Nur Mahmudi Ismail: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
JakaSaja (bicara | kontrib)
menolak perubahan anom, dan mengembalikan versi sebelumnya
Baris 10:
|term_start = 26 Januari 2006
|term_end = 26 Januari 2016
|monarch =[[HM Sampoerna]]
|president = [[Susilo Bambang Yudhoyono]] <br> [[Joko Widodo]]
|governor = [[Danny Setiawan]] </br> [[Ahmad Heryawan]]
Baris 42:
|occupation =
|profession =
|religion = [[Islam]]
|signature =
|website =
Baris 100:
 
Pasangan Nur Mahmudi-Yuyun sebenarnya telah memenangi [[pemilu]] wali kota yang dilaksanakan pada [[26 Juni]] [[2005]] dengan perolehan suara sebesar 43,9% dan ditetapkan sebagai pemenang oleh [[KPU]]D Depok pada [[6 Juli]] [[2005]], namun lawannya, pasangan [[Badrul Kamal]] dan [[Syihabuddin Achmad]] kemudian mengajukan gugatan terhadap hasil tersebut ke [[Pengadilan Tinggi]] Jawa Barat dan hasilnya, pasangan Badrul/Syihabudin dinyatakan sebagai pemenang.
 
[[Berkas:KPN Nur Mahmudi Ismail.png|thumb|285x285px|Nur Mahmud Ismail Kediri IPB Bogor]]
Kasus ini kemudian dibawa ke [[Mahkamah Agung Republik Indonesia|Mahkamah Agung]] (MA), di mana oleh Ketua MA, [[Bagir Manan]] ditegaskan bahwa putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat telah final. KPUD Depok lalu mengajukan [[Peninjauan Kembali]] kepada MA, dan pada [[16 Desember]] 2005, Mahkamah Agung memutuskan bahwa pemenang pemilu adalah pasangan Nur Mahmudi-Yuyun.
 
== Kontroversial ==
[[Berkas:KRL Ekonomi.JPG|thumb|271x271px|KRL Depok-Jatinegara Yellow Line]]
[[Berkas:Salshabilla Adriani.png|thumb|297x297px|[[Salshabilla Adriani]] Pasangan Mantan Walikota Depok [[Nur Mahmudi Ismail]]]]
Kasus tabrak lari Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail di jalan raya sawangan Kota Depok menuai banyak kecaman terhadap sikap arogan Walikota Depok tersebut. <ref name="Tabrak Lari">[http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/14/05/20/n5unzv-tabrak-pengendara-motor-wali-kota-depok-menuai-kecaman Tabrak Pengendara Motor Walikota Depok Menuai Kecaman] republika.co.id, Diakses 20 Mei 2014</ref> Banyak pihak menyesalkan sikap Nur Mahmudi Ismail yang tidak turun dari mobilnya tak kala mobil dinasnya menabrak seorang pengendara motor. Mereka mempertanyakan sikap moralitas Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail terkait tidak bertanggungjawab dan memilih lari meninggalkan korban yang ditabrak.<ref name="Nur Mahmudi Ismail">[http://metro.news.viva.co.id/news/read/505689-alasan-nur-mahmudi-tinggalkan-korban-kecelakaan-di-jalan Alasan Nur Mahmudi Ismail Tinggalkan Korban Kecelakaan di Jalan] news.viva.co.id, Diakses 20 Mei 2014</ref>. Peristiwa tabrak lari ini sempat terekam dalam tayangan video dan menjadi buah bibir masyarakat Kota Depok.<ref name="Video"> [http://metro.news.viva.co.id/news/read/506066-video--mobil-wali-kota-depok-tabrak-warga-hingga-luka-parah VIDEO : Mobil Wali Kota Depok Tabrak Warga Hingga Luka Parah] news.viva.co.id, Diakses 21 Mei 2014</ref>