Lagu daerah: Perbedaan revisi

1.025 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
←Suntingan 182.1.222.170 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 115.178.194.238
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (←Suntingan 182.1.222.170 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 115.178.194.238)
Tag: Pengembalian
'''Lagu daerah''' atau '''musik daerah''' atau '''lagu kedaerahan''', adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daxdoerahdaerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi alias noname.
 
Lagu kedaerahan mirip dengan [[lagu kebangsaan]], namun statusnya hanya bersifat kedaerahan saja dan ditulis sebagai lagu dsri sebuah daerah. Lagu kedaerahan biasanya memiliki lirik sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing seperti [[tondok kadadingku]] dari [[Sulawesi Selatan]] dan [[Rasa Sayange]] dari Maluku.
 
Lagu daerah atau musik daerah ini biasanya muncul dan dinyanyikan atau dimainkan pada tradisi-tradisi tertentu pada masing-masing daerah, misal pada saat menina-bobok-kan anak, permainan anak-anak, hiburan rakyat, pesta rakyat, perjuangan rakyat, dan lain sebagainya.
 
Lagu kedaerahan biasanya merujuk kepada sebuah lagu yang mempunyai irama khusus bagi sebuah daerah. Terdapat lagu-lagu kedaerahan yang telah menjadi popular diseluruh negara hasil penyiaran oleh radio dan televisi.
 
Beberapa ciri khas lagu daerah, antara lain sebagai berikut:
 
1. Menceritakan tentang keadaan lingkungan ataupun budaya masyarakat setempat yang sangat dipengaruhi oleh adat istiadat setempat.
 
2. Bersifat serdehana sehingga untuk mempelajari lagu daerah tidak dibutuhkan pengetahuan musik yang cukup mendalam seperti membaca dan menulis not balok.
 
3. Jarang diketahui pengarangnya.
 
4. Mengandung nilai-nilai kehidupan, unsur-unsur kebersamaan sosial, serta keserasian dengan lingkungan hidup sekitar.
 
5. Sulit dinyanyikan oleh seseorang yang berasal dari daerah lain karena kurangnya penguasaan dialek/bahasa setempat sehingga
penghayatannya kurang maksimal.
 
6. Mengandung nilai-nilai kehidupan yang unik dan khas.
 
== Lihat pula ==
146.146

suntingan