Sejarah Uni Eropa: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Terlepas dari ide-ide mengenai [[federasi]], [[konfederasi]], atau [[serikat pabean]], pengembangan awal Uni Eropa didasarkan pada suatu pondasi [[Persatuan supranasional|supranasional]] yang akan "menjadikan perang sebagai hal tak terpikirkan dan mustahil secara materi"<ref>{{cite web |url=http://www.schuman.info/9May1950.htm|title=Schuman Project|work=schuman.info}}</ref><ref>{{cite web|url=http://schuman.info/Strasbourg549.htm |title=Schuman Project|work=schuman.info}}</ref> dan memperkuat demokrasi di antara para anggotanya<ref>{{cite web|url=http://www.schuman.info/UN4849.htm|title=Schuman Project|work=schuman.info}}</ref> seperti yang ditetapkan oleh [[Robert Schuman]] dan pemimpin-pemimpin lainnya dalam [[Deklarasi Schuman]] (1950) dan Deklarasi Eropa (1951). Prinsip ini ada dalam inti [[Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa]] (1951), [[Perjanjian Paris (1951)]], dan kemudian [[Perjanjian Roma]] (1958) yang mendirikan [[Masyarakat Ekonomi Eropa]] (MEE) dan [[Masyarakat Energi Atom Eropa]]. Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa dan MEE kemudian dimasukkan ke dalam Uni Eropa, sementara Masyarakat Energi Atom Eropa masih berdiri sendiri.
 
[[Perjanjian Maastricht]] (1992) menciptakanmendirikan [[Uni Eropa]] dengan sistem pilar, termasuk urusan luar dan dalam negeri berdampingan dengan [[Masyarakat Ekonomi Eropa|Masyarakat Eropa]]. Dan pada gilirannya membentuk mata uang tunggal Eropa, [[Euro]] yang diluncurkan tahun 1999. Perjanjian Maastricht telah diubah dengan perjanjian [[Perjanjian Amsterdam|Amsterdam]] (1997), Nice (2001), dan [[Perjanjian Lisboa (2007)|Lisboa]] (2007).
 
== Ide-ide penyatuan Eropa sebelum tahun 1945 ==