Attila: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
HsfBot (bicara | kontrib)
k Bot: Perubahan kosmetika
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 4:
 
Semasa pemerintahannya dia merupakan musuh terbesar bagi [[Kekaisaran Romawi Timur]] dan [[Kekaisaran Romawi Barat|Barat]]: dia menyerang Balkan sebanyak dua kali dan mengepung [[Konstantinopel]] dalam penyerangan kedua. Dia bergerak melalui Prancis hingga [[Orleans]] sebelum dipukul mundur dalam [[Pertempuran Chalons]]; dan dia mengusir maharaja barat [[Valentinian III]] dari ibukotanya di [[Ravenna]] pada tahun 452 Masehi.{{fact}}
 
Kampanyenya yang tidak berhasil di Persia diikuti pada tahun 441 oleh invasi ke kekaisaran Romawi Timur (Byzantium), yang keberhasilannya membuat Attila berani menyerang Barat. Dia juga berusaha menaklukkan Roman Gaul (Prancis modern), melintasi Rhine pada tahun 451 dan berbaris sejauh Aurelianum (Orléans) sebelum dikalahkan pada Pertempuran Dataran Catalaunian. Dia kemudian menyerang Italia, menghancurkan provinsi-provinsi utara, namun tidak mampu untuk membawa Roma. Dia merencanakan untuk melakukan kampanye lebih jauh melawan orang-orang Romawi namun meninggal pada tahun 453. Setelah kematian Attila, penasihat dekatnya, Ardaric dari Gepids memimpin sebuah pemberontakan Jerman terhadap peraturan Hunnik, yang menyebabkan Kekaisaran Hun dengan cepat runtuh.
 
Walaupun kekaisarannya terkubur dengan kematiannya, dan dia tidak meninggalkan warisan apa pun, dia menjadi legenda dalam [[sejarah Eropa]].{{fact}} Di kebanyakan [[Eropa Barat]], dia diperingati sebagai lambang (''epitome'') kerakusan dan kekejaman.{{fact}} Beberapa sejarawan menonjolkannya sebagai raja agung yang bangsawan, dan dia memainkan peranan penting sebagai salah satu dalam tiga [[Bangsawan Skandinavia]].{{fact}}