Potorono, Banguntapan, Bantul: Perbedaan revisi

150 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{desa
|peta =[[Berkas:Potorono,BTP.png|300px]]
|nama=Potorono
|kecamatan=Banguntapan
 
Dari 3 (tiga) kelurahan/kring tersebut, pada tahun 1946 digabung menjadi satu dengan nama Potorono, yang diambil nama Potorono karena Potorono merupakan wilayah pedukuhan kelurahan Iama yang tertua (Kelurahan Mayungan). Adapun susunan perangkat desa sebagai berikut.
# Lurah : H.M. Chamim (Kelurahan Mayungan)
# Carik : H. Djuwaeni (Kelurahan Mertosananwetan)
# Jogoboyo : Cipto (Kelurahan Mayungan)
# Sosial : Sastro Tinoyo (Kelurahan Mertosananwetan)
# Ulu-Ulu : Marto Wiyono (Kelurahan Mertosananwetan)
# Modin : H.M. Daldiri (Kelurahan Mertosananwetan)
 
Enam Orang personil itulah cikal bakal pamong pertama Desa Potorono dengan Balai Desa di rumah H.M. Chamim dan kemudian pindah ke Balai Desa. Dilengkapi pula dengan Dewan Kelurahan (sekarang BPD) yang diketuai Idris (Kelurahan Mayungan). Aturan kala itu untuk status pejabat Lurah Desa di Wilayah Potorono mempunyai masa jabatan seumur hidup.
 
= Batas Wilayah =
# Sebelah Utara berbatasan dengan [[Desa Baturetno,Banguntapan, Bantul]] dan Desa [[Sendangtirto, Berbah, Sleman]].
# Sebelah Timur berbatasan dengan Desa [[Sitimulyo, Piyungan, Bantul]].
# Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa [[Jambidan, Banguntapan, Bantul]] dan Desa [[Wirokerten, Banguntapan, Bantul]].
# Sebelah Barat berbatasan dengan [[Desa Baturetno,Banguntapan, Bantul]] dan Desa [[Wirokerten, Banguntapan, Bantul]].
 
= Iklim dan Geografis =
830

suntingan