Charles II dari Inggris: Perbedaan revisi

3 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
namun (di tengah kalimat) → tetapi
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Perancis +Prancis))
k (namun (di tengah kalimat) → tetapi)
 
== Kehidupan awal ==
Pangeran Charles adalah putra tertua Raja Charles I. Sebagai seorang anak kecil, ia diangkat menjadi [[Pangeran Wales]] sebagai tanda bahwa suatu hari ia akan menjadi raja. Pada saat ia tumbuh menjadi seorang pria muda, ayahnya sudah berperang dengan Parlemen. Pangeran Charles tidak banyak mengambil bagian dalam pertempuran. Ibunya, Henrietta Maria adalah [[orang Prancis]] dan membawa anak-anaknya ke Prancis ketika perang sedang berlan agar mereka tetap aman. Pangeran Charles baru berusia delapan belas tahun ketika dia mendengar bahwa ayahnya meninggal. Hal ini yang membuatnya diangkat menjadi raja dan mulai menyebut dirinya sebagai Raja Charles II, namuntetapi Parlemen masih mengendalikan Inggris saati itu dan tidak akan membiarkannya mengambil tahta.
 
== Penyelamatan diri Raja ==
 
Pada tahun 1651, Charles II kembali ke Inggris dan berjuang melawan Parlemen pada [[Pertempuran Worcester]]. Charles kalah, namuntetapi ia tidak tertangkap oleh musuh karena bersembunyi di sebuah pohon ek. Kemudian, ia terpaksa untuk menyamar sebagai seorang hamba. Seorang wanita muda bernama Jane Lane membantunya melarikan diri dan ia berlayar ke Holland di mana terdapat pendukungnya. Dia terus menjaga pengadilan kerajaannya sendiri di sana sampai 1660.
 
== Pemulihan ==
Pada 1660, Charles II kembali ke Inggris dan mengambil tahtanya. Banyak musuhnya yang dihukum karena telah melawan dan mengeksekusi ayahnya, tetapi Richard Cromwell diizinkan untuk pergi dan hidup tenang jauh dari London. Charles menjadi populer dan disebut sebagai "The Merry Monarch" karena mengubah banyak hukum yang telah dibuat Cromwell dan memungkinkan orang-orang untuk menikmati kebebasn atas dirinya sendiri. Charles sangat senang pergi ke [[teater]], bermain [[kartu]] dan menikmati olahraga seperti [[balap kuda]]. Beberapa orang berpikir bahwa seorang raja harus lebih serius serta tidak menghabiskan banyak waktu dan uang untuk kesenangan.
 
Ada juga beberapa orang yang tidak menyukai Raja Charles II karena keyakinan agamanya. Dia dibesarkan oleh ibunya yang seorang [[Katolik Roma]], sementara kebanyakan orang di negara itu adalah [[Protestan]]. Ia menikah dengan seorang putri dari Portugal, [[Catherine dari Braganza]]. Mereka tidak memiliki anak, tetapi Charles menolak untuk menceraikan Catherine karena menghormatinya dan tidak setuju dengan perceraian. Sebelum menikah, Charles memiliki beberapa pacar dan kekasih, bahkan setelah menikah pun ia tetap memiliki kekasih yang disebut "wanita simpanan". Yang paling terkenal adalah seorang aktris bernama [[Nell Gwyn]]. Beberapa kekasih Charles memiliki bayi, namuntetapi tidak satupun dari anak-anak tersebut yang diizinkan untuk mengikuti jejak Charles sebagai raja sebab mereka dianggap ''tidak sah'' karena terlahir dari orang tua yang tidak menikah satu sama lain.
 
Anak Charles II yang paling terkenal adalah James Scott yang diberikan gelar Adipati Monmouth. Ibu James telah menjadi kekasih Charles ketika ia tinggal di Belanda dan beberapa orang mengatakan bahwa mereka telah menikah diam-diam. Jika ini benar maka James diperbolehkan untuk menjadi raja saat Charles meninggal kelak. Ada banyak orang yang menginginkan hal ini terjadi karena mereka tidak menyutujui apabila adik Charles menjadi raja berikutnya. Adiknya yang juga bernama James adalah seorang Katolik Roma dan tidak populer.
268.871

suntingan