Mobil listrik: Perbedaan revisi

3 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi))
k (Robot: Perubahan kosmetika)
Mobil sangat populer pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, tetapi kemudian popularitasnya meredup karena teknologi [[mesin pembakaran dalam]] yang semakin maju dan harga kendaraan berbahan bakar bensin yang semakin murah.
 
== Kelebihan ==
Mobil listrik memiliki beberapa kelebihan yang potensial jika dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam biasa. Yang paling utama adalah mobil listrik tidak menghasilkan [[emisi kendaraan bermotor]].<ref>{{cite web|url=http://earth2tech.com/2010/03/17/should-pollution-factor-into-electric-car-rollout-plans/ |title=Should Pollution Factor Into Electric Car Rollout Plans?|publisher=Earth2tech.com |date=2010-03-17 |accessdate=2010-04-18}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.electroauto.com/info/pollmyth.shtml |title=Electro Automotive: FAQ on Electric Car Efficiency & Pollution |publisher=Electroauto.com |date= |accessdate=2010-04-18}}</ref><ref>{{cite journal|url=http://www.cleanairnet.org/baq2003/1496/articles-58076_resource_1.doc |first=Anil K. |last=Raut |title=Role of electric vehicles in reducing air pollution: a case of Katmandu, Nepal |publisher=The Clean Air Initiative |date= |accessdate=2011-01-04}}</ref> Selain itu, mobil jenis ini juga mengurangi emisi [[gas rumah kaca]] karena tidak membutuhkan bahan bakar fosil sebagai penggerak utamanya.<ref name=TwoBillion/><ref name=PEVs/>
 
Pada akhirnya, ketergantungan minyak dari luar negeri pun berkurang, karena bagi beberapa [[negara maju]] seperti [[Amerika Serikat]] dan banyak negara Eropa, kenaikan harga minyak dapat memukul ekonomi mereka.<ref name=TwoBillion/><ref name=Reinventing>{{cite book|title=Reinventing the Automobile: Personal Urban Mobility for the 21st Century|last1=Mitchell|first1=William J.|last2=Borroni-Bird|first2=Christopher|last3=Burns|first3=Lawrence D.|year=2010|publisher=[[The MIT Press]]|isbn=978-0-262-01382-6|edition=1st.|url=http://ilp.mit.edu/webpubdetail.jsp?id=40|pages=85–95}} ''See Chapter 5: Clean Smart Energy Supply.''</ref><ref name=PEVs1>{{cite book|author=[[R. James Woolsey]] and [[Chelsea Sexton]]|editor=[[David B. Sandalow]]|title=Chapter 1: Geopolitical Implications of Plug-in Vehicles|year=2009|url=http://www.brookings.edu/press/Books/2009/pluginelectricvehicles.aspx|publisher=[[The Brookings Institution]]|isbn=978-0-8157-0305-1|edition=1st|pages=11–21}}in [http://www.brookings.edu/press/Books/2009/pluginelectricvehicles.aspx ''"Plug-in Electric Vehicles: What Role for Washington?"'']</ref> Bagi [[negara berkembang]], harga minyak yang tinggi semakin memberatkan [[neraca pembayaran]] mereka, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi mereka.<ref>{{cite web|url=http://news.mongabay.com/bioenergy/2007/09/high-oil-prices-disastrous-for.html|title=High oil prices disastrous for developing countries|publisher=[[Mongabay]]|date=2007-09-12|accessdate=2010-07-20}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.afdb.org/fileadmin/uploads/afdb/Documents/Publications/Impact%20of%20High%20Oil%20Prices%20-%20Oil%20and%20Gas%20in%20Africa.pdf|title=Impact of High Oil Prices on African Economies|publisher=[[African Development Bank]]|date=2009-07-29|accessdate=2010-07-20}}</ref>
 
== Kekurangan ==
Namun penggunaan mobil listrik secara meluas memiliki banyak hambatan dan kekurangan.<ref name=TwoBillion/><ref name=PEVs/> Sampai pada tahun 2011, harga mobil listrik masih jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan mobil ber[[mesin pembakaran dalam]] biasa dan [[kendaraan listrik hibrida]] karena harga [[baterai ion litium]] yang mahal.<ref name=NRC09_1>{{cite web|url=http://books.nap.edu/openbook.php?record_id=12826&page=2|title=Transitions to Alternative Transportation Technologies--Plug-in Hybrid Electric Vehicles|publisher=The National Academies Press|author=National Research Council|year=2010|accessdate=2010-03-03|authorlink=United States National Research Council}}</ref> Meskipun begitu, saat ini harga baterai mulai turun karena mulai diproduksi dalam jumlah besar.<ref>{{cite web|last=Loveday |first=Eric |url=http://green.autoblog.com/2011/07/06/mitsubishi-i-miev-lineup-expands-for-2012-with-cheaper-m-and-e/ |title=Mitsubishi i-MiEV lineup expands for 2012 with cheaper "M" and extended-range "G" — Autoblog Green |publisher=Green.autoblog.com |date=2011-07-06 |accessdate=2011-07-21}}</ref>
Faktor lainnya yang menghambat tumbuhnya penggunaan mobil listrik adalah masih sedikitnya [[stasiun pengisian]] untuk mobil listrik, ditambah lagi ketakutan pengendara akan habisnya isi baterai mobil sebelum mereka sampai di tujuan. Beberapa pemerintah di beberapa negara di dunia telah menerbitkan beberapa insentif dan aturan untuk menanggulangi masalah ini, yang tujuannya untuk meningkatkan penjualan mobil listrik, untuk membiayai pengembangan teknologi mobil listrik sehingga harga baterai dan komponen mobil bisa semakin efisien.
 
== Dana pengembangan teknologi di beberapa negara ==
Pemerintah Amerika Serikat telah memberikan dana hibah sebesar {{USD|2.4 miliar}} untuk pengembangan mobil listrik dan baterai.<ref>{{cite news|url=http://content.usatoday.com/communities/driveon/post/2010/07/obama-pushes-electric-cars-battery-power-this-week-/1|title=Obama pushes electric cars, battery power this week|work=USA Today|date=2010-07-14|first=Chris|last=Woodyard}}</ref> Pemerintah [[Tiongkok]] mengumum kan bahwa mereka akan menyediakan dana sebesar {{USD|15 miliar}} untuk memulai industri mobil listrik di negaranya.<ref>{{cite web | url=http://evworld.com/news.cfm?newsid=24054|title=Freidman OpEd: China's 'Moon Shot' Versus America's}}</ref> Beberapa pemerintah lokal dan nasional di banyak negara telah menerbitkan [[Insentif pemerintah untuk mobil listrik|kredit pajak, subsidi, dan banyak insentif lainnya]] untuk mengurangi harga mobil listrik dan [[kendaraan listrik plug-in|mobil plug-in]].<ref name=JAMAFact>{{cite web|url=http://jama.org/pdf/FactSheet10-2009-09-24.pdf|title=Fact Sheet - Japanese Government Incentives for the Purchase of Environmentally Friendly Vehicles|publisher=[[Japan Automobile Manufacturers Association]]|accessdate=2010-12-24}}</ref><ref name=NYT0610>{{cite news|url=http://wheels.blogs.nytimes.com/2010/06/02/china-to-start-pilot-program-providing-subsidies-for-electric-cars-and-hybrids/|title=China to Start Pilot Program, Providing Subsidies for Electric Cars and Hybrids|publisher=New York Times|date=2010-06-02|accessdate=2010-06-02|first=Jim|last=Motavalli}}</ref><ref name=GCC0420>{{cite web|url=http://www.greencarcongress.com/2010/04/acea-tax-20100421.html#more|title=Growing Number of EU Countries Levying CO2 Taxes on Cars and Incentivizing Plug-ins|publisher=[[Green Car Congress]]|date=2010-04-21|accessdate=2010-04-23}}</ref><ref name=IRS2009>{{cite web|url=http://www.irs.gov/irb/2009-48_IRB/ar09.html|title=Notice 2009-89: New Qualified Plug-in Electric Drive Motor Vehicle Credit|publisher=[[Internal Revenue Service]]|date=2009-11-30|accessdate=2010-04-01}}</ref>
 
{{TOC limit|3}}.
 
== Merk dan model mobil listrik di pasaran ==
Sampai bulan November 2011, model-model mobil listrik yang tersedia dan dijual di pasaran beberapa negara adalah [[Tesla Roadster]], [[REVAi]], [[Renault Fluence Z.E.]], [[Buddy (mobil listrik)|Buddy]], [[Mitsubishi i MiEV]], [[Tazzari Zero]], [[Nissan Leaf]], [[Smart ED]], [[Wheego Whip LiFe]], [[Mia listrik]], dan [[BYD e6]]. Nissan Leaf, dengan penjualan lebih dari 20.000 unit di seluruh dunia (sampai November 2011),<ref name=LeafGlobal>{{cite news|url=http://green.autoblog.com/2011/11/29/nissan-sells-20000-leafs-worldwide-10000-in-us/|title=Nissan sells 20,000 Leafs worldwide, 10,000 in U.S. by end of the year|publisher=[[AutoblogGreen]]|author=Damon Lavrinc|date=2011-11-30|accessdate=2011-11-30}}</ref> dan Mitsubishi i-MiEV, dengan penjualan global lebih dari 17.000 unit (sampai Oktober 2011), adalah kedua mobil listrik paling laris di dunia.<ref name=iMiEVGlobal>{{cite web|url=http://www.autoobserver.com/2011/11/mitsubishi-ev-earns-top-epa-mpg-rank.html|title=Mitsubishi EV Earns Top EPA MPG Rank |author=Scott Doggett|publisher=[[Edmunds.com]]|date=2011-11-18|accessdate=2011-11-30}}</ref>
 
[[Berkas:Bundesarchiv Bild 183-1990-1126-500, Kraftdroschke.jpg|thumb|left|Mobil listrik Jerman, 1904, dengan sopir di atas]]
{{Main|Sejarah mobil listrik}}
Mobil listrik populer pada pertengahan abad ke-19 dan awal abad ke-20, ketika listrik masih dipilih sebagai penggerak utama pada kendaraan. Hal ini disebabkan karena mobil listrik menawarkan kenyamanan dan pengoperasian yang mudah yang tidak dapat dicapai oleh kendaraan-kendaraan bermesin bensin saat itu. Perkembangan teknologi [[mesin pembakaran dalam|pembakaran dalam]] yang semakin maju, terutama di ''starter'' listriknya, lambat laun mengurangi popularitas mobil listrik. Hal ini ditambah dengan kemampuan mobil bensin dapat menempuh jarak yang lebih jauh, pengisiasn bensin yang lebih cepat, dan infrastruktur pengisian semakin bertambah, ditambah dengan sistem produksi massal yang diterapkan oleh [[Ford Motor Company]], membuat harga mobil bensin turun drastis sampai setengah harga mobil listrik. Mobil listrik pun menjadi semakin tidak populer, dan secara total menghilang dari pasaran, terutama di pasaran gemuk seperti Amerika Serikat, pada tahun 1930-an. Bagaimanapun juga, pada tahun-tahun belakangan ini, semakin banyak orang yang sadar akan [[Mobil#Dampak lingkungan|dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh mobil berbahan bakar bensin]], ditambah harga bensin yang mahal dan terus naik, membuat mobil listrik kembali diminati. Mobil listrik jauh lebih ramah lingkungan dari mobil bensin, biaya perawatan lebih murah, ditambah teknologi baterai yang semakin maju. Kekurangannya adalah harga mobil listrik saat ini masih mahal. Mobil listrik saat ini mulai mendapatkan lagi popularitasnya di beberapa negara di dunia setelah sekian lama menghilang.
 
=== 1890-an sampai 1900-an: Awal sejarah ===
Mobil listrik pada umumnya lebih mahal daripada mobil bermesin pembakaran dalam. Alasan utamanya adalah mahalnya harga [[baterai]]. Para pembeli mobil di AS dan Inggris terlihat tidak mau untuk mengeluarkan uang mereka lebih banyak untuk mobil listrik.<ref>{{cite web |url=http://www.ibtimes.com/articles/66529/20100928/electric-cars-study-chevrolet-volt-nissan-leaf-energy-renewable-energy.htm | title=Reduced CO2 Emissions Should Start With Electric Cars}}</ref><ref>{{cite web | url=http://www.whokilledtheelectriccar.com/why | title=Why Electric Cars?}}</ref> Hal ini pun menyebabkan tersendatnya transisi dari mobil bensin ke mobil listrik. Sebuah survei yang dilakukan oleh [[Nielsen]] untuk ''[[Financial Times]]'' menunjukkan bahwa 65% orang Amerika dan 76% orang Inggris tidak mau mengeluarkan uang lebih banyak dari apa yang mereka keluarkan untuk mobil bensin.<ref>{{cite web | url=http://www.ft.com/cms/s/0/acc0a646-c405-11df-b827-00144feab49a.html | title=Buyers loath to pay more for electric cars |date=2010-09-19}}</ref> Sebuah laporan oleh ''[[J.D. Power and Associates]]'' juga mengklaim bahwa 50% pembeli mobil di Amerika tidak mau membeli [[kendaraan hijau]] jika harganya 5.000 dolar lebih mahal dari kendaraan bensin sejenis, meskipun mereka juga mengkhawatirkan lingkungan.<ref>{{cite web |url=http://businesscenter.jdpower.com/news/pressrelease.aspx?ID=2010213 | title=Future Global Market Demand for Hybrid and Battery Electric Vehicles May Be Over-Hyped; Wild Card is China |date=2010-10-27}}</ref>
 
Perusahaan mobil listrik [[Tesla Motors]] menggunakan [[baterai|teknologi baterai komputer jinjing]] sebagai baterai yang mereka gunakan di mobil listrik mereka. Baterai ini 3 sampai 4 kali lebih murah bila dibandingkan dengan baterai mobil listrik biasa yang dipakai perusahaan mobil lainnya. Baterai konvensional menghabiskan 700-800 dolar AS per kilowatt jam, sedangkan baterai yang menggunakan sel dari komputer jinjing hanya 200 dolar AS saja. Pada akhirnya, hal ini memungkinkan turunnya harga mobil listrik yang menggunakan teknologi dari Tesla seperti [[Toyota RAV4 EV]], [[Smart ED]], dan [[Tesla Model X|Model X]].<ref>{{cite news|url=http://www.reuters.com/article/idUSTRE70A4QY20110111|title=Toyota sees Tesla EV battery cost at 1/3|date=2011-01-11|work=Reuters}}</ref><ref>{{cite web |url=http://www.businessweek.com/news/2010-12-08/toyota-adopts-tesla-laptop-strategy-for-electric-cars.html | title=Toyota Adopts Tesla Laptop Strategy for Electric Cars | date=2010-12-08 }}</ref><ref>{{cite web | url=http://green.autoblog.com/2010/12/30/report-tesla-model-s-will-be-profitable-thanks-to-cheaper-batte/ | title=Tesla says Model S will be profitable thanks to cheaper batteries }}</ref> [[New York Times]] sendiri mengestimasi harga baterai berkisar antara {{USD|400}} sampai {{USD|500}} per kilowatt-jam.<ref>{{cite news|url=http://wheels.blogs.nytimes.com/2012/06/25/tesla-model-s-offers-a-lesson-in-electric-vehicle-economics/?ref=automobiles|title=Tesla Model S Offers a Lesson in Electric-Vehicle Economics|author=Paul Stenquist|work=[[The New York Times]]|date=2012-06-25|accessdate=2012-06-25}}</ref>
 
Saat ini, [[Nissan LEAF]] adalah mobil listrik paling murah di Amerika Serikat, dengan harga awal adalah {{USD|32.780}} yang kemudian berkurang menjadi {{USD|25.280}} setelah dikurangi [[Kendaraan listrik plug-in#Amerika Serikat|pajak federal]] sebesar {{USD|7.500}}. Harga mobil ini kemudian turun lagi di California menjadi {{USD|20.280}} setelah pemerintah negara bagian itu memberikan pemotongan pajak sebesar {{USD|5.000}}. Pemotongan pajak serupa juga diberikan di beberapa daerah lainnya.
 
==== Listrik vs. bahan bakar hidrokarbon ====
[[Tesla Roadster]] menggunakan listrik sebanyak {{convert|17,4|kWh/100 km|abbr=on}},<ref name="Tesla Motors 60">{{cite web|url=http://www.teslamotors.com/blog4/?p=60|title=Where the Rubber Meets the Road |author=Andrew Simpson, Tesla Motors Vehicle Systems Engineer |date=2007-09-24 |accessdate=2008-02-22 |quote=Mr. Simpson confirmed via email that "We do not quote station-to-wheel efficiency, but we do quote plug-to-wheel efficiency which includes all energy use downstream of the charging plug. For the most-recent {{convert|221|mi|km|abbr=on}} range test, our plug-to-wheel efficiency was 336 Wh/mi." }}</ref> sedangkan EV1 sebanyak {{convert|11|kWh/100 km|abbr=on}}.<ref name="ev1datasheet">{{cite web|url=http://www1.eere.energy.gov/vehiclesandfuels/avta/pdfs/fsev/eva_results/ev1_eva.pdf |format=PDF|year=1999|publisher=United States Department of Energy, Office of Energy Efficiency and Renewable Energy |accessdate=2009-04-25 |title=Performance Statistics - 1999 General Motors EV1 w/NiMH}}</ref> Mobil listrik lainnya seperti [[Nissan Leaf]] menggunakan listrik sebesar {{convert|21,25|kWh/100 km|abbr=on}}, yang diukur oleh [[Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat]] (US EPA).<ref name=NYTEPA>{{cite news|url=http://www.nytimes.com/2010/11/23/business/23leaf.html?_r=1&hpw|title=Nissan Says Its Electric Leaf Gets Equivalent of 99 M.P.G.|work=[[The New York Times]]|author=[[Nick Bunkley]]|date=2010-11-22|accessdate=2010-11-23}}</ref> Perbedaan ini menggambarkan perbedaan desain dan target pemakaian kendaraan, serta standar tes yang beraneka ragam. Pada dasarnya, penggunaan energi mobil listrik itu sendiri sangat tergantung dari kondisi alam dan gaya mengemudi. Nissan sendiri mengestimasikan bahwa ongkos perawatan Leaf untuk 5 tahun adalah {{USD|1.800}}, sedangkan mobil bensin biasa {{USD|6.000}}.<ref>{{cite news|url=http://articles.latimes.com/2010/mar/30/business/la-fi-nissan-leaf31-2010mar31|title=Nissan Leaf's promise: An affordable electric|publisher=Articles.latimes.com|date=2010-03-30|accessdate=2010-04-18|first=Susan|last=Carpenter}}</ref> Menurut Nissan, ongkos perawaran Leaf di Inggris adalah 1,75 [[Penny (koin Inggris)|pence]] per mil (1,09p per km), sedangkan untuk mobil bensin ongkosnya lebih dari 10 pence per mil (6,25p per km). Estimasi ini didasarkan pada rata-rata tarif nasional Inggris pada bulan Januari 2012, dengan pengisian dilakukan didasarkan pada harga malam hari. <ref>{{cite web|url=http://www.greencarcongress.com/2012/06/leaf-20120623.html|title=Nissan launches LEAF “taxi” campaign in London|author=Nissan|publisher=[[Green Car Congress]]|date=2012-06-23|accessdate=2012-06-25}}</ref>
 
=== Jarak dan waktu pengisian ===
Salah satu cara produsen mobil untuk meningkatkan jarak tempuh mobil listriknya adalah dengan [[Stasiun penggantian baterai|teknologi penggantian baterai]]. Mobil listrik yang memiliki teknologi ini dapat pergi ke stasiun penggantian baterai dan mengganti baterai mobilnya yang sudah babis dengan baterai yang sudah terisi dalam waktu 1 menit saja.<ref>{{cite web |url=http://green.autoblog.com/2010/08/27/better-place-expands-tokyo-battery-swap-trials-taxis-have-chang/ | title=Tokyo battery swap trials}}</ref> Baterai mobil listrik ini umumnya mempunyai jarak tempuh {{convert|100|mi}}. Proses ini lebih bersih dan cepat daripada mengisi bahan bakar di SPBU,<ref>{{cite web | url=http://www.betterplace.com/the-solution-switch-stations | title=Better Place, battery switch stations}}</ref> tetapi karena butuh investasi yang amat tinggi, prospek ekonominya belum dapat dipastikan.<ref>{{cite web | url=http://www.green-and-energy.com/blog/is-there-really-a-need-for-infrastructure/ | title=Is there really a need for a charging Infrastructure?}}</ref> Sampai akhir 2010, hanya 2 perusahaan di A.S. yang berencana memakai teknologi penggantian baterai ini untuk mobil listrik mereka: [[Better Place]] dan [[Tesla Motors]].<ref>{{cite web | url=http://www.betterplace.com/the-solution |title=Better Place, the solution}}</ref><ref>{{cite news|url=http://www.reuters.com/article/2011/03/18/idUS245189596520110318|title=Tesla’s Model S Battery Is Swappable, Just in Case|accessdate=2011-03-18|work=Reuters|date=2011-03-18}}</ref><ref>{{cite web |url=http://www.autoweek.com/article/20090327/CARNEWS/903279971 | title=Tesla Model S customers will be able to swap batteries at Tesla dealerships with the possibility to rent 300 mile batteries for longer trips.}}</ref>
 
=== Polusi udara dan emisi karbon ===
{{See also|Kendaraan listrik plug-in#Polusi udara dan emisi gas rumah kaca|l1=Emisi gas rumah kaca pada mobil listrik plug-in|Hibrida plug-in#Emisi gas rumah kaca|l2=Emisi gas rumah kaca pada hibrida plug-in}}
 
Pada kecepatan rendah, mobil-mobil listrik menghasilkan kebisingan yang jauh lebih rendah daripada mobil-mobil [[mesin pembakaran dalam|bermesin pembakaran dalam]]. Orang buta atau yang sedang bermasalah dengan penglihatan biasanya memakai suara-suara bising mesin sebagai seseatu hal yang membantu ketika mereka sedang menyeberang jalan, sehingga mobil listrik dan [[kendaraan hibrida|hibrida]] memunculkan bahaya laten.<ref>{{cite news|url=http://www.usatoday.com/money/economy/2007-10-03-2698183585_x.htm|title=Blind people: Hybrid cars pose hazard|publisher=[[USA Today]]|first=Ben|last=Nuckols|date=3 March 2007|accessdate=2009-05-08}}</ref><ref name="Economist0509">{{cite news|url=http://www.economist.com/science/displaystory.cfm?story_id=13606446|title=Electric cars and noise: The sound of silence|publisher=Economist|date=7 May 2009|accessdate=2009-05-08}}</ref> Hasil tes telah menunjukkan bahwa hal ini benar-benar menjadi masalah yang patut diperhatikan, karena ketika kendaraan listrik beroperasi dengan kecepatan dibawah {{convert|20|mph|-1|abbr=on}}, mereka hampir tidak menghasilkan suara. Ketika kecepatannya meninggi, suara dihasilkan dari gesekan ban dan udara sehingga kendaraan mulai menghasilkan suara yang dapat didengar. <ref name="Economist0509"/>
 
Kongres Amerika Serikat dan [[Pemerintah Jepang]] telah meloloskan regulasi yang berisi batas minimum suara untuk mobil hibrida dan [[kendaraan listrik plug-in]] ketika sedang beroperasi dalam mode listrik, sehingga nantinya orang buta dan pejalan kaki dapat mendengar suara mobil tersebut dan mendeteksi dari arah mana mereka datang.<ref name="Economist0509"/><ref>{{cite news|url=http://detnews.com/article/20110104/AUTO01/101040430/Obama-signs-law-to-require-%E2%80%98quiet%E2%80%99-cars-to-get-noisier|title=Obama signs law to require 'quiet' cars to get noisier|work=[[The Detroit News]]|author=David Shepardson|date=2011-01-04|accessdate=2011-01-05}}{{dead link|date=January 2012}}</ref><ref name=TMC0810>{{cite web|url=http://www2.toyota.co.jp/en/news/10/08/0824.html|title=TMC to Sell Approaching Vehicle Audible System for 'Prius'|publisher=[[Toyota Motor Company]] News Release|date=2010-08-24|accessdate=2010-08-25}}</ref> [[Nissan Leaf]] adalah mobil listrik pertama yang menggunakan sistem [[Vehicle Sound for Pedestrians]], yang didalamnya termasuk satu suara untuk gerak maju dan satu suara untuk gerak mundur.<ref name=NYT0610>{{cite news|url=http://wheels.blogs.nytimes.com/2010/06/17/blind-advocates-disappointed-in-nissan-e-v-sounds-for-pedestrians/?ref=automobiles|title=Blind Advocates ‘Disappointed’ in Nissan E.V. Sounds for Pedestrians|publisher=New York Times|author=Jim Motavalli|date=2010-06-17|accessdate=2010-06-19}} ''The article includes a sample of the two sounds''.</ref><ref name=NYTRingT>{{cite news|url=http://wheels.blogs.nytimes.com/2010/06/01/electric-car-warning-sounds-dont-expect-ringtones/|title=Electric Car Warning Sounds: Don’t Expect Ring Tones|publisher=New York Times|author=Jim Motavalli|date=2010-06-01|accessdate=2010-06-02}}</ref>
 
== Pengisian baterai ==