Suplir: Perbedaan revisi

1.394 bita ditambahkan ,  3 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
}}
 
'''Suplir''' adalah [[tumbuhan paku]] populer untuk [[tanaman hias|penghias]] ruangruangan atau [[taman]] yang termasuk dalam [[genus|marga]] '''''Adiantum''''', yang tergolong dalam anaksuku Vittarioideae, [[Famili (biologi)|suku]] [[Pteridaceae]]<ref name=Christenhusz-2011/>. SuplirNama memperbanyak"suplir" dirimerupakan secaraadaptasi [[Perbanyakandari generatif|generatif]]''chevelure'' dengan(dibaca \ʃəv.lyʁ\ dari bahasa Prancis<ref>[[spora]https://en.wiktionary.org/wiki/chevelure#French Lihat entri di Wiktionary bahasa Inggris]</ref>, yang terletakberarti pada"seluruh bagianrambut tepidi sisikepala"), bawah [[daun]]nama yang sudahdiperkenalkan orang Belanda sewaktu masa dewasapenjajahan.
==Pertelaan umum==
 
Suplir memiliki penampilan [[ental]] yang khas, yang membuatnya mudah dibedakan dari jenis paku-pakuan lain.
 
Semua jenisnya tumbuh sebagai terna, dengan rimpang (rizoma) yang menjalar lambat di media tumbuh. Rimpang tumbuh di sela-sela batuan yang berhumus. Tumbuhan ini jarang dijumpai tumbuh di tanah datar, karena biasanya menyukai tumbuh di sela-sela tebing, tembok, atau batang pohon.
 
[[Akar]]nya serabut dan tumbuh dari rimpang. Akar ini mencari hara dari [[humus]], dan terkadang sangat dalam menembus tebing atau tembok.
 
Sebagaimana paku-pakuan lain, ental tumbuh dari [[rimpang]] dalam bentuk gulungan ke dalam (bahasa Jawa: ''mlungker'') seperti tangkai biola (disebut ''circinate vernation'') dan perlahan-lahan membuka. Tangkai ental cenderung berwarna hitam, mengeras ketika dewasa, dan mengkilap. Helai daunnya khas berbeda dari banyak paku-pakuan karena tidak berbentuk memanjang, tetapi cenderung membulat, segitiga atau segiempat. Daunnya ini tidak dapat dibasahi air karena di permukaannya tertutupi rambut-rambut halus. Dari sinilah nama ilmiah ''Adiantum'' dibentuk, karena berarti "tidak terbasahi" dalam [[bahasa Yunani]]. [[Spora]] berada di dalam [[sporangium]] yang dilindungi oleh [[indusium]]. Kumpulan indusia ([[sorus]]) berada di sisi bawah daun pada bagian tepi yang agak terlindung oleh lipatan daun. Tangkai [[ental]]nya khas karena berwarna hitam dan mengkilap, kadang-kadang bersisik halus ketika dewasa.
 
Tanaman ini memperbanyak diri secara [[Perbanyakan generatif|generatif]] dengan [[spora]] yang terletak pada bagian tepi sisi bawah [[daun]] yang sudah dewasa. Selain itu, [[perbanyakan vegetatif]] mungkin dilakukan ketika rimpangnya sudah cukup besar sehingga bisa dipecah menjadi dua atau tiga bagian (stek rimpang).
 
Suplir memiliki penampilan yang khas, yang membuatnya mudah dibedakan dari jenis paku-pakuan lain. Daunnya tidak berbentuk memanjang, tetapi cenderung membulat. [[Spora]] terlindungi oleh [[sporangium]] yang dilindungi oleh [[indusium]]. Kumpulan indusia ([[sorus]]) berada di sisi bawah daun pada bagian tepi yang agak terlindung oleh lipatan daun. Tangkai [[ental]]nya khas karena berwarna hitam dan mengkilap, kadang-kadang bersisik halus ketika dewasa. Sebagaimana paku-pakuan lain, daun tumbuh dari [[rimpang]] dalam bentuk melingkar ke dalam (bahasa Jawa: ''mlungker'') seperti tangkai biola (disebut ''circinate vernation'') dan perlahan-lahan membuka. [[Akar]]nya serabut dan tumbuh dari rimpang.
 
== Pemanfaatan ==
[[Berkas:Adiantum venustum.jpg|jmpl|kiri|250px|''Adiantum venustum''. Tumbuh di [[Eropa]].]]
Suplir tidak memiliki nilai ekonomi penting selain sebagai [[tanaman hias]] yang bisa ditanam di dalam ataupun di luar ruang. namunTumbuhan ini tidak tahan penyinaran matahari langsung. Suplir menyukai tanahmedia tumbuh yang gembur, kaya bahan organik ([[humus]]), dan selalu lembab, namun tidak toleran terhadap genangan. Pemupukan dengan kadar [[nitrogen]] lebih tinggi disukainya. Pembentukan spora memerlukan tambahan [[fosfor]] dan [[kalium]].
 
Pemeliharaan suplir sebagai tanaman hias harus memperhatikan penyiraman. Kekeringan yang dialami suplir menyebabkan daun mengering dan menggulung. Hal ini tidak bisa diperbaiki hanyadiatasi dengan penyiraman karena daun yang kering tidak bisa pulih. Penanganannya adalah dengan membuang seluruh ental yang kering hingga dekat rizomarimpang dan memberi sedikitmengganti media tumbuh tambahan. Dalam waktu beberapa hari tunas baru akan muncul apabila perawatan dilakukan dengan benar.
{{clr}}
==Daftar jenis==
30.185

suntingan