Gereja partikular: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
ejaan, replaced: dari pada → daripada, sekedar → sekadar
k (ejaan, replaced: dari pada → daripada, sekedar → sekadar)
'''Gereja partikular''', dalam teologi dan hukum kanonik Katolik, adalah semua komunitas gerejawi yang beranggotakan orang-orang dalam [[komuni penuh|persekutuan penuh]] dengan Roma dan merupakan bagian dari [[Gereja Katolik Roma|Gereja Katolik]] secara keseluruhan. Gereja partikular dapat berupa Gereja-Gereja lokal yang tercantum dalam kanon 368 dari Kitab Hukum Kanonik sebagai berikut: "Gereja-Gereja partikular, yang di dalamnya dan darinya hadir Gereja Katolik yang esa, terutama adalah keuskupan-keuskupan. Kecuali jelas bukan demikian, yang disebutkan berikut ini adalah setara dengan sebuah keuskupan: prelatur teritorial, ke''abbas''an teritorial, vikariat apostolik, prefektur apostolik, dan administrasi apostolik yang didirikan secara permanen" [http://www.intratext.com/IXT/ENG0017/_P1B.HTM#N]. Gereja partikular dapat pula berupa himpunan Gereja-Gereja lokal yang memiliki bersama suatu tradisi liturgis, teologis, dan kanonik tertentu, contohnya [[Ritus Latin]] atau Gereja Latin dan berbagai [[Ritus Timur]] atau Gereja Timur yang dalam dekrit [[Konsili Vatikan II]] mengenai Gereja-Gereja Timur Katolik ''Orientalium Ecclesiarum'', 2 [http://www.vatican.va/archive/hist_councils/ii_vatican_council/documents/vat-ii_decree_19641121_orientalium-ecclesiarum_en.html] disebut "Gereja-Gereja atau ritus-ritus partikular" dan juga disebut Gereja-Gereja partikular otonom ("sui iuris").
 
== Gereja yang "Katolik" ==
Dengan demikian istilah teknis "Gereja partikular" memiliki dua makna yang berbeda, meskipun masing saling berkaitan.
 
Dari dua golongan Gereja partikular ini, yang lebih tinggi levelnya adalah yang disebut dalam dekrit Konsili Vatikan II mengenai Gereja-Gereja Timur Katolik sebagai "Gereja-Gereja atau Ritus-Ritus partikular".<ref>''[[Orientalium Ecclesiarum]]'', 2 [http://www.vatican.va/archive/hist_councils/ii_vatican_council/documents/vat-ii_decree_19641121_orientalium-ecclesiarum_en.html]</ref>
 
Pada level tersebut terdapat 24 Gereja otonom, satu "[[Gereja Latin|Barat]]" dan 23 "[[Ritus Timur|Timur]]", perbedaan Timur Barat ini lebih bersifat historis ketimbang geografis. Istilah ''[[sui iuris]]'' secara harfiah berarti, "dengan hukumnya sendiri", atau swapraja. Meskipun semua Gereja partikular ini menganut kepercayaan dan iman yang sama, perbedaan di antara mereka terletak pada ekspresi yang berbeda-beda dari iman tersebut melalui tradisi, disiplin, dan hukum kanon masing-masing. Seluruh 23 Gereja ini berada dalam persekutuan dengan Sri Paus di Roma.
 
=== Diosis atau eparki ===
Dalam ajaran [[Katolik]], tiap diosis (istilah Latin) atau eparki (istilah Ritus Timur) juga merupakan sebuah Gereja lokal atau partikular, meskipun tidak otonom seperti Gereja-Gereja partikular yang dijelaskan di atas: "Diosis adalah suatu bagian dari umat Allah yang dipercayakan kepada seorang uskup untuk dibimbing olehnya dengan bantuan klerusnya sehingga, loyal kepada gembalanya dan dibentuk olehnya menjadi satu komunitas dalan [[Roh Kudus]] melalui [[Injil]] dan [[Ekaristi]], diosis merupakan satu Gereja partikular yang di dalamnya Gereja Kristus yang satu, kudus, katolik dan apostolik itu benar-benar hadir dan aktif." <ref>Konsili Vatikan II, Dekrit mengenai Jabatan Pastoral Para Uskup di dalam Gereja ''[[Christus Dominus]]'', 11 [http://www.vatican.va/archive/hist_councils/ii_vatican_council/documents/vat-ii_decree_19651028_christus-dominus_en.html]</ref>
 
''Kitab Hukum Kanonik'' tahun [[1983]], yang hanya berkaitan dengan Gereja Ritus Latin dan dengan demikian hanya dengan satu Gereja partikular ''otonom'', menggunakan istilah "Gereja partikular" hanya dalam pengertian "Gereja lokal", sebagaimana yang tercantum dalam kanonnya yang ke-373: "Hanya otoritas tertinggi sajalah yang berwenang mendirikan Gereja-Gereja Partikular; sekali secara hukum telah sah didirikan, hukum itu sendiri memberi Gereja-Gereja itu personalitas yuridis."[http://www.intratext.com/IXT/ENG0017/_P1B.HTM#N]
Tidak seperti "kekerabatan" atau "serikat" Gereja-Gereja yang terbentuk oleh adanya saling pengakuan antar lembaga-lembaga gerejawi yang berbeda-beda, Gereja Katolik menganggap dirinya sendiri merupakan sebuah Gereja tunggal ("satu Tubuh") yang terbentuk dari sejumlah besar Gereja-Gereja patikular yang masing-masing merupakan perwujudan dari kepenuhan Gereja Katolik yang esa.
 
Gereja-Gereja partikular dalam Gereja Katolik, baik yang berupa Gereja ritual otonom (misalnya, Gereja Katolik Koptik, Gereja katolik Melkit, Gereja Katolik Armenia, dst.) maupun yang berupa diosis (misalnya, Keuskupan Amboina, Keuskupan Agung Makassar, dst.), dipandang bukan sekedarsekadar cabang, divisi, atau bagian dari suatu badan yang lebih besar belaka. Secara teologis, tiap Gereja partikular dipandang sebagai perwujudan keseluruhan Gereja Katolik di suatu tempat tertentu. "Di dalamnya dan terbentuk dari padanyalahdaripadanyalah maka eksis Gereja Katolik yang satu dan unik." <ref>Konsili Vatikan II, Dekrit Dogmatis mengenai Gereja ''[[Lumen Gentium]]'', 23 [http://www.vatican.va/archive/hist_councils/ii_vatican_council/documents/vat-ii_const_19641121_lumen-gentium_en.html]</ref>
<ref>"Gereja-Gereja partikular, sepanjang merupakan '' 'bagian dari Gereja Kristus yang esa' ''(Konsili Vatikan II: Dekrit ''Christus Dominus'', 6/c), memiliki hubungan ''interioritas mutual'' yang istimewa dengan keseluruhan, yakni, dengan Gereja universal, karena dalam setiap Gereja partikular'' 'Gereja Kristus yang satu, kudus, katolik dan apostolik sungguh-sungguh hadir dan aktif' ''(Konsili Vatikan II: Dekrit ''Christus Dominus'', 11/a). Karena alasan ini, ''Gereja universal tidak dapat dipandang sebagai himpunan Gereja-Gereja partikular, atau suatu serikat Gereja-Gereja partikular''. Gereja universal bukanlah hasil dari persekutuan Gereja-Gereja, tetapi, dalam misterinya yang esensial, Gereja universal adalah sebuah realita yang secara ''ontologis'' dan ''temporal'' mendahului setiap ''individu'' Gereja partikular" ([http://www.vatican.va/roman_curia/congregations/cfaith/documents/rc_con_cfaith_doc_28051992_communionis-notio_en.html ''Communionis Notio'', 9]).</ref>
 
 
{{DEFAULTSORT:{{PAGENAME}}}}
 
[[Kategori:Istilah dalam Gereja Katolik Roma]]
[[Kategori:Gereja]]
6.353

suntingan