Yamato Takeru: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Yassiramry (bicara | kontrib)
k perbaikan kesalahan
Yassiramry (bicara | kontrib)
Penulisan kembali isi cerita berdasarkan referensi
Baris 1:
[[Berkas:Yamato_Takeru(bronze_statue,Osaka)01.jpg|ka|jmpl|Patung Yamato Takeru di Ōtori Taisha]]
{{nihongo|'''Yamato [[Takeru]]'''|ヤマトタケルノミコト|Yamato Takeru no Mikoto}}&#x20;(<span lang="ja">ヤマトタケルノミコト</span><span style="display:none">,</span>&#x20;''Yamato Takeru no Mikoto''), awalnya disebut sebagaibernama {{nihongo|'''PrincePangeran Ōsu'''|小碓命|Ōsu no Mikoto}}&#x20; ([[Basil Hall Chamberlain]] menuliskannya sebagai '''Wo-usu<spanref langname="ja:0">小碓命</span><span{{Cite styleweb|url="displayhttp:none">//www.sacred-texts.com/shi/kj/kj083.htm|title=The Kojiki: Volume II: Section LXXVI.—Empress Kei-Kō (Part I,—Genealogies)|last=Chamberlain|first=Basil Hall|date=1919|website=Sacred-Texts.com|publisher=|access-date=2018-11-18}}</spanref>&#x20;''Ōsu no Mikoto''), adalah seorang pangeran legendaris [[Jepang]] dari [[Wangsa Kekaisaran Jepang|dinasti Yamato]], yaitu putra [[Kaisar Keikō]], yang secara tradisional dianggap sebagai [[Kaisar Jepang]] ke-12. Penulisan namanya dalam [[kanji]] dapat berbeda-beda, dalam buku ''[[Nihon Shoki]]'' ditulis ''日本武尊'' sedangkan dalam buku ''[[Kojiki]]'' ditulis ''倭建命''.
 
Kisah tentang kehidupannya paling banyak terdapat pada dalam buku sejarah Jepang ''[[Kojiki]]'' (712) dan ''[[Nihon Shoki]]'' (720), selain dalam 2 buku tersebut juga terdapat dalam ''[[Kogo Shūi]]'' (807) dan buku sejarah seperti {{nihongo|''Hitachi no Kuni Fudoki''|常陸国風土記}} (721). Salah satu putranya menjadi [[Kaisar Chūai]], yaitu [[Kaisar Jepang]] ke-14.
Baris 8:
== Narasi legenda ==
[[Berkas:Yamato_Takeru_at_16-crop.jpg|kiri|jmpl|Yamato Takeru berpakaian seperti perempuan, bersiap-siap untuk membunuh pemimpin Kumaso. Cetak blok kayu di atas kertas. [[Yoshitoshi]], 1886.]]
Suatu hari, Kaisar Keikō memerintahkan Pangeran Ōsu untuk memanggilkan kakaknya, namun setelah beberapa saat, akhirnya Pangeran Ōsu mengakui bahwa ia telah membunuh kakaknya,'''<ref name=":1">{{Cite web|url=http://www.sacred-texts.com/shi/kj/kj086.htm|title=The Kojiki: Volume II: Section LXXIX.—Emperor Kei-Kō (Part I,—Yamato-Take Slays His Elder Brother)|last=Chamberlain|first=Basil Hall|date=1919|website=Sacred-Texts.com|publisher=|access-date=2018-11-18}}</ref>''' {{nihongo|'''Pangeran Ōsu'''|大碓命|Ōsu no Mikoto}}. Ayahnya(nama kedua kakak beradik ini berbeda, kaisarnamun Keikōmemiliki [[Romanisasi Jepang|romanisasi]] yang sama, ''Ōsu.'' Basil Hall Chamberlain menuliskannya sebagai '''Ohousu<ref name=":0" />'''). Kaisar Keikō khawatir dengan temperamennya yang brutal. Sang ayah kemudian mengirimnya untuk ikut berperang ke [[Provinsi Izumo]], yaitu bagian timur [[Prefektur Shimane]] hari ini, kemudian dikirim ke daerahmemerangi [[Kumaso]] Bersaudara, atauyaitu di [[Prefektur Kumamoto]] hari ini. Namun, Ōsu berhasil mengalahkan musuh-musuhnya, padaKumaso perangbersaudara, terakhirnyadengan Osucara [[berlintas-busana]] dan menyamar sebagai pembantu perempuan di sebuahpada pesta minum Kumaso bersaudara tersebut. SalahIa satuberhasil musuhmembunuh yangsang kakak secara diam-diam saat semua orang sedang mabuk. Sang adik terperanjat dengan serangan tiba-tiba ini, dan berusaha lari, namun Ōsu berhasil menyudutkannya. Di saait-saat terakhirnya, dia dikalahkanmengakui kekealahannya, memujinya dan memberinya julukan Yamato Takeru, yang berarti ''Sang Pemberani dari Yamato''., Meskiberusaha begitu,membuat pendirianŌsu Kaisarmengurungkan Keikōniatnya dalamuntuk memperlakukannyamembunuhnya. tidakNamun berubahpada akhirnya Pangeran Ōsu tetap membunuhnya.'''<ref name=":1" />'''
 
Setelah Kaisar Keikō mengirim Yamato Takeru ke daerah timur yang penduduknya tidak menuruti hakim dan aturan kerajaan. Di sana, Yamato Takeru bertemu bibinya Putri Yamato-hime, yaitu pendeta [[Amaterasu]] tertinggi di [[Kuil Besar Ise|Ise Grand Shrine]] (di [[Provinsi Ise]]) dan mengadu kepadanya, "Apa ayah menginginkan saya mati?" Putri [[Yamatohime-no-mikoto]] menunjukkan kasih sayang padanya dan meminjamkan pedang suci bernama ''[[Kusanagi|Ame no Murakumo no tsurugi (Kusanagi no tsurugi)]]'', yang [[Susanoo]], saudara dewa Amaterasu, temukan dari dalam tubuh ular besar berkepala delapan, [[Yamata-no-Orochi|Yamata no Orochi]]. Yamato Takeru kemudian pergi ke daerah timur. Dia kehilangan istrinya Oto tachibana-hime ketika suatu saat terdapat badai, dan dia mengorbankan dirinya untuk menenangkan kemarahan dewa laut. Yamato Takeru mengalahkan banyak musuh di daerah timur, legenda mengatakan bahwa ia dan seorang penduduk lokal yang tua lah yang membuat [[Waka (puisi)|sedōka]] pertama di [[Provinsi Kai]] dengan [[Mount Tsukuba|Gunung Tsukuba]] (sekarang [[Prefektur Ibaraki]]) sebagai temanya. Sekembalinya dari daerah timur, ia mencaci dan menghujat dewa lokal [[Gunung Ibuki]], yang terletak di perbatasan [[Provinsi Ōmi]] dan [[Provinsi Mino]]. Dewa tersebut pun mengutuknya dengan penyakit dan dia jatuh sakit.
 
Cerita di atas adalah versi yang terdapat dalam buku ''Kojiki''. Dalam versi ''Nihonshoki'', Yamato Takeru dana ayahnya, Kasiar Keiko menjaga hubungan baik.