Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran, 2 tahun yang lalu
k
cosmetic changes
Setelah kemerdekaan Gatot Mangkoepradja kembali bergabung dengan PNI pada tahun 1948. Setahun kemudian ia menjabat Sekretaris Jenderal PNI menggantikan [[Sabillal Rasjad]] yang ditarik ke BP [[KNIP]]. Ia meninggalkan PNI pada tahun [[1955]] karena kecewa bahwa anggota PNI tidak boleh turut serta dalam organisasi kedaerahan.
 
Lalu ada Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS) yang dibentuk khusus untuk [[Pemilu 1955]] oleh bekas pimpinan [[Partai Nasional Indonesia]] di Jawa Barat ini. Oleh PNI partai ini dianggap sejenis organisasi front. Calon-calon GPPS banyak terdiri dari pejabat pemerintah yang juga anggota PNI. <ref>{{cite web|url=http://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/election/directory/political_party/?box=detail&id=174&from_box=list&hlm=1&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=|title=Gerakan Pembela Panca Sila 1955|authors=Kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id|publisher=Perpusnas.go.id|date=|accessdate=8 Agustus 2015}}</ref>
 
Setelah peristiwa [[Pemberontakan G30S|Gestapu]] tahun [[1965]], Gatot Mangkoepradja menyatakan dirinya masuk ke [[IPKI|Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia]] karena partai ini berjuang untuk menyelamatkan [[Pancasila]] dari ancaman [[komunisme]].
110.443

suntingan