Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia: Perbedaan revisi

k
Clean up, replaced: sekular → sekuler using AWB
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- di masa + pada masa , -Di masa +Pada masa ))
k (Clean up, replaced: sekular → sekuler using AWB)
 
=== Kritikan ===
* Negara-negara [[muslim]] secara dominan, seperti [[Sudan]], [[Pakistan]], [[Iran]], dan [[Arab Saudi]], sering mengkritik Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia atas kegagalan pernyataan ini memahami konteks relijius dan kebudayaan negara-negara non-Barat. Tahun 1981, perwakilan Iran untuk [[Amerika Serikat]], Said Rajaie-Khorassani, mengeluarkan pendapat atas posisi negaranya mengenai Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia, dengan berkata bahwa UDHR adalah "sebuah pemahaman [[sekularisme|sekularsekuler]] dari tradisi [[Yahudi-Kristen]]", yang mana tidak bisa diimplementasikan oleh muslim tanpa melalui hukum-hukum Islam.<ref name="Littman1999">Littman, David. "Universal Human Rights and Human Rights in Islam". ''Midstream'', February/March 1999</ref>
 
== Lihat pula ==