Kekristenan: Perbedaan revisi

8 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
Kapitalisasi huruf, merapikan artikel, dan lain-lain.
(→‎Setelah kolonialisme Belanda: Huruf kapital dan "Cina" -> "Tiongkok")
(Kapitalisasi huruf, merapikan artikel, dan lain-lain.)
=== Doa ===
 
Pengajaran Yesus tentang [[Sembahyang#Kristen|doa]] pada [[Khotbah di Bukit]] menggambarkan bahwa doa secara Kristiani hanya memakai sedikit faktor eksternal, atau tidak ada sama sekali, seperti misalnya harus menggambar simbol-simbol tertentu atau harus menyembelih hewan-hewan tertentu terlebih dahulu sebelum berdoa. Dalam doa secara Kristiani, semua perilaku-perilaku yang menekankan kepada "teknik-teknik berdoa" yang menggunakan faktor eksternal seperti yang tadi disebutkan biasanya dituduh sebagai "paganPagan" ([[paganismePaganisme]], penyembahan berhala). Karena itu, dalam doa secara Kristiani, yang ditekankan adalah cukup hanya perlu percaya kepada kebaikan Tuhan ketika berdoa.<ref>Mat. 6:5-15</ref> Di seluruh Perjanjian Baru, penekanan terhadap kebebasan untuk datang kepada Tuhan ini pun ditekankan.<ref>Filipi 4:6</ref> Keyakinan ini harus dilihat dari sudut pandang kepercayaan Kristen terhadap hubungan yang unik antara orang percaya dengan Yesus, lewat Roh Kudus.<ref name="NBDprayer">{{cite encyclopedia |editor=Alexander, T. D., & Rosner, B. S |year=2001 |title =Prayer |encyclopedia= New Dictionary of Biblical Theology|publisher= Intervarsity Press |location=Downers Grove, IL |id= }}</ref>
 
Dalam tradisi lanjutan, beberapa gerakan sebelum berdoa dianjurkan, seperti misalnya membuat [[tanda salib]], berlutut, atau membungkuk. Kebiasaan melipat tangan, menyatukan kedua tangan di depan dada, atau mengangkat tangan pun terkadang sering dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi ketika berdoa dan mengekspresikan isi doa.
Setelah naiknya Yesus Kristus ke surga, rasul-rasul mulai menyebarkan ajaran Yesus ke mana-mana, dan sebagai hasilnya, jemaat pertama Kristen, sejumlah sekitar tiga ribu orang, dibaptis. Namun, pada masa-masa awal berdirinya, agama Kristen cenderung dianggap sebagai ancaman hingga terus-menerus dikejar dan dianiaya oleh pemerintah Romawi saat itu. Banyak pendiri Gereja mula-mula yang menjadi korban kekejaman kekaisaran Romawi dengan menjadi [[martir]], yaitu rela disiksa maupun dihukum mati demi mempertahankan imannya, salah satu contohnya adalah [[Ignatius dari Antiokhia]] yang dihukum mati dengan dijadikan makanan singa.
 
Saat itu, kepercayaan yang berkembang di Romawi adalah paganismePaganisme, di mana terdapat konsep ‘balas jasa langsung’. Namun dengan gencarnya para rasul menyebarkan ajaran Kristen, perlahan agama ini mulai berkembang jumlahnya, sehingga pemerintah Romawi semakin terancam oleh keberadaan agama Kristen. Romawi pun berusaha menekan, dan bahkan melarang agama Kristen, karena umat Kristen saat itu tidak mau menyembah Kaisar, dan hal ini menyulitkan kekuasaan Romawi. Selain itu, paganismePaganisme dan ramalan-ramalan yang sejak zaman Republik sudah dipakai sebagai alat-alat propaganda dan pembenaran segala tingkah laku penguasa atau alasan kegagalan penguasa, sudah tidak efektif lagi dengan keberadaan agama Kristen. Maka, pada masa-masa ini, banyak umat Kristen yang dibunuh sebagai usaha pemerintah Romawi untuk menumpas agama Kristen. Penyebar utama agama Kristen pada masa itu adalah Rasul Paulus, yang paling gencar menyebarkan ajaran Kristen ke berbagai pelosok dunia.
 
=== Masa kegelapan ===
 
Pada masa inilah, datang masa-masa kegelapan (192-284), mulai dari Kaisar Commodus hingga Kaisar [[Diokletianus]]. Pada masa inilah orang-orang masa itu kehilangan kepercayaan terhadap konsep balas jasa langsung yang dianut di Paganisme, sehingga agama Kristen pun semakin diminati. Hingga akhirnya pada tahun 313, Kaisar [[Konstantinus I]] melegalkan agama Kristen dan bahkan minta untuk dipermandikan, dan 80 tahun setelahnya, Kaisar Theodosius melarang segala bentuk paganismePaganisme dan menetapkan agama Kristen sebagai agama resmi negara.
 
Sebagai agama resmi negara Kekristenan menyebar dengan sangat cepat. Namun Gereja juga mulai terpecah-pecah dengan munculnya berbagai aliran ([[ajaran sesat|bidaah]]). Salah satu upaya untuk menekan bidaah adalah dengan diadakannya [[Konsili Nicea I|Konsili Nicea]] yang pertama pada tahun 325 M. Konsili Nicea mencetuskan pengakuan iman umat Kristen keseluruhan pertama kali, sebagai tanda persatuan Kristen universal yang dibedakan dari umat-umat Kristen yang bidaah. Salah satu contohnya adalah bidaah [[Arianisme]], yang merupakan salah satu krisis bidaah terbesar saat itu yang menjadi alasan utama diadakannya Konsili Nicea yang pertama.
=== Sebelum kolonialisme Belanda ===
 
Agama Katolik untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada bagian pertama abad ke-7 di [[Sumatera]] Utara. Kota Barus yang dahulu disebut sebagai negeri Bancluur/Fansur dan saat ini terletak di dalam Keuskupan Sibolga di Sumatera Utara adalah tempat kediaman umat Katolik tertua di Indonesia.{{fact}}
 
=== Saat kolonialisme Belanda ===
* [[Katolik Roma|Katolik]] (denominasi tunggal Kristen terbesar, termasuk [[Gereja Katolik Ritus Timur]], dengan satu koma dua miliar penganut total, lebih dari setengah dari jumlah total penganut agama Kristiani)
* [[Protestanisme]] (terdiri dari berbagai macam denominasi dan pemikir dengan berbagai macam penafsiran kitab suci, termasuk [[Lutheranisme]], [[Gereja Anglikan|Anglikanisme]], [[Yohanes Calvin|Calvinisme]], [[Gereja Pentakosta|Pentakostalisme]], [[Gereja Methodis|Methodis]], [[Gereja Baptis]], [[Karismatik]], [[Presbyterian]], [[Anabaptis]], dsb.)
* [[Ortodoks Timur]] (denominasi tunggal Kristen terbesar kedua, dan merupakan denominasi Kristen terbesar di Eropa timurTimur)
 
Selain itu ada pula berbagai gerakan baru seperti [[Bala Keselamatan]], [[Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh]], [[Mormon]], [[Saksi-Saksi Yehuwa]], serta berbagai aliran yang muncul pada akhir abad ke-19 maupun abad ke-20, dlldan lain-lain.
 
== Catatan ==
{{reflist|group="note"}}
 
== Rujukan ==
{{Reflist|30em}}
 
== Lihat pula ==
{{wikiportal}}
* [[Gereja]]
* [[Sejarah gerejaGereja]]
* [[Katolik]]
* [[Protestan]]
* [[Daftar istilah agama Kristen]]
* [[Garis waktu Kekristenan]]
 
== Catatan ==
{{reflist|group="note"}}
 
== Rujukan ==
{{Reflist|30em}}
 
== Pranala luar ==
101

suntingan