Seven Music: Perbedaan antara revisi

57 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-karir +karier); perubahan kosmetika)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Seven Music adalah sebuah distributor musik asal Jakarta yang didirikan pada tahun 2009 oleh 2 orang, Yan Gunawan dan Wawan AEC, dua orang yang ingin mencoba membuka label lokal sendiri. Yan Gunawan pernah memproduseri beberapa artis yang waktu itu sempat bekerja sama dengan Universal Musik. Ia juga adalah entepreneur muda yang memiliki salah satu perusahaan agency terbesar di Jakarta.
 
Sementara Wawan AEC adalah seseorang yang sudah sangat lama bekecimpung di dunia label rekaman. Dimulai dari RIS Musik, BMG – yang kemudian merger dengan [https://id.wikipedia.org/wiki/Sony_BMG_Music_Entertainment_Indonesia[Sony BMG Music Entertainment Indonesia|Sony BMG]], sampai kemudian dipercaya sebagai label manager di Warner Music hingga kariernya berlanjut di Universal Music.
 
Dari pengalaman mereka berdua dalam mencari artis dan mengelolanya, persamaan visi dan misi ini dituangkan dalam sebuah perusahaan yang bernama Seven Music, yang mengambil angka tujuh sebagai nama labelnya dilatar belakangi alasan filosofis bahwa angka Tujuh adalah sebuah angka yang religius.
Melihat perkembangan Seven Music membuat salah satu perusahaan rokok menggandeng label ini kepada sebuah event pencarian bakat. Dari sini lah bermunculan talenta baru yang segar ke dalam Seven Music, dari Joshua March, Groovinstreet dan Jhagad. Pada tahun 2013, untuk kali ketiganya, Seven Music masih dipercaya untuk ikut serta dalam event tersebut.
 
Banyak band yang berada di Seven Music yang akhirnya bisa tampil di ajang-ajang musik bergengsi di tanah air, dari Java Jazz, Soulnation, Jakarta Blues Festival dan Indonesian Jass Festival. Dari ajang perhargaan, di 2013, Seven Music berhasil memboyong 4 artisnya masuk nominasi [https://id.wikipedia.org/wiki/[Anugerah_Musik_Indonesia|Anugerah |Musik Indonesia]], dari Soul of Magnolia, Coboy Jr, Soulvibe dan Barry Likumahuwa Project. Di dunia internasional, band sekelas Rocket Rockers, lewat album Tons of Friends yang dirilis Seven Music, bisa membawa mereka tur keliling Asia dan Eropa dan mendapat perhatian dari masyarakat musik disana.
 
Sebagai sebuah distributor musik yang progresif, Seven Music tak hanya merilis, mempromosikan artis, namun mereka juga membuat event yang inovatif, diantaranya berupa LIVE BITE [event kolaborasi musik dan kuliner], Kumpul Kantor [ajang musisi/band main dadakan di kantor], Kumpul Sekolah [musisi/band main di sekolah] dan KOPDAR [workshop/music clinic bulanan].
 
== Pranala luar ==
* [http://sevenmusic.co.id/ Website Seven Music]
* [http://twitter.com/Sevenesia/ Twitter Seven Music]
* [http://www.youtube.com/user/sevenmusicindonesia/ Youtube Seven Music]
1.109.632

suntingan