Buka menu utama

Perubahan

1.655 bita ditambahkan, 2 tahun yang lalu
k
| intl =
}}
'''Asia Pulp & Paper''', juga dikenal di industri kertas sebagai APP, berbasis di [[Jakarta]], adalah salah satu dari perusahaan produsen bubur kertas dan kertas terbesar di dunia.<ref name="AboutAPP">{{cite web|url=http://investing.businessweek.com/research/stocks/private/snapshot.asp?privcapId=345755 |title=Company Overview of Asia Pulp & Paper Co. Ltd. |accessdate=20 September 2013}}</ref> Didirikan oleh [[Eka Tjipta Widjaja]] bersama Singgih Wahab Kwik (Kowik) yang juga penasehat dari pemilik sebelumnya Indah Kiat dan mantan kepala komisaris dan wakil dari [[Sinarmas Group]], yang memiliki hubungan yang signifikan terhadap keluarga penguasa [[Soeharto]] di Indonesia. Dengan 14 perusahaanpabrik besar di Indonesia, Tiongkok dan ChinaKanada, APP memiliki kapasitas produksi bubur gabungan, kertas, dan kemasan-grade tahunan saat ini lebih dari 18 juta ton per tahun, dan memasarkan produk-produknya ke lebih dari 120 negara di enam benua.<ref>"[http://www.bloomberg.com/news/2013-02-05/asia-pulp-and-paper-halts-clearing-in-indonesian-natural-forests.html]</ref>
 
== Sejarah ==
Tahun berikutnya, Indah Kiat mengakuisisi PT Sinar Dunia Makmur, industri produsen kertas yang berlokasi di Serang dengan kapasitas produksi 900 ton/hari.
 
Tjiwi Kimia memproduksi Tanaman kertas tanpa karbon pada Maret 1993 sebagai percobaan. Perusahaan Pindo Deli dibawah kontrol APP pada Februari 1994, dan pada tahun 1997 mesin perusahaan kertas No 8 dan No 9 telah mulai beroperasi dengan kapasitas produksi 240.000 ton per tahun. Pada tahun 1998, mesin kertas No 11 mulai produksi tissue di Pindo Deli dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 400.000 ton mulai beroperasi.
 
Perusahaan Pindo Deli dibawah kontrol APP pada Februari 1994, dan pada tahun 1997 mesin perusahaan kertas No 8 dan No 9 telah mulai beroperasi dengan kapasitas produksi 240.000 ton per tahun. Pada tahun 1998, mesin kertas No 11 mulai produksi tissue di Pindo Deli dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 400.000 ton mulai beroperasi.
 
APP-China mulai berinvestasi di Cina pada tahun 1992, dengan penekanan pada Yangtze dan Pearl River Deltas. Mesin kertas APP-China sekarang berlokasi di Ningbo Zhonghua, Goldeast Paper, Ningbo Asia, Gold Huasheng, Gold Hongye, Hainan Jinhai Pulp and Paper, dan Guangxi Jingui Pulp & Paper.<ref>APP-China Sustainability Report 2009, APP, Bund Center, Shanghai, China, Nov. 2010.</ref>
 
== Sustainability Roadmap Vision 2020 dan Kebijakan Konservasi Hutan ==
Pada tanggal 5 Juni, 2012, APP mengumumkan rencana Sustainability Roadmap Vision 2020, di mana perusahaan berjanji akan sepenuhnya menggunakan pada bahan baku dari perkebunan dan bahwa semua pemasok harus beroperasi dengan standar High Conservation Value Forest (HCVF) pada tahun 2015 mengikuti audit independen.<ref name="WSJ FCP">{{cite news|last=Bellman|first=Eric|title=Asia Pulp & Paper Tightens Forest-Conservation Efforts|url=http://online.wsj.com/article/SB10001424052702303505504577405774015072142.html|work=Wall Street Journal|date=15 May 2012}}</ref><ref name="Environmental Leader">{{cite news|title= Asia Pulp & Paper Pledges ‘Sustainable Forest Management’|url=http://www.environmentalleader.com/2012/06/06/asia-pulp-paper-pledges-sustainable-forest-management/|work=Environmental Leader|date=06 June 2012}}</ref><ref name="PackagingNews01">{{cite news|last=Gyekye|first=Liz|title=APP unveils 2020 Sustainability Roadmap|url=http://www.packagingnews.co.uk/news/app-unveils-2020/|work=Packaging News|date=8 June 2012}}</ref><br />
<br />
 
Sebagai bagian dari Roadmap perusahaan, pada November 14, 2012 APP mengumumkan bahwa semua sembilan dari pabrik Indonesia yang telah menerima sertifikasi SVLK kayu legalitas, yang merupakan Legalitas Kayu Indonesia Sistem Jaminan - rantai ketat proses tahanan dirancang untuk memastikan pabrik hanya menerima dan kayu proses dari sumber yang legal, dan bahwa semua produk yang diekspor dari negara dapat ditelusuri ke titik diverifikasi asal. APP adalah bisnis pertama di Indonesia yang sepenuhnya mencapai kepatuhan SVLK, yang memungkinkan perusahaan dan negara Indonesia harus diakui oleh Komisi Eropa sebagai pengimpor produk serat hukum.<ref name="PackagingNews02">{{cite news|last=Gyekye|first=Liz|title= APP receives SVLK timber legality certification for ninth mill|url= http://www.packagingnews.co.uk/news/app-receives-svlk-timber-legality-certification-for-ninth-mill/|work=Packaging News|date=30 November 2012}}</ref>
Indah Kiat Perawang adalah pabrik bubur kertas APP di Indonesia. Bubur kertas dijual kepada pabrik kertas APP di Indonesia dan China. Indah Kiat Perawang meningkatkan produksi pulp dari ~ 2 juta ton pada tahun 2009 menjadi sekitar ~ 2,3 juta pada 2010-2011.<ref name="GPMarch2012"/>
 
== MasalahLontar keuanganPapyrus Jambi ==
Lontar Papyrus Jambi adalah pabrik bubur kertas yang berlokasi sekitar 125 km dari Kota Jambi. Pabrik ini berada di Kecamatan Tebing Tinggi, [[Kabupaten Tanjung Jabung Barat]], [[Jambi|Provinsi Jambi]]. Pabrik ini berdiri sejak tahun 1993 dan sebagian besar sahamnya dikuasai oleh Pindo Deli Pulp and Paper Mills yang juga anak perusahaan [[Sinar Mas Group]].
 
Perusahaan ini meraih banyak sertifikat sistem manajemen berstandar internasional dan nasional serta beberapa penghargaan lainnya antara lain sertifikat ISO 9001, sertifikat ISO 14001, sertifikat ISO 50001 dan sertifikat OHSAS 18001 dari SGS, sertifikat SMK3 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pengakuan Sistem Jaminan Halal (Nilai A) dan Sertifikat Halal dari LPPOM MUI, Penghargaan Industri Hijau dan Penghargaan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Penghargaan Zero Accident (Nihil Kecelakaan) dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dialam upaya membuktikan bahwa produk-produknya dapat dilacak bahwa semuanya berasal sumber hutan yang lestari atau dengan kata lain tidak merusak lingkungan hutan, Lontar Papyrus juga meraih beberapa sertifikat sistem lacak balak hasil hutan antara lain: Sertifikat Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) dari TUV, Sertifikat PEFC dari Control Union Certifications, Sertifikat SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) dari TUV.
 
== Masalah Keuangan ==
Pada tahun 1994, perusahaan ini memindahkan kantor pusatnya dari Indonesia ke Singapura dan mulai meminjam uang untuk memperluas agresif. Leverage perusahaan ini sangat berat; Pada 1996-1998, hanya menghasilkan 1,5 kali arus kas sebanyak biaya bunga.<ref>{{cite web|url=http://www.businessweek.com/magazine/content/01_33/b3745003.htm |title="Asia's Worst Deal", Business Week, August 13, 2001 |work=Bloomberg BusinessWeek |date=13 August 2001 |accessdate=7 June 2012}}</ref> Pada bulan Maret 2001, selama Krisis Utang Asia, gagal membayar utangnya, sebagian besar yang kemudian dijadwal ulang pada nilai yang lebih rendah.<ref>[http://forests.org/archive/asia/aspulpan.htm "Asia Pulp & Paper to Default on $12 Billion in Debt" Bloomberg, 12 March 2001]{{dead link|date=June 2012}}</ref> Pada bulan November 2003, Anak perusahaan yang berbasis di Jakarta Indah Kiat menggugat penanggung dan pemegang masalah utang (dalam dolar Amerika Serikat) telah diterbitkan pada tahun 1994 di bawah hukum New York, melainkan menggugat, namun, di Indonesia, dan pada bulan Februari 2007 pengadilan Indonesia menyatakan utang tidak sah.<ref>{{cite web|url=http://www.financeasia.com/article.aspx?CIaNID=45672&r=rss |title=Can Indonesian corporates get away without repaying bonds? |publisher=Financeasia.com |accessdate=7 June 2012}}</ref>
 
== Isu lingkunganLingkungan dan praktikPraktik pembalakanPembalakan ==
=== LSM & Kritik Aktivis ===
Berbagai LSM mengkritik APP atas dasar pemeliharaan lingkungan. Menurut Friends of the Earth laporan dari tahun 2005, APP telah membersihkan lebih dari 280.000 hektare hutan dalam dekade terakhir, dan berencana untuk memotong 300.000 lain selama lima tahun ke depan.<ref>[http://www.foei.org/en/resources/publications/miscellaneous/clashes/indonesiatrees.html?searchterm=Indonesia indonesia trees Indonesia without trees? Record breaking logging of last rainforests] [[Friends of the Earth]]</ref>
Pada akhir 2012, APP menemui FSC, menyatakan bahwa mereka telah mengalami perubahan mendasar dan karena itu ingin masuk ke dalam dialog konstruktif mengenai kemungkinan pembaruan terkait dengan FSC. Pada November 2013, Direksi FSC menyambut baik pengumuman ini dan menyatakan minatnya ketika APP kembali berserikat dengan FSC dengan mengikuti proses APP mencapai Kebijakan Konservasi Hutan (KKH) dan telah memenuhi Kebijakan Asosiasi FSC.<ref>{{cite web|url= https://ic.fsc.org/newsroom.9.545.htm |title=Update on the disassociation of the Forest Stewardship Council from Asia Pulp and Paper (APP)|publisher=FSC |date=4 November 2013 |accessdate=20 December 2013}}</ref>
 
=== Kampanye Greenpeace sebelumnyaSebelumnya ===
==== Mattel ====
Pada tanggal 8 Juni 2011, [[Greenpeace]] meluncurkan [http://www.greenpeace.org/barbie "Barbie, It's Over"], kampanye internasional mengkritik [[Mattel]] ketika menggunakan produk Asia Pulp & Paper pada kemasan, khususnya di lini produk [[Barbie]].<ref>{{cite web|last=Anne |first=Sarah |url=http://www.washingtonpost.com/blogs/blogpost/post/greenpeace-protests-barbie-at-mattel-headquarters/2011/06/08/AG7VwzLH_blog.html |title=Greenpeace protests Barbie at Mattel headquarters – BlogPost |work=The Washington Post |date=7 February 2011 |accessdate=9 June 2011}}</ref> Dalam waktu dua hari dari awal kampanye, Mattel memerintahkan pemasok kemasan untuk berhenti membeli produk dari Asia Pulp & Paper menunggu penyelidikan tuduhan deforestasi Greenpeace, dan selanjutnya memerintahkan pemasok untuk melaporkan tentang bagaimana mereka bahan-bahan sumber. Asia Pulp & Paper menyambut respon Mattel, percaya bahwa investigasi Mattel akan menyimpulkan bahwa "bahan kemasan yang lebih dari 95% kertas daur ulang bersumber dari seluruh dunia."<ref>{{cite web|url=http://www.latimes.com/business/la-fi-mattel-greenpeace-20110610,0,4085140.story |title=Pressured by Greenpeace, Mattel cuts off sub-supplier APP |last=Roosevelt |first=Margot |work=Los Angeles Times |accessdate=10 June 2011}}</ref>
Untuk membantu melestarikan spesies yang terancam punah ini, APP telah menciptakan 106 000 hektare tempat perlindungan, [[Senepis Buluhala Tiger Sanctuary]] dari empat perusahaan penebangan konsesi. Tempat perlindungan ini dikelilingi dan dilindungi oleh hutan produksi, di mana para pekerja terus-menerus waspada untuk penebangan liar dan kebakaran liar yang mengancam habitat Harimau Sumatera yang terancam punah.<ref>{{cite news|title=APP engaged in protecting tigers|url= http://www.thejakartapost.com/news/2010/02/22/app-engaged-protecting-tigers.html|accessdate=18 December 2013|newspaper=The Jakarta Post|date=22 February 2010}}</ref>
 
==== Penebangan raminRamin ====
 
Pohon [[Ramin (pohon)|Ramin]] ''Gonystylus'' dilindungi secara hukum di bawah hukum Indonesia dan regulasi nasional [[CITES]]. Hutan rawa gambut Sumatera merupakan habitat utama ramin.<ref name=GPMarch2012>[http://www.greenpeace.org/international/Global/international/publications/forests/2012/Indonesia/Greenpeace_TRPT_report.docx The Ramin Paper Trail Asia Pulp & Paper Under Investigation – Part 2] [http://www.greenpeace.org/international/en/publications/Campaign-reports/Forests-Reports/The-Ramin-Paper-Trail in short] [[Greenpeace]] 1 March 2012</ref> Pada 2012 Greenpeace mengekspos video praktik pembalakan liar APP. Dalam video mereka menunjukkan kayu dari pohon ramin duduk di pekarangan bubur APP.<ref>{{cite web |author=Publication – 1 March 2012 |url=http://www.greenpeace.org/canada/en/campaigns/forests/Indonesia/Resources/Reports/The-Ramin-paper-trail/ |title=Asia pulp & paper under investigation part two: &#124; Greenpeace Canada |publisher=Greenpeace.org |date=1 March 2012 |accessdate=7 June 2012}}</ref>
Menurut Greenpeace pada Maret 2012, pabrik kertas utama APP di Indonesia (Indah Kiat Perawang) mencampur kayu ramin ilegal secara teratur dengan spesies hutan hujan lainnya dalam pasokan kayu pulp nya. APP membantah tuduhan tersebut, menyatakan “APP berterima kasih kepada Greenpeace untuk membawa laporan ini untuk perhatian kita. Kami mengambil sangat serius bukti pelanggaran peraturan tentang perlindungan spesies pohon yang terancam punah…APP mempertahankan kebijakan toleransi nol ketat untuk kayu ilegal memasuki rantai pasokan dan memiliki sistem rantai balak yang komprehensif (CoC) untuk memastikan bahwa hanya kayu legal yang dapat memasuki pabrik pulp.” <ref>{{cite news|title=APP statement on Greenpeace Ramin report|url= http://www.scoop.co.nz/stories/PO1203/S00024/app-statement-on-greenpeace-ramin-report.htm|newspaper=Scoop Independent News|date=1 March 2012}}</ref> Sejak Indonesia melarang penebangan dan perdagangan [[Ramin (pohon)|ramin]] pada 2001, lebih dari seperempat dari habitat ramin ini telah dibersihkan - banyak dari daerah ini saat ini memasok APP. Peta pemerintah menunjukkan bahwa 800.000 ha (28%) dari hutan rawa gambut Sumatra dibersihkan antara tahun 2003 dan 2009. Pada tahun 2003, 80% dari hutan rawa gambut Sumatra, habitat ramin kunci, juga diidentifikasi sebagai habitat penting untuk kelangsungan hidup [[Harimau sumatera]].<ref name="GPMarch2012"/>
 
=== Kritik operasionalOperasional ===
 
Pada 2004, Zhejiang Hotels Association mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi membeli produk APP karena perusahaan melakukan kegiatan pembalakan liar di provinsi Yunnan, menyebabkan APP mengancam untuk menuntut kepada perusahaan.<ref>{{cite news|title=Paper Maker Backs Off from Lawsuit|url= http://www.china.org.cn/english/2005/Feb/121196.htm|newspaper= China Through a Lens|date=25 February 2005}}</ref> Gugatan itu kemudian dibatalkan karena dari kampanye publisitas besar dari [[Greenpeace China]].<ref>{{cite news|title= Victory for public environmental action as APP withdraws lawsuit|url= http://www.greenpeace.org/eastasia/press/releases/forests/2005/victory-for-public-environment/|work= Greenpeace East Asia|date=22 February 2005}}</ref>
</blockquote>
 
== Anak perusahaanPerusahaan APP di Indonesia ==
* PT [[IndahPabrik Kiat]]Kertas PulpTjiwi & PaperKimia Tbk., terdaftar di [[Bursa Efek Jakarta]] ;
* PT PabrikIndah KertasKiat TjiwiPulp Kimia& Paper Tbk.,berada di Provinsi Riau (Perawang) dan Provinsi Banten (Tangerang dan Serang). Perusahaan ini juga terdaftar di [[Bursa Efek Jakarta]] ;
*PT Pindo Deli Paper Mills (Karawang and Perawang)<li />PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (Tebing Tinggi, Jambi)*PT The Univenus Cikupa (Banten)<li />PT Oki Pulp and Paper Mills (Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan)<li />PT Ekamas Fortuna (Malang) ;
* PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills ;
*<li />PT Purinusa Ekapersada. (Bandung, Semarang, Demak)
* PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry ;
<li />PT Konverta Mitra Abadi (Lampung)
* PT The Univenus ;
<li />PT Kreasi Kotak Megah (Medan dan Batam)
* PT Ekamas Fortuna ;
 
* PT Purinusa Ekapersada.
 
== Lihat pula ==