Tibet (1912–1951): Perbedaan revisi

783 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
{{Sejarah Tibet}}
 
=== Runtuhnya Dinasti Qing (1911–121911–1912) ===
[[Berkas:1914 map of Asia.jpg|thumb|right|Sebuah peta [[Asia Timur]] tahun 1914 yang diterbitkan oleh [[Rand McNally]], menunjukkan Tibet sebagai bagian dari Republik Tiongkok]]
{{See also|Tibet di bawah kekuasaan Qing|Kerusuhan Xinhai Lhasa}}
 
Tibet telah menjadi [[Tibet di bawah kekuasaan Qing|di bawah kekuasaan administratif]] [[Dinasti Qing]] sejak tahun 1720. Setelah [[Revolusi Xinhai]] tahun 1911-1912, milisi Tibet melancarkan suatu serangan mendadak terhadap garnisun Qing yang ditempatkan di Tibet setelah [[kerusuhan Xinhai Lhasa]]. Setelah jatuhnya Dinasti Qing pada tahun 1912, para pejabat Qing di [[Lhasa]] kemudian dipaksa untuk menandatangani "Perjanjian Tiga Poin" untuk penyerahan dan pengusiran pasukan Qing di Tibet bagian tengah. Pada awal tahun 1912, [[Pemerintah Republik Tiongkok]] menggantikan Dinasti Qing sebagai pemerintah Tiongkok dan republik baru tersebut menegaskan kedaulatannya atas keseluruhan wilayah dinasti sebelumnya, yang mencakup 22 [[provinsi]] Tiongkok, Tibet ,dan [[Mongolia]].
 
== Referensi ==
38.767

suntingan