Buka menu utama

Perubahan

11 bita dihapus ,  7 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
== Latar Belakang ==
Keluarga Magelhaens adalah keluarga [[bangsawan]], maka menurut kebiasaan setempat, Fernando telah direkrut sejak mudanya sebagai ajudan di istana kerajaan. Di sini, selain mendapat pendidikan, ia belajar secara langsung prestasi pria-pria seperti Christopher Columbus, yang baru kembali dari [[Amerika Serikat]] setelah mencari rute pelayaran laut di sebelah barat ke kepulauan rempah ([[Indonesia]]Maluku) yang menjadi buah bibir.
 
Sayangnya [[Raja]] Portugis, John, terbunuh pada tahun 1495 dan [[Pangeran]] Manuel, yang lebih berminat akan harta sebaliknya daripada penjelajahan, naik takhta. Karena alasan tertentu, Manuel tidak menyukai Fernando yang kala itu berusia 15 tahun dan selama bertahun-tahun mengabaikan permintaannya untuk melaut. Tetapi sewaktu [[Vasco da Gama]] kembali dari [[India]] membawa muatan rempah-rempah, Manuel mengendus aroma kekayaan yang berlimpah. Akhirnya, pada tahun 1505, ia mengizinkan Magelhaens berangkat dari Afrika Timur dan India dalam sebuah armada [[Portugal]] untuk membantu mengambil alih perdagangan rempah dari para saudagar Arab. Setelah itu, ia berlayar lebih jauh ke timur ke Malaka bersama ekspedisi [[militer]] lainnya.
 
Dalam pertikaian di [[Maroko]] pada tahun 1513, Magelhaens mengalami cedera yang serius di lutut. Akibatnya, ia menjadi timpang seumur hidupnya. Ia meminta Manuel untuk menaikkan pensiunnya. Tetapi kebencian Manuel tidak berkurang, tidak soal seberapa besarnya penjelajahan, pengorbanan, dan keberanian Magelhaens.