Pasar valuta asing: Perbedaan revisi

4 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
bentuk baku
k (Tidak baku)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler VisualEditor
k (bentuk baku)
== Karakteristik perdagangan valuta asing ==
 
Tidak ada suatu keseragaman dalam pasar valuta asing. Dengan adanya transaksi di luar bursa perdagangan (''over the counter'')<ref>[[over-the-counter (finance)|over-the-counter]]-[[OTC]]</ref> sebagai pasar tradisional dari perdagangan valuta asing, banyak sekali pasar valuta asing yang saling berhubungan satu sama lainnya di mana mata uang yang berbeda diperdagangkan, sehingga secara tidak langsung artinya bahwa "tidak ada kurs tunggal mata uang dollar melainkan kurs yang berbeda-beda tergantung pada bank mana atau pelaku pasar mana yang bertransaksi". Namun dalam praktiknya perbedaan tersebut seringkalisering kali sangat tipis.
 
{| class="wikitable" align="right"
 
Salah satu pemeran pasar valuta asing ini adalah adanya kebutuhan dari aktivitas perusahaan dalam melakukan pembayaran harga barang ataupun jasa dalam mata valuta asing.
Kebutuhan mata valuta asing dari suatu perusahaan seringkalisering kali hanya kecil nilainya dibandingkan dengan kebutuhan dari bank dan spekulan dan perdagangan valuta asing yang dilakukannya seringkalisering kali hanya membawa dampak yang kecil sekali bagi nilai pasaran kurs mata uang.
Meskipun demikian arus perdagangan valuta asing dari perusahaan-perusahaan ini dalam jangka panjangnya merupakan faktor yang penting bagi arah nilai tukar suatu mata uang.
Transaksi beberapa [[perusahaan multinasional]] dapat membawa akibat yang tidak terduga sewaktu mereka menutup posisi (posisi jual ataupun beli) yang amat besar sekali di mana transaksi ini tidak diketahui secara luas oleh para pemain pasar.
=== Bank sentral ===
 
[[Bank sentral]] suatu negara memegang peran yang amat penting dalam pasar valuta asing. Bank sentral ini senantiasa berupaya untuk mengendalikan suplai uang, [[inflasi]], dan ataupun suku bunga bahkan seringkalisering kali mereka memiliki suatu target baik resmi maupun tidak resmi terhadap nilai tukar mata uang negaranya.
Seringkali bank sentral ini menggunakan [[cadangan devisa]]nya untuk menstabilkan pasar.