Seven Music: Perbedaan antara revisi

4 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-  + ))
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Pada tahun yang sama, Seven Music kembali mencuatkan nama baru sekaligus fenomena baru degan munculya Coboy Jr [CJR] sebagai ikon grup favorit buat remaja. Ini terbukti dengan suksesnya single dan album mereka di pasar, popularitas mereka, serta penghargaan yang mereka terima, antara lain adalah Anugerah Musik Indonesia 2013 sebagai Grup Vokal Terbaik.
 
Seiring dalam perkembangannya, Seven Music juga menjadi rumah bagi banyak talenta-talenta yang uniknya punya latar belakang musik yang bervariatif, dari pop urban-jazz [Soulvibe, Ecoutez, Matthew Sayerzs, Radhini, Joshua March] reggae [Pasukan Lima Jari], Hip Hop [Unstigma, Boyz II Boyz], Pop-punk [Too Weak Too Dance], electronic-dance [Midnight Quickie], sampai Rock [The Fly], dan masih banyak lagi.
 
Melihat perkembangan Seven Music membuat salah satu perusahaan rokok menggandeng label ini kepada sebuah event pencarian bakat. Dari sini lah bermunculan talenta baru yang segar ke dalam Seven Music, dari Joshua March, Groovinstreet dan Jhagad. Pada tahun 2013, untuk kali ketiganya, Seven Music masih dipercaya untuk ikut serta dalam event tersebut.
Sebagai sebuah distributor musik yang progresif, Seven Music tak hanya merilis, mempromosikan artis, namun mereka juga membuat event yang inovatif, diantaranya berupa LIVE BITE [event kolaborasi musik dan kuliner], Kumpul Kantor [ajang musisi/band main dadakan di kantor], Kumpul Sekolah [musisi/band main di sekolah] dan KOPDAR [workshop/music clinic bulanan].
 
Dan kini Seven Music bertransformasi, tidak sekadar sebuah label rekaman, namun lebih sebagai sebuah Music Distributor. Dengan predikat ini, Seven Music bisa membantu lebih banyak lagi talenta-talenta baru yang ada di tanah air dengan karya yang luar biasa untuk bisa didengar di industri musik di tanah air.
 
== Artis ==