Orde Lama: Perbedaan revisi

1.554 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(~kat n ~stub)
'''Orde Lama''' dalam sejarah politik [[Indonesia]] merujuk kepada masa pemerintahan [[Soekarno]] ([[1945]]-[[1965]]). Istilah ini tentu saja tidak digunakan pada saat itu, dan baru dicetuskan pada masa pemerintahan [[Soeharto]] yang disebut juga dengan [[Orde Baru]].
 
Banyak bidang-bidang di Indonesia yang mengalami kenaikan dan penurunan diantaranya:
 
'''Politik''': Pada masa orde lama politik di Indonesia kurang baik karena mereke sering mencontek dari negeri barat. Sehingga Indonesia sangat kaku. Pemerintah Indonesia tidak mau membuat sendiri peraturan dalam bidang politik sendiri.
 
'''Ekonomi''': Pada masa orde lama ekonomi Indonesia belum maju karena pemerintahan Indonesia hanya memikirkan masalah politik. Sehingga perekonomian Indonesia menjadi jatuh dan lebih banyak meminta bantuan kepada bangsa barat. Indonesia hanya berpangku tangan dalam menghadapi masalah perekonomian negara.
 
'''Sosial''': Pada masa orde lama sosial di Indonesia kurang memperhatikan masalah kesosialan. Padahal kita tahu bahwa kita semua adalah makhluk sosial. Sehingga kesejahteraan masyarakat Indonesia sangat tidak terjamin. Persatuan di Indonesia juga sangat kurang karena belum dapat mengetahui seluk beluk masyarakat di provinsi lain di Indonesia.
 
'''Budaya''': Pada masa orde lama budaya di Indonesia masih sangat tradisional, ini berarti belum bercampur dengan budaya bangsa barat. Pakaian bangsa Indonesia masih sangat kuno. Misalnya, kebanyakan orang kaya di Indonesia wanitanya selalu memakai pakaian yang kurang corak dan memakai sarung. Rambutnya juga sering disanggul.
 
'''Pertahanan & Keamanan''': Pada masa orde lama hankam di Indonesia kurang baik. Buktinya, bangsa Indonesia sering dimasuki oleh teroris. Di masa orde lama juga sering terjadi pemberontakan. Dalam penangananannya Indonesia masih sangat lambat.
{{indo-sejarah-stub}}
 
Pengguna anonim