Usaha kesehatan sekolah: Perbedaan revisi

k
cosmetic changes
k (cosmetic changes)
'''Usaha Kesehatan Sekolah''' disingkat '''UKS''' adalah program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup [[sehat]] bagi warga sekolah. Melalui Program UKS diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan [[optimal]], agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.<ref>Departemen Kesehatan RI (2006)</ref>.
 
== Sejarah UKS ==
===== Tahun 1956 sampai 1980 =====
Pada tahun [[1956]] Usaha Kesehatan Sekolah mulai dirintis melalui project pilot di Jakarta dan Bekasi yang merupakan kerjasama antara Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan Departemen Dalam Negeri. Proyek ini dilaksankan dalam dua bentuk yaitu UKS perkotaan di Jakarta dan UKS pedesaan di Bekasi.<ref>Buku Pedoman Pembinaan dan Pengembangan UKS (Depkes RI)</ref>
 
15 tahun kemudian, tepatnya pada tahun [[1970]] dibentuk Panitia Bersama UKS antara Departemen [[Kesehatan]] dan Departemen [[Pendidikan]] dan [[Kebudayaan]]. 10 Tahun kemudian ([[1980]]) karena manfaat dan perkembangnnya yang dibutuhkan maka program UKS dikuatkan dengan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Kesehatan tentang pembentukan kelompok kerja UKS.<ref>https://kelompokuks.wordpress.com/2012/04/26/sejarah-uks/</ref>
Tuntunan program UKS seperti program Kemenkes RI terkait UKS yang tercetus sejak 1956 sampai sekarang sesungguhnya menjadi tuntunan program yang harus diterapkan oleh semua sekolah. Bukan hanya sekolah, peran tim pembina UKS dan Penanggungjawab UKS di masing-masing Puskesmas juga diharapkan untuk aktif melaksanakan pembinaan.
 
Kondisi kekinian Program UKS seringkali aktif hanya menjelang lomba tahunan yang diadakan berdasarkan landasan hukum diatas. Berdasarkan hal tersebut, lahirnya Juwiter yang merupakan salah satu kelompok studi dan ekstrakurikuler yang mengembangkan Trias UKS sebagai salah satu dari 13 program prioritas menjadi salah satu inovasi yang ikut serta memacu terepan pelaksanaan UKS.<ref>Dinas Kesehatan Lombok Timur (2016) Tabloid Infokes Edisi Maret</ref> dikatakan penting untuk didukung.
 
Pengembangan Program Trias UKS yang merupakan salah satu program KSE Juwiter tersebut, selain dipacu melalui program pengelolaan [[majalah dinding]] dan [[buletin]] sekolah, maka untuk mendukung pelaksanaannya dilaksananakan juga pelatihan [[Kader]] [[Kesehatan]] [[Remaja]] (KRR) kerjasama dengan Puskesmas yang sesungguhnya unsur pembina UKS tingkat kecamatan berasal atau ada di setiap [[Puskesmas]]<ref>SKB 4 Menteri Nomor : 445-404 Tahun 2003 Tentang Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah</ref>
110.443

suntingan