Jalur kereta api Kedungjati–Secang: Perbedaan revisi

Menolak perubahan teks terakhir (oleh 111.94.119.151) dan mengembalikan revisi 13368458 oleh HsfBot
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh 111.94.119.151) dan mengembalikan revisi 13368458 oleh HsfBot)
Jalur ini dibuka pada tahun [[1871]], rampung tahun [[1905]] oleh [[Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij]]. Namun jalur ini ditutup pada tahun [[1976]] karena okupansi penumpang yang menurun. Kini, petak jalan antara Bedono-Ambarawa-Tuntang hanya beroperasi sebagai jalur wisata.
 
Rencananya [[PT Kereta Api Indonesia]] akan mengaktifkan jalur ini untuk keperluan wisata. Petak Kedungjati-Tuntang telah mulai diaktifkan kembali pada tahun [[2015]] dan bisa dioperasikan pada tahun [[2018]]. Kemudian petak Bedono-Secang diaktifkan kembali pada tahun [[2016]] dan bisa dioperasikan tahun [[2019]]. Dan dibuat dalam sistem '''JALUR GANDA'''.
 
== Jalur terhubung ==