Buka menu utama

Perubahan

1 bita ditambahkan ,  8 bulan yang lalu
=== Sekolah Theon dan Hipatia ===
[[Berkas:Alfred Seifert Hypatia.jpg|jmpl|Lukisan Hipatia karya [[Alfred Seifert]] dari tahun 1901.]]
Ensiklopedia ''[[SudaSouda]]'', yaitu sebuah ensiklopedia [[Kekaisaran Romawi Timur|Romawi Timur]] dari abad kesepuluh, menyebut [[Theon dari Aleksandria]] (hidup sekitar tahun 335–405) dengan julukan "orang Mouseion".{{sfn|Watts|2008|pages=191–192}} Namun, menurut pakar sejarah klasik Edward J. Watts, Theon kemungkinan merupakan kepala sebuah sekolah yang disebut "Mouseion", walaupun sekolah ini tidak ada kaitannya dengan gedung Mouseion yang pernah menjadi tempat berdirinya Perpustakaan Agung.{{sfn|Watts|2008|pages=191–192}} Sekolah Theon sangat bergengsi, beraliran konservatif, dan juga bersifat eksklusif.{{sfn|Watts|2008|page=192}} Theon tampaknya sama sekali tidak berhubungan dengan para filsuf yang sangat teguh dengan pendirian neoplatonisme Iamblikosnya di Serapeum.{{sfn|Watts|2008|page=191}} Theon tampaknya malah menolak ajaran Iamblikos{{sfn|Watts|2008|page=192}} dan mungkin ia bangga dengan neoplatonisme "murni" yang ia ajarkan.{{sfn|Watts|2008|page=192}} Putri Theon yang bernama [[Hipatia]] (lahir sekitar tahun 350-370, meninggal tahun 415 M) menggantikannya sebagai kepala sekolah ini sekitar tahun 400 M.{{sfn|Oakes|2007|page=364}} Sama seperti ayahnya, ia menolak ajaran Iamblikos dan mendukung neoplatonisme "asli" yang dikemukakan oleh [[Plotinos]].{{sfn|Watts|2008|page=192}}
 
Uskup Teofilos menoleransi sekolah Hipatia dan bahkan dua murid Hipatia juga menjadi uskup di bawah wewenang Teofilos.{{sfn|Watts|2008|page=196}} Hipatia sangat disukai oleh rakyat Aleksandria{{sfn|Watts|2008|pages=195–196}} dan merupakan sosok yang berpengaruh secara politik.{{sfn|Watts|2008|pages=195–196}} Teofilos menghormati struktur politik di Aleksandria dan tidak menolak hubungan erat Hipatia dengan para [[prefek]] Romawi.{{sfn|Watts|2008|page=196}} Namun, setelah Teofilos tidak lagi berkuasa, Hipatia terseret dalam percekcokan antara Prefek Romawi di Aleksandria, [[Orestes (prefek)|Orestes]], dengan Uskup [[Sirilus|Kirilos dari Aleksandria]].{{sfn|Novak|2010|page=240}}{{sfn|Cameron|Long|Sherry|1993|pages=58–61}} Muncul desas desus yang mengatakan bahwa Hipatia adalah orang yang membuat Orestes tidak bisa rukun dengan Kirilos.{{sfn|Novak|2010|page=240}}{{sfn|Cameron|Long|Sherry|1993|page=59}} Kemudian, pada Maret 415, Hipatia dibunuh oleh gerombolan Kristen yang dipimpin oleh seorang [[lektor]] yang bernama Petrus.{{sfn|Novak|2010|page=240}}{{sfn|Cameron|Long|Sherry|1993|pages=59–61}} Hipatia tidak memiliki penerus dan sekolahnya bubar setelah ia menjemput ajalnya.{{sfn|Watts|2017|page=117}}