Surah Al-Baqarah: Perbedaan revisi

32 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
# Mengapakah kalian mengingkar terhadap Allah? padahal kalian tadinya merupakan sesuatu yang mati lalu Allah yang menghidupkan kalian kemudian Dialah yang mematikan kalian; serta Dialah yang akan menghidupkan kalian kembali; bahwa kepada Dia, kelak kalian berpulang. Dialah Allah, yang telah menjadikan segala sesuatu yang berada di bumi untuk kalian, kemudian Dia berkehendak menuju langit, sehingga Dia jadikan tujuh langit; sungguh Dialah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu. (Ayat:28-29)
# Dan ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sungguh Aku hendak menghadirkan di bumi, sosok kepercayaan" mereka mengatakan: "Mengapakah Engkau hendak menghadirkan sosok yang akan mengadakan kekacauan disana; maupun yang akan menumpahkan darah? sementara kami memuliakan serta memuja-muji Engkau seraya menguduskan Engkau?" Dia berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui hal yang tidak kalian ketahui". <br>kemudian Dia mengajarkan Adam tentang penamaan segala sesuatu, lalu Dia menghadirkan ia di hadapan para malaikat <br>kemudian Dia berfirman: "Jelaskan kepada Aku tentang nama-nama untuk hal-hal yang demikian itu jika kalian memang golongan yang sanggup!" mereka berkata: "Dipermuliakanlah Engkau, tiada pengetahuan kami melainkan hal-hal yang telah Engkau beritahukan kepada kami; sebab Engkaulah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana." Dia berfirman: "Wahai Adam, jelaskan kepada mereka tentang nama-nama untuk hal-hal yang demikian itu" tatkala ia telah menjelaskan kepada mereka tentang nama-nama untuk hal-hal yang demikian itu, Dia berfirman: "Belumkah Aku berfirman kepada kalian bahwa Aku mengetahui rahasia langit maupun bumi, serta Aku mengetahui hal yang kalian ungkapkan maupun hal yang kalian pendam?" <br>ketika Kami berfirman kepada golongan malaikat: "Rendahkan diri kalian terhadap Adam!" maka golongan tersebut merendah diri terkecuali Iblis, makhluk ini berlaku enggan seraya meninggikan diri; bahwa makhluk ini merupakan golongan kafir.<br>bahwa Kami berfirman: "Wahai Adam, menetaplah kamu serta istrimu di Surga ini, serta makanlah hidangan berlimpah yang kalian sukai disana, tetapi jangan dekati pohon ini, yang dapat mengakibatkan kalian termasuk golongan yang berlaku sewenang-wenang.<br>lalu keduanya diperdaya oleh setan sehingga diubah dari keadaan semula, kemudian Kami berfirman: "Turunlah kalian! sebagian kalian menjadi musuh terhadap sebagian lain, bahwa untuk kalian terdapat tempat kediaman di bumi beserta hiburan sampai waktu yang ditentukan," maka Adam menerima beberapa Penegasan dari Tuhannya, lalu Allah mengasihani ia; Sungguh Dialah Yang Maha Mengasihani, Maha Penyayang. <br>Kami berfirman: "Turunlah kalian semua dari tempat ini! kemudian apabila Bimbingan dari Aku telah tersampaikan kepada kalian maka barangsiapa menuruti BimbinganKu itu niscaya takkan ada kegelisahan pada diri mereka, serta mereka takkan berduka cita. <br>Adapun orang-orang yang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, orang-orang itu merupakan golongan penghuni Neraka; orang-orang itu disana selamanya." (Ayat:30-39)
# Wahai Bani Israel, sadarilah KebaikanKu yang telah Kuanugerahkan untuk kalian; maka tepatilah perjanjian kalian kepada Aku niscaya Aku tepati perjanjianKu kepada kalian; bahwa hanya kepada Aku kalian harus mengabdi! serta berimanlah terhadap hal yang telah Aku kirimkan untuk menggenapi hal yang berada pada diri kalian, oleh sebab itu janganlah kalian bersegera mengingkari hal tersebut serta jangan memandang rendahmenukar ayat-ayatKu untuk barang duniawi yang rendah, bahwa hanya kepada Aku, kalian harus bertakwa! oleh sebab itu jangan membaurkan Kebenaran dengan kesia-siaan serta jangan menutupi Kebenaran itu sementara kalian mengetahui; maka dirikan shalat, tunaikan zakat serta patuhlah bersama golongan yang patuh! <br>Mengapakah kalian menyuruh manusia lain tentang ibadah kalian, sedang kalian melupakan diri kalian sendiri padahal kalian membaca Al-Kitab? lalu tidakkah kalian berpikir? <br>Tekunilah kesabaran serta shalat, bahwa sungguh perkara yang demikian sangat sulit terkecuali bagi golongan berpendirian yang meyakini bahwa kelak golongan tersebut bertemu dengan Tuhan mereka, bahwa golongan tersebut akan berpulang kepada Dia. <br>Wahai Bani Israel, sadarilah KebaikanKu yang telah Kuanugerahkan untuk kalian; bahwa Akulah yang mengistimewakan kalian melampaui semesta alam; maka takutilah sebuah Hari ketika seseorang tidak berpengaruh sedikitpun terhadap seorang yang lain; serta ketika tiada diperkenan segala perantaraan, serta tiada diterima segala tebusan daripadanya, bahwa tiada yang akan ditolong.<br>Bahwa telah Kami selamatkan diri kalian terhadap bala tentara Fir'aun yakni mereka yang menimpakan perlakuan kejam terhadap diri kalian, mereka menyembelih anak-anak kalian yang laki-laki, serta mereka membiarkan hidup anak-anak kalian yang perempuan, sungguh dalam hal tersebut terdapat ujian besar dari Tuhan kalian.<br>Bahwa telah Kami belah lautan untuk kalian, lalu Kami selamatkan kalian, serta telah Kami tenggelamkan para pengikut Fir'aun sedang kalian sendiri menyaksikan.<br>Bahwa telah Kami temui Musa selama empat puluh malam, lalu kalian menghendaki anak sapi sepeninggal dirinya sehingga kalian termasuk golongan yang berlaku sewenang-wenang; kemudian Kami maklumi diri kalian supaya kalian bersyukur.<br>Bahwa telah Kami serahkan kepada Musa; Al-Kitab beserta Pemisah, supaya kalian terbimbing.<br>ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Wahai kaumku, sesungguhnya kalian telah berbuat sewenang-wenang terhadap diri kalian sendiri akibat kalian menghendaki anak sapi; maka bertaubatlah kepada Perancang diri kalian serta bunuhlah diri kalian sendiri, bahwa hal yang demikian itu merupakan lebih baik untuk kalian di sisi Perancang diri kalian; sehingga Allah akan mengasihani kalian; sungguh Dialah Yang Maha Mengasihani, Maha Penyayang". <br>sewaktu kalian mengatakan: "Wahai Musa, kami takkan percaya kepada dirimu sebelum kami memandang Allah secara nyata." kemudian kalian disambar halilintar, ketika kalian bersaksi, kemudian Kami bangkitkan kalian sesudah kalian mati supaya kalian bersyukur. <br>serta telah Kami naungi kalian dengan awan, serta Kami turunkan untuk kalian, manna beserta salwa, :"Makanlah hidangan bermanfaat yang telah Kami anugerahkan untuk kalian" Akan tetapi mereka tidaklah berlaku sewenang-wenang terhadap Kami; melainkan merekalah yang berlaku sewenang-wenang terhadap diri mereka sendiri.<br>Ketika Kami berfirman: "Masukilah negeri ini, serta makanlah hidangan berlimpah yang kalian sukai disana! serta masukilah gerbangnya disertai sikap merendah diri, serta katakanlah: "Merdeka!" niscaya Kami mengampuni kesalahan-kesalahan kalian, serta kelak akan Kami limpahkan untuk golongan yang berperilaku baik." Namun orang-orang yang berlaku sewenang-wenang mengganti perkataan dengan perkara yang tidak diserukan kepada mereka; oleh sebab itu Kami timpakan bencana dari langit kepada orang-orang yang berlaku sewenang-wenang itu lantaran mereka telah berlaku sembarangan. <br>Tatkala Musa memohonkan air untuk kaumnya, maka Kami berfirman: "Pukulah batu itu mempergunakan tongkatmu" lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air; bahwa tiap-tiap kelompok telah mengetahui tempat minum mereka, :"Makanlah serta minumlah rezeki Allah! maka jangan berkeliaran di muka bumi untuk mengacau!"<br>dan ketika kalian berkata: "Wahai Musa, kami tidak betah dengan satu jenis makanan saja; oleh sebab itu mohonkan untuk kami kepada Tuhanmu supaya Dia memberikan untuk kami, berupa hasil yang ditumbuhkan tanah yakni sayur-mayur, ketimun, bawang putih, biji-bijian, serta bawang merah!" ia berkata: "Apakah kalian menghendaki hal yang duniawi sebagai ganti hal yang lebih baik? maka pergilah kalian ke suatu kota! pasti kalian memperoleh barang yang kalian kehendaki itu." kemudian orang-orang itu diliputi kenistaan serta kesukaran, bahwa mereka memicu Kemurkaan dari Allah; hal ini lantaran mereka mengingkari ayat-ayat Allah, serta mereka membunuh para nabi secara sembarangan; hal ini akibat mereka berlaku durhaka serta melanggar batas. (Ayat:40-61)
# Sesungguhnya orang-orang beriman, kelompok Yahudi, kelompok Nasharani maupun kelompok Shabiin; yang mereka mengimani Allah beserta Hari Akhir; serta mereka memperbuat kebaikan, bahwa kelak mereka akan menerima upah di sisi Tuhan mereka; takkan ada kegelisahan melanda mereka serta mereka takkan berduka cita. (Ayat:62)
# Maka ketika Kami bersepakat dengan kalian, serta ketika Kami angkat sebuah bukit di atas kalian: "Berpedomanlah secara setia terhadap hal yang Kami serahkan kepada kalian, serta renungkan hal-hal yang terkandung didalamnya supaya kalian bertakwa." kemudian kalian berpaling terhadap hal demikian; sekiranya bukan karena Anugerah Allah serta KasihNya untuk kalian niscaya kalian termasuk golongan yang dilenyapkan;<br>dan bahwa kalian telah mengetahui tentang orang-orang di tengah-tengah kalian yang melanggar ketika Sabat, lalu Kami serukan kepada mereka: "Jadilah kalian kera yang hina!" maka Kami jadikan hal itu sebagai peringatan untuk orang-orang pada masa tersebut maupun untuk orang-orang yang datang setelahnya, serta sebagai pelajaran untuk golongan yang bertakwa.<br>dan ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Bahwa Allah menyuruh kalian mempersembahkan seekor sapi betina." mereka berkata: "Apakah kamu hendak menjadikan diri kami sebagai bahan senda gurau?" ia berkata: "Aku berlindung kepada Allah daripada menjadikan diriku termasuk golongan bodoh." mereka berkata: "Mohonkan kepada Tuhanmu untuk diri kami, kiranya Dia menjelaskan kepada kami; bagaimanakah itu?" ia berkata: "Sungguh Dia berfirman bahwa sapi betina itu tidaklah tua serta tidak muda; melainkan pertengahan antara keduanya; maka laksanakan hal yang diperintahkan kepada kalian" mereka berkata: "Mohonkan kepada Tuhanmu untuk kami, kiranya Dia menjelaskan kepada kami tentang warnanya." ia berkata: "Sungguh Dia berfirman bahwa sapi betina itu merupakan sapi betina berwarna kuning cerah yang mengagumkan bagi golongan yang memandang." mereka berkata: "Mohonkan kepada Tuhanmu untuk kami, kiranya Dia menjelaskan kepada kami bagaimanakah itu? sebab sapi itu tampak samar bagi kami; bahwa sekiranya Allah perkenan, kami pasti akan terbimbing" ia berkata: "Sungguh Dia berfirman bahwa demikian itu merupakan sapi betina yang belum pernah dipakai untuk mengolah tanah serta tidak pula untuk mengairi tanaman, yang dalam keadaan sehat serta tidak bercela." mereka berkata: "Sekarang barulah kamu menjelaskan itu secara tepat." kemudian mereka mempersembahkan demikian itu, bahwa mereka hampir tidak melaksanakan.<br>bahwa ketika kalian membunuh seorang manusia lalu kalian saling tuduh menuduh tentang perkara itu, sehingga Allah yang menyingkapkan hal yang kalian sembunyikan, maka Kami berfirman: "Pukulkan demikian itu dengan sebagiannya!" Demikianlah Allah menghidupkan sesuatu yang telah mati, lalu Dia memperlihatkan kepada kalian, ayat-ayatNya, supaya kalian merenungkan; setelah itu kalbu kalian menjadi keras sebagaimana batu, bahkan lebih keras padahal di antara batu-batu itu terdapat sungai-sungai yang terpancar daripadanya; bahwa di antara hal yang demikian sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya serta di antara hal yang demikian sungguh ada yang meluncur jatuh karena takut terhadap Allah; bahwa Allah tidak lengah tentang perkara yang kalian lalaikan. (Ayat:63-74)
# Apakah kamu mengharapkan mereka akan percaya kepada dirimu, padahal segolongan dari mereka mendengar Penegasan Allah lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sementara mereka menyadari? maka sewaktu mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: "kami pun telah beriman," tetapi ketika mereka berada dengan sesama mereka, mereka itu mengatakan: "Apakah kalian menceritakan kepada mereka tentang hal-hal yang telah dijelaskan Allah kepada kalian, supaya dengan demikian mereka dapat memperdebatkan di hadapan Tuhan kalian; tidakkah kalian mengerti?" Apakah mereka itu tidak mengetahui bahwa Allah Maha Mengetahui hal-hal yang mereka sembunyikan maupun hal-hal yang mereka nyatakan? bahwa di antara mereka ada kelompok ''ummi'' yang tidak mengetahui Al-Kitab melainkan kisah karangan belaka; sehingga mereka tidak lain hanya menduga-duga. (Ayat:75-78)
# Bahwa celakalah orang-orang yang menulis Al-Kitab mempergunakan tangan mereka sendiri lalu orang-orang itu mengatakan: "Ini dari sisi Allah" untuk memperoleh sedikitbarang keuntunganduniawi yang rendah dari hal itu! maka celakalah mereka akibat hal-hal yang ditulis tangan mereka sendiri! maka celakalah mereka akibat hal-hal yang telah mereka kerjakan! bahkan mereka mengatakan: "kami takkan disentuh oleh Neraka, kecuali beberapa hari yang dihitung." Katakanlah: "Sudahkah kalian memperoleh jaminan dari sisi Allah bahwa Allah takkan membatalkan perjanjianNya itu, ataukah kalian mengatakan terhadap Allah mengenai perkara yang tidak kalian ketahui?" akan tetapi, orang-orang mengada-adakan kejahatan lalu ia telah terjerat oleh dosanya maka orang-orang itu merupakan golongan penghuni Neraka, orang-orang itu disana selamanya; sedangkan mereka yang beriman serta memperbuat kebajikan, mereka itu merupakan golongan penghuni surga; mereka disana selamanya. (Ayat:79-82)
# Maka ketika Kami mengikat perjanjian dari Bani Israel: "Jangan menyembah kepada yang selain Allah; serta hendaklah berbuat baik terhadap kedua orang tua, kaum kerabat, anak-anak yatim maupun golongan peminta-minta; serta ucapkan perkataan baik kepada manusia; serta dirikan shalat juga tunaikan zakat!" kemudian kalian tidak menepati itu, terkecuali sebagian kecil dari kalian sebab kalian memalingkan diri.<br>Bahwa ketika Kami mengikat perjanjian dari kalian yakni kalian takkan saling menumpahkan darah, serta kalian takkan mengusir sesama kalian dari negeri halaman kalian sehingga kalian telah berikrar sewaktu kalian bersaksi; kemudian kalian membunuh sesama kalian, serta kalian telah mengusir segolongan kalian dari negeri halamannya; kalian saling membantu dalam tindakan dosa serta tindakan permusuhan akan tetapi apabila mereka datang kepada kalian sebagai tawanan, kalian menebus mereka padahal tindakan pengusiran mereka merupakan hal terlarang untuk kalian; apakah kalian mengimani sebagian Al-Kitab, seraya kalian mengingkar terhadap sebagian lain? maka apakah balasan terhadap orang-orang yang berbuat demikian dari kalian selain kenistaan dalam kehidupan dunia, bahwa pada Hari Kebangkitan mereka dikembalikan menuju Malapetaka pedih, sebab Allah tiada lengah terhadap hal-hal yang kalian lakukan; <br>Bahwasanya orang-orang yang memilih kehidupan dunia dibanding Akhirat, maka Malapetaka takkan diringankan terhadap orang-orang itu serta orang-orang itu takkan diselamatkan. <br>Sungguh telah Kami serahkan Al-Kitab kepada Musa kemudian Kami melanjutkan ia sesudah itu dengan para Utusan; serta telah Kami berikan bukti-bukti jelas pada Isa, putra Maryam, yang telah Kami penuhi dengan Roh Kudus.<br>Apakah setiap kali hadir kepada kalian, seorang Utusan yang membawa hal yang tidak sesuai menurut diri kalian, lalu kalian menyombongkan diri sehingga sebagiannya kalian dustakan sementara itu sebagian lain kalian bunuh? sungguh mereka mengatakan: "Kalbu kami tertutup," yang sebenarnya Allah telah mengutuk mereka akibat keingkaran mereka; maka betapa sedikit mereka mengimani, <br>setelah Kitab dari Allah hadir kepada mereka untuk menggenapi hal yang ada pada mereka sewaktu mereka telah memohon untuk dimenangkan terhadap orang-orang kafir, maka setelah tersampaikan kepada mereka tentang hal yang mereka pahami, mereka mengingkar terhadap hal tersebut; maka kutukan Allah menimpa golongan kafir itu, <br>alangkah buruk sikap yang golongan itu tunjukkan terhadap hal tersebut akibat golongan itu mengingkari terhadap hal yang telah dikirimkan oleh Allah, lantaran golongan itu mendengki bahwa Allah mengaruniakan AnugerahNya kepada orang yang Dia perkenan di antara hamba-hambaNya; oleh sebab itu golongan itu mendapat murka diatas murka; bahwa Malapetaka yang menghinakan untuk golongan kafir. <br>dan ketika diserukan kepada mereka: "Berimanlah terhadap hal yang dikirimkan oleh Allah" mereka mengatakan: "kami mengimani hal yang dikirimkan kepada kami" bahkan mereka kafir terhadap hal yang menyusul itu, bahwa hal tersebut merupakan Kebenaran supaya menggenapi hal yang berada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa kalian membunuh para nabi Allah, jika kalian memang golongan beriman? bahwa Musa telah hadir kepada kalian beserta bukti-bukti jelas, kemudian kalian memilih anak sapi sepeninggalnya, lalu kalian merupakan golongan yang berlaku sewenang-wenang!" <br>Tatkala Kami mengikat perjanjian dari kalian sehingga Kami angkat sebuah bukit di atas kalian: "Berpedomanlah secara setia terhadap yang Kami serahkan kepada kalian, serta dengarkanlah!" mereka mengatakan: "kami mendengar serta kami melanggar" sehingga mereka resapkan ke dalam kalbu mereka, sikap terhadap anak sapi akibat kekafiran mereka ini, Katakanlah: "Betapa jahat perbuatan yang diperintahkan kepercayaan kalian kepada diri kalian, apabila kalian memang beriman." <br>Katakanlah: "sekiranya negeri Akhirat itu dikhususkan untuk kalian saja di sisi Allah dibanding umat manusia yang lain maka bersegeralah untuk mati, jika kalian memang golongan yang layak!" bahwa mereka takkan menghendaki kematian itu selama-lamanya akibat kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat tangan mereka; sungguh Allah Maha Mengetahui golongan yang sewenang-wenang. bahwa kalian akan mendapati mereka sebagai segolongan manusia yang berlaku serakah dalam kehidupan, bahkan apabila dibandingkan dengan orang-orang yang mempersekutukan; masing-masing mereka ingin diberi umur seribu tahun padahal demikian itu takkan meluputkan diri terhadap Malapetaka, Sungguh Allah Maha Mengetahui hal-hal yang mereka lakukan. (Ayat:83-96)
# Katakanlah: "Barangsiapa menjadi musuh Jibril, maka ia yang telah menyampaikan hal itu ke dalam kalbumu atas izin Allah; untuk menggenapi hal-hal yang terdahulu serta sebagai bimbingan juga kabar gembira untuk golongan yang beriman. Barangsiapa menjadi musuh Allah, para malaikatNya, Utusan-UtusanNya, Jibril, beserta Mikail, sungguh Allah merupakan musuh golongan kafir. (Ayat:97-98)
# Bahwa dari umat manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, orang-orang itu mencintai hal demikian sebagaimana mereka mencintai Allah, sementara orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah; <br>sekiranya orang-orang yang berlaku sewenang-wenang mengetahui ketika mereka ditimpa Malapetaka bahwa segala Kewenangan itu berada pada Allah, bahwa Allah menimpakan Hukuman pedih. <br>juga ketika golongan yang diikuti meninggalkan orang-orang yang mengikuti kemudian orang-orang itu mendapati malapetaka lalu segala ikatan antara mereka lenyap; sehingga orang-orang yang mengikuti, berkata: "Seandainya kami kembali, pasti kami telah meninggalkan mereka sebagaimana mereka meninggalkan kami" maka Allah memperlihatkan kepada orang-orang itu, segala tindakan mereka yang menjadi beban penyesalan mereka, bahwa orang-orang itu tak dapat melarikan diri dari Neraka. (Ayat:165-167)
# Wahai umat manusia, makanlah hidangan halal serta bermanfaat yang terdapat di bumi <br>dan jangan mengikuti langkah-langkah setan sebab ia memang musuh belaka terhadap kalian; sungguh ia hanya menyuruh kalian memperbuat kejahatan serta kekejian, maupun mengatakan terhadap Allah tentang hal yang tidak kalian ketahui; Apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah hal yang telah dikirimkan oleh Allah" mereka mengatakan: "Tidak demikian, kami menuruti hal yang telah kami dapati dari kaum leluhur kami," walaupun kaum leluhur mereka itu tidak memahami sedikitpun serta tidak terbimbing? <br>bahwa perumpamaan orang-orang kafir adalah serupa ternak yang digembalakan namun tiada mendengar apapun selain bunyi serta jerit; itulah golongan yang tuli, bisu serta buta, sehingga golongan itu tidak mengerti. (Ayat:168-171)
# Wahai orang-orang yang beriman, makanlah hidangan bermanfaat yang telah Kami karuniakan untuk kalian, serta bersyukurlah kepada Allah, jika kalian memang menyembah kepada Dia; <br>bahwasanya Allah hanya mengharamkan bangkai, darah, daging babi beserta segala yang ditujukan kepada selain Allah. Akan tetapi barangsiapa berada dalam keadaan terpaksa sedang ia tidak menghendaki serta tidak melanggar, maka tiada kesalahan pada dirinya; sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. <br>bahwa orang-orang yang menyembunyikan hal-hal yang telah dikirimkan oleh Allah, yakni Al-Kitab, maupun orang-orang yang memandang rendah terhadapmenukar hal demikian untuk barang duniawi yang rendah; sebenarnya orang-orang itu tidak memakan sesuatu ke dalam perut melainkan api; bahwa Allah takkan berbicara kepada orang-orang itu pada Hari Kebangkitan serta Dia tiada memurnikan orang-orang itu serta Malapetaka pedih menimpa orang-orang; bahwa orang-orang itu merupakan golongan yang memilih kesesatan dibanding bimbingan, serta malapetaka dibanding pengampunan; alangkah beraninya orang-orang itu menantang Neraka! <br>demikianlah, Allah yang telah mengirimkan Al-Kitab disertai Kebenaran; bahwa orang-orang yang memperselisihkan Al-Kitab itu; merupakan orang-orang yang berada dalam penyimpangan parah. (Ayat:172-176)
# Kebajikan bukanlah menghadapkan wajah ke timur atau ke barat, tetapi kebajikan itu adalah sikap beriman kepada Allah, Hari Akhir, para malaikat, kitab-kitab maupun para nabi; serta mendermakan harta yang disukai untuk kaum kerabat, anak-anak yatim, kaum yang membutuhkan, kaum pengembara, kaum peminta-minta maupun kaum budak; serta mendirikan shalat juga menunaikan zakat; serta yang menepati janji apabila ia berjanji; serta yang bersabar menghadapi kesukaran juga kesengsaraan ataupun selama mengalami nasib buruk; Itulah orang-orang yang benar, maka itulah golongan yang bertakwa. (Ayat:177)
# Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian pembalasan setimpal berkenaan dengan pembunuhan; orang merdeka dengan orang merdeka, budak dengan budak, maupun perempuan dengan perempuan; barangsiapa yang dimaklumi sesamanya, hendaklah menerima secara baik serta hendaklah ia mengganti kerugian secara sesuai; demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kalian serta suatu Kasih, barangsiapa melanggar batas sesudah itu maka malapetaka pedih menimpa orang tersebut; <br>bahwa dalam pembalasan setimpal itu terdapat keadilan bagi kalian, Wahai golongan yang berpemahaman baik, agar kalian bertakwa. <br> Diwajibkan atas kalian, apabila seorang di antara kalian kedatangan Maut serta ia meninggalkan harta benda yang banyak, hendaklah ia berwasiat kepada orang tua serta karib kerabat secara adil, sebagai sebuah keharusan untuk golongan yang bertakwa. <br>Barangsiapa mengubah wasiat itu, setelah ia mendengarnya maka sungguh dosanya adalah bagi orang-orang yang mengubahnya sebab Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Barangsiapa khawatir terhadap pewasiat itu, apabila berlaku memihak atau berbuat dosa lalu ia mendamaikan antara mereka maka tiada kesalahan padanya, Sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ayat:178-182)