Kereta api Argo Jati: Perbedaan revisi

29 bita dihapus ,  2 bulan yang lalu
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler menghilangkan bagian
Mulai tahun 2019, semua layanan KA Argo Jati baik reguler, tambahan, maupun fakultatif, bersama dengan [[Kereta api Cirebon Ekspres|KA Cirebon Ekspres]] dan [[Kereta api Tegal Bahari|KA Tegal Bahari]] dilebur menjadi [[Kereta api Argo Cheribon|Argo Cheribon]].<ref>{{Cite web|url=https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4668821/tiga-kereta-rute-cirebon-ganti-nama-jadi-argo-cheribon|title=Tiga Kereta Rute Cirebon Ganti Nama Jadi Argo Cheribon|last=Wamad|first=Sudirman|website=detikfinance|access-date=2019-10-11}}</ref>
 
== StamformasiRangkaian ==
Pada masa-masa awal beroperasi, kereta api ini menggunakan rangkaian kereta eksekutif keluaran tahun 1995 yang sebelumnya digunakan oleh kereta api Argo Gede bernomor K1 0 95 05, K1 0 95 11, K1 0 95 15, K1 0 95 16, K1 0 95 17, K1 0 95 19 dan K1 0 95 22. PadaRangkaian tahunini 2010,pada bersamaanawalnya dilengkapi dengan peluncurankereta layananmakan barudan yangpembangkit bernama(MP1) "Newdengan Argonomor Jati",MP1 maka0 kereta68 api01, inisebelum punpada kembaliakhirnya mendapatkanposisinya keretadigantikan eksekutifoleh terbarukereta keluaranmakan tahundan 2010kereta daripembangkit PT INKAyang Madiunterpisah dengan nomor K1M1 0 1067 01 -dan K1P 0 1078 06. Sedangkan K1 buatan tahun 1995 ex-Argo Gede digunakan sebagai rangkaian KA Cirebon Ekspres dan rangkaian cadangan KA Argo Jati.
 
Pada tahun 2010, bersamaan dengan peluncuran layanan baru yang bernama "New Argo Jati", maka kereta api ini pun kembali mendapatkan kereta eksekutif terbaru keluaran tahun 2010 dari PT INKA Madiun dengan nomor K1 0 10 01 - K1 0 10 06. Sedangkan K1 buatan tahun 1995 ex-Argo Gede digunakan sebagai rangkaian KA Cirebon Ekspres dan rangkaian cadangan KA Argo Jati. Karena rangkaian kereta baru ini tidak dilengkapi dengan kereta makan dan kereta pembangkit, maka kereta makan dan kereta pembangkit yang lama masih tetap digunakan.
 
Pada tahun 2016, kereta api Argo Jati sempat menggunakan rangkaian kereta kelas bisnis yang dimodifikasi oleh Balai Yasa Gubeng pada tahun 2015. Sedangkan rangkaiannya yang buatan tahun 2010 sempat dihibahkan ke kereta api Purwojaya yang saat itu naik kelas menjadi kelas eksekutif seluruhnya (sebelumnya eksekutif-bisnis) hingga 23 Februari 2017.
 
Mulai 25 Februari 2017, rangkaian KA Argo Jati sudah kembali menggunakan kereta eksekutif buatan tahun 2010 dari Kereta api Purwojaya, karena KA Purwojaya sudah mendapatkan hibah K1 buatan tahun 2009 (K1 0 09 01 - K1 0 09 10 dan M1 0 09 01) yang sebelumnya merupakan milik Kereta api Gajayana.
 
Mulai 29 Oktober 2018, KA Argo Jati mendapatkan rangkaian baru tahun 2018 trainset 21 (K1 0 18 123 - K1 0 18 132, M1 0 18 21 dan P 0 18 21), sedangkan rangkaian lama KA Argo Jati buatan tahun 2010 dihibahkan ke [[Kereta api Ranggajati|KA Ranggajati]]. Rangkaian ini dihibahkan pada kereta api Argo Lawu pada pertengahan tahun 2019, sementara KA Argo Jati mendapatkan rangkaian kereta eksekutif new image keluaran tahun 2017 (K1 2017) yang sebelumnya digunakan oleh kereta api Argo Muria, sebelum akhirnya menjadi milik KA Argo Cheribon.
 
Berikut ini adalah susunan rangkaian KA Argo Jati Fakultatif yang saat ini masih menggunakan rangkaian ''idle'' [[Kereta api Sembrani|KA Sembrani]].
* 1 lokomotif CC201, CC203, atau CC206
* 4 kereta kelas eksekutif (K1 2016 JAKK)
* 1 kereta makan kelas eksekutif (M1 2016 JAKK)
* 4 Kereta kelas eksekutif (K1 2016 JAKK)
* 1 kereta pembangkit (P 2016 JAKK)
 
== Fasilitas ==
391

suntingan