Kota Tanjungbalai: Perbedaan revisi

10 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
|image_seal =
|image_shield =
|image_map = Berkas:Lokasi SumateraSumatra Utara Kota Tanjungbalai.svg
|mapsize = 250px
|map_caption = Peta Kota Madya Tanjungbalai
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Tandjoengbalei 1895 TMnr 60038665.jpg|jmpl|300px|Tanjungbalai pada tahun 1895]]
 
'''Kota Tanjungbalai''' (Jawi: كوتا تنجوڠ بلاي) adalah salah satu [[kota]] di [[provinsi]] [[SumateraSumatra Utara]], [[Indonesia]]. Luas wilayahnya 60,52 km² dan penduduk berjumlah 154.445 jiwa. Kota ini berada di tepi [[Sungai Asahan]], sungai terpanjang di SumateraSumatra Utara. Jarak tempuh dari [[Medan]] lebih kurang 186 KM atau sekitar 5 jam perjalanan kendaraan.
 
Sebelum Kota Tanjungbalai diperluas dari hanya 199 ha (2 km²) menjadi 60,52 km², kota ini pernah menjadi kota terpadat di [[Asia Tenggara]] dengan jumlah penduduk lebih kurang 40.000 orang dengan kepadatan penduduk lebih kurang 20.000 jiwa per km². Akhirnya Kota Tanjungbalai diperluas menjadi ± 60 Km² dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 Tahun 1987, tentang perubahan batas wilayah Kota Tanjungbalai dan [[Kabupaten Asahan]].
}}
 
Kota Tanjungbalai terletak di antara 2º58' Lintang Utara dan 99º48' Bujur Timur. Posisi Kota Tanjungbalai berada di wilayah Pantai Timur SumateraSumatra Utara pada ketinggian 0–3 m di atas permukaan laut dan kondisi wilayah relatif datar. Kota Tanjungbalai secara administratif terdiri dari 6 Kecamatan, 31 Kelurahan. Luas wilayah Kota Tanjungbalai 6.052 Ha (60,52 km²)
 
{| class="wikitable sortable"
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Silaukade te Tandjoengbalai Asahan Sumatra TMnr 10007928.jpg|jmpl|300px|Pelabuhan Tanjungbalai pada masa [[Hindia Belanda]]]]
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Kantoor Güntzel en Schumacher aan de Heerenstraat in Tandjoengbalai TMnr 60021646.jpg|jmpl|300px|Kantor perusahaan Güntzel & Schumacher di jalan Heerenstraat di Tanjungbalai tahun 1917]]
Sejarah perkembangan kota ini sangat berkaitan dengan kehadiran [[Kesultanan Asahan]], sekitar pertengahan abad ke-18, kemudian kerajaan ini dianeksasi oleh pemerintah Hindia Belanda, menjadi suatu ''[[gemeente]]'' berdasarkan ''Besluit Governeur General'' tanggal 27 Juni 1917 dengan [[Staatblatt|Stbl.]] no. 284/1917, sebagai akibat dibukanya perkebunan-perkebunan di daerah [[SumateraSumatra Timur]], termasuk daerah Asahan, seperti H.A.P.M., SIPEF, [[:en:PT_Perusahaan_Perkebunan_London_Sumatra_Indonesia|London SumateraSumatra]] ("Lonsum"), dan lain-lain. Kota Tanjungbalai menjadi kota pelabuhan dan pintu masuk ke daerah Asahan yang penting artinya bagi lalu-lintas perdagangan [[Hindia Belanda]].
 
== Pemerintahan ==
|[[Pemerintah Indonesia]]
|-
|TVRI SumateraSumatra Utara
|[[SumateraSumatra Utara|Pemeritah SumateraSumatra Utara]]
|[[Daerah|Lokal]]
|-
{{DEFAULTSORT:Tanjungbalai}}
[[Kategori:Kota Tanjungbalai| ]]
[[Kategori:Kota di SumateraSumatra Utara]]
240.684

suntingan