Pagelaran, Pringsewu: Perbedaan revisi

901 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
15. Pepaya}}
'''Pagelaran''' adalah sebuah '''Kota''' yang berada di [[kecamatan]] Pagelaran, [[Kabupaten Pringsewu]]. '''Kota Pagelaran''' masuk kedalam klasifikasi Kota Kecil dengan jumlah penduduk sebesar 46.330 Jiwa (BPS Kabupaten Pringsewu 2016). Pagelaran sangat terkenal dengan hasil Perikanan Air Tawar sehingga dijadikan daerah sentra ikan air tawar di [[Kabupaten Pringsewu]], [[Lampung]], [[Indonesia]]. '''Kecamatan Pagelaran beribukota di Pagelaran'''. Kecamatan Pagelaran memiliki Sekolah Negeri yaitu, SMA Negeri 1 Pagelaran, SMP Negeri 1 Pagelaran, SMP Negeri 2 Pagelaran, dan SMP Negeri 3 Pagelaran. Kecamatan ini berada di jalur Lintas Barat Sumatera, berada kurang lebih 12 Km dari pusat Ibukota Kabupaten Pringsewu. Daerah ini terkenal dengan rumah makan yang menyajikan ikan air tawarnya, seperti yang disediakan oleh Rumah Makan Zella dan Rumah Makan Bambu. Kecamatan Pagelaran sangat potensial untuk dijadikan tempat bisnis karena letaknya yang berada di sepanjang jalur lintas sumatera. Penduduk dari daerah ini bersuku Jawa, Lampung, Batak, Padang, Banten, Bali, Komering, Palembang. Tanaman buah yang dapat ditanam di lokasi ini yaitu Buah Naga, Kakao, Jambu Air, Jambu Batu, Rambutan, Mangga, Jeruk, Pisang, Salak, Nanas, Pepaya, Nangka, Jambu Mente, Belimbing, Sirsak, Durian, dan sebagainya. Tanaman sayuran yang baik ditanam meliputi caisim, kangkung, pakcoy, bayam, kacang panjang, dll. Pagelaran saat ini memiliki sekolah baru yaitu SMK Yapemi yang berada di Desa Ganjaran serta SMA YADIKA yang berada di Desa Gumukmas.
 
= Sejarah =
Pagelaran pada awal mulanya merupakan sebuah hutan yang ditumbuhi pepohanan yang besar. Zaman Kolonial Belanda merupakan cikal bakal terjadinya perpindahan penduduk ke Pagelaran. Tahun 1928 para koloni yang dibawa oleh Belanda dari Jawa kemudian ditempatkan di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, selanjutnya para koloni bergerak menuju barat dan membuka hutan belantara di Pagelaran. Koloni tersebut berasal dari beragam tempat seperti Serang Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta Yogyakarta. Hutan yang telah dibuka kemudian dinamakan Pagelaran, dengan Kepala Kampung bernama Kiyai Glondong yang resmi menjabat sejak tahun 1930. Pagelaran kemudian menjadi sebuah Kecamatan, salah satu Kecamatan terluas di Dati II Lampung Selatan. Tahun pada 21 Maret 1997 kemudian masuk Kabupaten Tanggamus dan pada 29 Oktober 2008 masuk dalam Kabupaten Pringsewu.
 
= Batas Wilayah =
Pengguna anonim