Majalah dinding: Perbedaan revisi

833 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
fixer
(reviewed)
(fixer)
===Melatih kemampuan menulis===
Banyak penulis yang menggunakan media mading sebagai wahana berlatih. Berawal dari senang menulis hal-hal yang sederhana, tidak mustahil seseorang menjadi terbuka wawasannya untuk lebih mengembangkan kesenangannya dalam bidang kepenulisan secara lebih profesional.
 
===Penjalin komunikasi antar siswa, guru dan manajemen sekolah===
{{Rapikan bagian|kalimat yang berpotensi vanitas}}
Dalam berbagai konten yang terdapat pada Mading, terdapat satu manfaat penting bagi pihak sekolah. Dalam hal penyampaian informasi yang tepat sasaran, Mading bisa menjadi media yang sangat potensial sekaligus mampu menghindarkan kesalahan persepsi. Salah satu praktisi mading sekaligus jurnalis & penulis Provinsi Riau, Syamsul Bahri Samin melalui [http://bestar.id/ekstrakurikuler/1001/mading-sekolah-tak-sekadar-tempelan-dinding Komunitas Be A Star Indonesia] menjelaskan, dalam kondisi tertentu fungsi Mading akan menjadi lebih luas. Sama halnya dengan media massa umum, Mading bahkan bisa mengatur persepsi pembacanya, menetralisir kisruh akibat difraksi informasi dan kembali menyatukan pendapat antar siswa.
 
==Referensi==