Tito Karnavian: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(Penambahan konten)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Tito termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim [[Bareskrim]], yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005<ref>[http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/12/8/n5.htm "Densus 88 Lumpuhkan Teroris Dr Azahari"]</ref>. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, [[Idham Azis]], [[Petrus Reinhard Golose]], serta [[Rycko Amelza Dahniel]], dkk.
 
15 Juni 2016, Presiden [[Joko Widodo]] mengirim surat kepada DPR menunjuk Tito sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Badroidin Haiti yang akan segera pensiun. Ini mematahkan tradisi senioritas di tubuh Polri karrnakarena Tito lebih dipilih ketimbang para seniornya yang bepangkat tiga bintang.
 
== Latar Belakang ==
224

suntingan