Pasukan Pengibar Bendera Pusaka: Perbedaan revisi

k
Menghapus beberapa bagian yang tidak ada hubungannya
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (Menghapus beberapa bagian yang tidak ada hubungannya)
Baru pada tahun [[1973]], [[Idik Sulaeman]] melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan Paskibraka. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.
 
==; Penjelasan dari makna: Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Paskibra, Paskibraka dan Purna Paskibraka ==
* '''Purna Paskibraka Indonesia''', atau disingkat PPI, merupakan organisasi yang beranggotakan mereka yang pernah bertugas sebagai anggota Paskibraka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi atau nasional.
* '''Paskibra''' merupakan pasukan pengibar bendera yang tidak bertugas sebagai pengibar bendera pusaka di tingkat kota, provinsi, dan nasional, namun hanya bertugas di sekolah. Paskibra merupakan anggota yang mengikuti ekstra kurikuler Paskibra di sekolah tetapi tidak diutus untuk menjadi Paskibraka, anggota Paskibra yang telah mengikuti seleksi Paskibraka tetapi tidak lolos, dan/atau anggota yang mengikuti perlombaan baris-berbaris paskibra yang tidak diutus menjadi Paskibraka.
* '''Purna Paskibraka''' adalah sebutan bagi anggota Paskibraka yang telah mengikuti pelatihan Pandu Ibu-Indonesia Berpancasila dan selesai menjalankan tugas pengibaran bendera pusaka.
 
== Latihan dan Persiapan PASKIBRAKA sebelum 17 Agustus (HUT-RI)persiapan ==
Paskibraka diawali dengan seleksi dari tingkat Kota/Kabupaten pada bulan Maret dan April. Yang berhasil lolos akan dikirim ke seleksi tingkat Provinsi pada bulan Mei. Dari seleksi tingkat provinsi akan dikirim dua pasang putra dan putri ke seleksi tingkat nasional pada bulan Juni. Seleksi tingkat nasional akan menetapkan satu pasangan putra dan putri terbaik dari setiap provinsi untuk mewakili provinsi yang bersangkutan menjadi Anggota Paskibraka Nasional yang bertugas mengibarkan bendera di Istana Merdeka.
 
Selain mengikuti latihan fisik baris berbaris, anggota Paskibraka juga mengikuti latihan mental spiritual dan kepemimpinan yang disebut Latihan Pandu Ibu-Indonesia Berpancasila. Latihan ini bermaksud mempersiapkan anggota Paskibraka menjadi putra-putri Indonesia terbaik yang akan menjadi generasi penerus dan calon-calon pemimpin pada masa depan. Pelatihan ganda seperti itu sudah ditradisikan sejak tahun 1968, namun untuk lebih menyeragamkan pelatihan tersebut ke tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah telah mengeluarkan pedoman berupa Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) No. 065 Tahun 2015.
 
== Pembentukan Formasiformasi Pasukanpasukan ==
[[Berkas:Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.jpg|jmpl|350px|Formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Paling depan adalah pasukan 17, dibelakangnya adalah pasukan 8, dan paling belakang adalah pasukan 45 beranggotakan TNI atau POLRI bersenjata]]
Pada dasarnya Paskibraka terdiri dari 3 tingkatan, yaitu tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi, dan Nasional. Untuk tingkat Kota/Kabupaten yaitu melaksanakan tugas di Kota asal Paskibraka tersebut dengan inspektur upacara yaitu Wali Kota/setara. Pembentukan Tingkat Provinsi yaitu diseleksi dari kota-kota pada provinsi tersebut dan akan diutus ke ibu kota provinsi dari kota-kota di provinsi daerah asal, Paskibraka pada tingkat ini melaksanakan tugas di ibu kota Provinsi dengan inspektur upacara yaitu Gubernur/setara. Dan yang akhir yaitu tingkat Nasional yaitu Paskibraka yang diseleksi dari seluruh provinsi di [[Indonesia]] yang tiap-tiap provinsi akan mengutus satu putra dan satu putri terbaik dan tingkat ini melaksanakan tugas di [[Istana Merdeka]] Jakarta, dengan inspektur upacara yaitu [[Presiden]] Republik Indonesia. Paskibraka dibagi menjadi dua tim tugas yaitu pasukan yang melakukan tugas pagi sebagai pengibar bendera dan tugas sore sebagai pasukan penurunan bendera.
Pasukan yang melakukan pengibaran/penurunan bendera dipimpin oleh Komandan Pasukan (Danpas) yang posisinya di sebelah kanan Komandan Kelompok (DanPok) 17. Danpas merupakan perwira TNI atau POLRI minimal berpangkat letnan atau inspektur hingga kapten atau ajun komisaris polisi (AKP).
 
== Galeri ==
== Tentang Makna Merah Putih ==
[[Berkas:PENGIBARAN SANG MERAH PUTIH.jpg|jmpl|350px|Prosesi Pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka saat HUT RI 17 Agustus]]
'''Bendera Negara [[Republik Indonesia]]''', yang secara singkat disebut Bendera Negara, adalah '''Sang Saka Merah Putih '''(bendera asli jahitan tangan ibu Fatmawati), '''Sang Merah Putih''', '''Merah Putih''', atau kadang disebut '''Sang Dwiwarna''' (dua warna). Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.
 
== Makna merah putih ==
=== Sejarah ===
{{artikel utama|Bendera Pusaka}}
Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna panji atau pataka [[Kerajaan Majapahit]] yang berpusat di Jawa Timur pada abad ke-13.<ref>[http://www.britannica.com/facts/5/713733/Majapahit-empire-as-discussed-in-Indonesia-flag-of Britannica Facts about Majapahit empire: association with Indonesian flag]</ref> Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa [[Austronesia]] mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit; keduanya dilambangkan dengan warna merah (tanah) dan putih (langit). Karena hal inilah maka warna merah dan putih kerap muncul dalam lambang-lambang Austronesia — dari Tahiti, Indonesia, sampai [[Madagaskar]]. Merah dan putih kemudian digunakan untuk melambangkan dualisme alam yang saling berpasangan. Catatan paling awal yang menyebut penggunaan bendera merah putih dapat ditemukan dalam [[Pararaton]]; menurut sumber ini disebutkan balatentara [[Jayakatwang]] dari Gelang-gelang mengibarkan [[panji]] berwarna merah dan putih saat menyerang [[Singhasari]]. Hal ini berarti sebelum masa Majapahit pun warna merah dan putih telah digunakan sebagai panji kerajaan, mungkin sejak masa [[Kerajaan Kediri]]. Pembuatan panji merah putih pun sudah dimungkinkan dalam teknik pewarnaan tekstil di Indonesia purba. Warna putih adalah warna alami kapuk atau kapas katun yang ditenun menjadi selembar kain, sementara zat pewarna merah alami diperoleh dari daun [[pohon jati]], bunga [[belimbing wuluh]] (''Averrhoa bilimbi''), atau dari kulit buah [[manggis]].
 
Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.<ref>Ke Bakkara: Ziarah Sisingamangaraja.Kompas, Minggu, 14 Agustus 2005.http://www.kompas.com/kompas-cetak/0508/14/perjalanan/1940067.htm</ref> Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran. Di zaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.<ref>Makna Saudagar bagi Saudagar yang tak Hadir:: Azhariah Rachman:: Panyingkul,Senin, 13-11-2006, http://www.panyingkul.com/view.php?id=249&jenis=kabarkita</ref> Panji kerajaan Badung yang berpusat di Puri Pamecutan juga mengandung warna merah dan putih, panji mereka berwarna merah, putih, dan hitam<ref>{{cite web |url=http://www.fahnenversand.de/fotw/flags/id_balih.html |title=Flags in Bali |author=ian macdonald |date= |work= |publisher= |accessdate=20 September 2012}}</ref> yang mungkin juga berasal dari warna Majapahit.
 
Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda. Kemudian, warna-warna yang dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan kemudian nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme terhadap [[Hindia Belanda|Belanda]]. Bendera merah putih digunakan untuk pertama kalinya di [[Jawa]] pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan kolonialisme, bendera itu dilarang digunakan. Bendera ini resmi dijadikan sebagai bendera nasional Indonesia pada tanggal [[17 Agustus 1945]], ketika kemerdekaan diumumkan dan resmi digunakan sejak saat itu pula.<ref>[http://fotw.net/flags/id.html "Indonesia"]. [[Bendera Dunia]]. 06-09-2006. http://fotw.net/flags/id.html. Diakses pada 26 Desember 2007.</ref>
 
<gallery>
Berkas:Flag of the Netherlands.svg|[[Bendera Belanda]] digunakan sejak [[20 Maret]] [[1602]] - [[8 Maret]] [[1942]] (340 tahun)
Berkas:Flag of Japan.svg|[[Bendera Jepang]] digunakan sejak [[8 Maret]] [[1942]] - [[17 Agustus]] [[1945]] (3 tahun 5 bulan)
Berkas:Flag of Indonesia.svg|Bendera Merah Putih digunakan sejak [[17 Agustus]] [[1945]]<ref>[http://www.worldstatesmen.org/Indonesia.htm Worldstatesmen: Bendera Indonesia]</ref></gallery>
 
=== Arti Warna ===
Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan raga manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan jiwa dan raga manusia untuk membangun Indonesia.
 
Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa (gula aren) dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam [[masakan Indonesia]], terutama di pulau Jawa. Ketika [[Kerajaan Majapahit]] berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.
 
=== Peraturan Tentang Bendera Merah Putih ===
Bendera negara diatur menurut [[UUD '45]] pasal 35 <ref>''Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih''.</ref>, UU No 24/2009,<ref name="uu2409">{{cite web|url=http://www.setneg.go.id/images/stories/kepmen/uu24th2009.pdf |title=UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2009 TENTANG BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN |accessdate=2012-08-16}}</ref> dan [[Peraturan Pemerintah]] No.40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia <ref>{{cite web|url=http://hukum.unsrat.ac.id/pp/pp_40_1958.pdf|title=Peraturan Pemerintah No. 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia |accessdate=2012-08-16}}</ref>
 
Bendera Negara dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur dan dengan ketentuan ukuran:<ref name="uu2409" />
# 200&nbsp;cm x 300&nbsp;cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan;
# 120&nbsp;cm x 180&nbsp;cm untuk penggunaan di lapangan umum;
# 100&nbsp;cm x 150&nbsp;cm untuk penggunaan di ruangan;
# 36&nbsp;cm x 54&nbsp;cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden;
# 30&nbsp;cm x 45&nbsp;cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara;
# 20&nbsp;cm x 30&nbsp;cm untuk penggunaan di kendaraan umum;
# 100&nbsp;cm x 150&nbsp;cm untuk penggunaan di kapal;
# 100&nbsp;cm x 150&nbsp;cm untuk penggunaan di kereta api;
# 30&nbsp;cm x 45&nbsp;cm untuk penggunaan di pesawat udara;dan
# 10&nbsp;cm x 15&nbsp;cm untuk penggunaan di meja.
 
Pengibaran dan/atau pemasangan Bendera Negara dilakukan pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam.<ref name="uu2409" /> Dalam keadaan tertentu, dapat dilakukan pada malam hari.<ref name="uu2409" />
 
Bendera Negara wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus oleh warga negara yang menguasai hak penggunaan rumah, gedung atau kantor, satuan pendidikan, transportasi umum, dan transportasi pribadi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan di kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.<ref name="uu2409" />
 
Bendera Negara wajib dikibarkan setiap hari di:<ref name="uu2409" />
# [[istana Presiden]] dan Wakil Presiden;
# gedung atau kantor lembaga negara;
# gedung atau kantor lembaga pemerintah;
# gedung atau kantor lembaga pemerintah nonkementerian;
# gedung atau kantor lembaga pemerintah daerah;
# gedung atau kantor dewan perwakilan rakyat daerah;
# gedung atau kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri;
# gedung atau halaman satuan pendidikan;
# gedung atau kantor swasta;
# rumah jabatan Presiden dan Wakil Presiden;
# rumah jabatan pimpinan lembaga negara;
# rumah jabatan menteri;
# rumah jabatan pimpinan lembaga pemerintahan nonkementerian;
# rumah jabatan gubernur, bupati, wali kota, dan camat;
# gedung atau kantor atau rumah jabatan lain;
# pos perbatasan dan pulau-pulau terluar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
# lingkungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia; dan
# taman makam pahlawan nasional
 
[[Berkas:Indonesian flag raised 17 August 1945.jpg|jmpl|Momentum pengibaran bendera asli setelah [[Proklamasi Kemerdekaan Indonesia|deklarasi kemerdekaan]] pada tanggal 17 Agustus 1945.]]
 
Bendera Negara sebagai penutup peti atau usungan jenazah dapat dipasang pada peti atau usungan jenazah Presiden atau Wakil Presiden, mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat menteri, kepala daerah, anggota dewan perwakilan rakyat daerah, kepala perwakilan diplomatik, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Republik Indonesia yang meninggal dalam tugas, dan/atau warga negara Indonesia yang berjasa bagi bangsa dan negara.<ref name="uu2409" />
 
Bendera Negara yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta disebut Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional Jakarta.<ref name="uu2409" />
 
Setiap orang dilarang:<ref name="uu2409" />
# merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara;
# memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial;
# mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam;
# mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apapun pada Bendera Negara; dan
# memakai Bendera Negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan Bendera Negara.
 
=== Kemiripan dengan bendera negara lain ===
{{utama|Daftar bendera dwiwarna merah-putih}}
Menurut kesetaraan kedudukannya sebagai bendera nasional, bendera ini mirip dengan [[Bendera Monako]] yang mempunyai warna sama namun rasio yang berbeda, selain itu bendera ini juga mirip dengan [[Bendera Polandia]] yang mempunyai warna yang sama namun warnanya terbalik.
 
=== Daftar bendera yang mirip dengan bendera Indonesia ===
<gallery>
[[Berkas:PENGIBARAN SANG MERAH PUTIH.jpg|jmpl|350px|Prosesi Pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka saat HUT RI 17 Agustus]]
Berkas:Flag of Indonesia.svg|[[Bendera Indonesia]]
[[Berkas:Indonesian flag raised 17 August 1945.jpg|jmpl|Momentum pengibaran bendera asli setelah [[Proklamasi Kemerdekaan Indonesia|deklarasi kemerdekaan]] pada tanggal 17 Agustus 1945.]]
Berkas:Flag of Monaco.svg|[[Bendera Monako]]
Berkas:Flag of Singapore.svg|[[Bendera Singapura]]
Berkas:Flag of Poland.svg|[[Bendera Polandia]]
Berkas:UMNO (Malaysia).svg|Bendera [[UMNO]], [[Malaysia]]
Berkas:Flag of Hesse.svg|Bendera [[Hessen]], [[Jerman]]
</gallery>
 
* [https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/flags/flagtemplate_id.html {{en}} Bendera Indonesia di situs web CIA]
* [https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/flags/flagtemplate_id.html Blog tentang paskibra PI Seru]
 
{{Bendera di dunia}}
 
[[Kategori:Bendera Indonesia| ]]