipilih, termasuk (namun tak terbatas pada): [[sosialisasi]], [[propaganda]], [[manipulasi]], dan [[cuci otak]].
 
Dalam [[pendidikan]], pembedaan antara "indoktrinasi" (istilah yang tidak disukai) dengan "pengajaran nilai-nilai" (yang dapat diterima) khususnya menjadi sulit.
 
== Kritik ==
[[Noam Chomsky]] menyatakan, "Bagi mereka yang gigih mencari kemerdekaan, tak ada tuugas yang lebih mendesak daripada memahami mekanisme dan praktik-praktik indoktrinasi. Semuanya ini mudah ditemukan dalam masyarakat-masyarakat totaliter, tetapi lebih sulit dalam sistem '[[cuci otak]] di dalam kebebasan' yang menguasai kita semua dan yang seringkalisering kali kita layani sebagai alat-alat yang suka rela atau yang tidak menyadarinya."<ref>{{cite web
| last = Chomsky
| first = Noam