Buka menu utama

Perubahan

418 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
fixer
 
=== Belgia ===
Orang Belgia mengklaim bahwa kentang goreng jenis french fries berasal dari [[Belgia]], walaupun klaim ini kurang didukung bukti yang kuat. Orang Belgia memang suka makan kentang goreng. Pada tahun 2002, orang Belgia rata-rata menghabiskan [[Euro|€]]6.01 untuk membeli kentang goreng, termasuk di antaranya kentang goreng yang dibeli di restoran siap saji.<ref name=statbel>{{cite web| title = Huishoudbudgetonderzoek 2002 | publisher = Statistics Belgium| date = 2002 | format = berkas Excel dalam [[bahasa Belanda]]|url=http://web.archive.org/web/20061007054057/http://statbel.fgov.be/downloads/hbs2002ex_pp6_nl.xls}}</ref>
| title = Huishoudbudgetonderzoek 2002
| publisher = Statistics Belgium
| date = 2002
| url = http://statbel.fgov.be/downloads/hbs2002ex_pp6_nl.xls
| format = berkas Excel dalam [[bahasa Belanda]]
| accessdate = 2006-10-25|archiveurl=http://web.archive.org/web/20061007054057/http://statbel.fgov.be/downloads/hbs2002ex_pp6_nl.xls|archivedate=2006-10-07}}</ref>
 
Sejarawan Belgia bernama [[Jo Gerard]] menyatakan bahwa resep kentang goreng french fries sudah ada di Belgia sejak tahun 1680. Pada waktu itu, penduduk miskin di daerah lembah [[Sungai Meuse]] antara [[Dinant]] and [[Liège]] mempunyai kebiasaan makan ikan kecil yang digoreng. Di musim dingin ketika tidak tersedia ikan karena sungai yang membeku, mereka menggoreng kentang yang dipotong-potong sama panjang.<ref name=belgiangov>{{cite web| title = Specialities: Frites| publisher = Belgian Federal Government| url = http://www.belgium.be/eportal/application?origin=indexDisplay.jsp&event=bea.portal.framework.internal.refresh&pageid=contentPage&docId=25267.0}}</ref>
| title = Specialities: Frites
| publisher = Belgian Federal Government
| url = http://www.belgium.be/eportal/application?origin=indexDisplay.jsp&event=bea.portal.framework.internal.refresh&pageid=contentPage&docId=25267.0
| accessdaymonth = October 25
| accessyear = 2006}}</ref>
Pada tahun [[1857]], surat kabar "Courrier de Verviers" memuat artikel tentang seorang pengusaha Belgia bernama Fritz yang menjual kentang goreng di pekan raya dan menjulukinya sebagai "raja kentang goreng" ("''le roi des pommes de terre frites''"). Pada tahun [[1862]], gerai kentang goreng "Max en Fritz" didirikan di kota Antwerp, di lokasi yang dekat dengan [[Het Steen]].<ref name=ilegems>Paul Ilegems. "De Frietkotcultuur"</ref>
 
Menurut cerita orang Belgia, tentara Inggris yang datang ke Belgia sewaktu [[Perang Dunia I]] sempat mencicipi kentang goreng buatan orang Belgia dan menamakannya "French," karena pada waktu itu bahasa Perancis merupakan bahasa resmi di ketentaraan Belgia.<ref name=fritkotmax>{{cite web| title = GESCHIEDENIS VAN DE FRIET| publisher = Fritkot Max| url = http://www.fritkotmax.be/wf00020.htm}}</ref><ref name=jcwebdesign>{{cite web| title = Geschiedenis| url = http://users.pandora.be/jc-webdesign/geschiedenis.htm}}</ref>
| title = GESCHIEDENIS VAN DE FRIET
| publisher = Fritkot Max
| url = http://www.fritkotmax.be/wf00020.htm
| accessdaymonth = October 25
| accessyear = 2006}}</ref><ref name=jcwebdesign>{{cite web
| title = Geschiedenis
| url = http://users.pandora.be/jc-webdesign/geschiedenis.htm
| accessdaymonth = October 25
| accessyear = 2006}}</ref>
 
=== Resep tertua ===
Spanyol adalah negara Eropa yang pertama kali mengenal kentang, sehingga bisa mengklaim kentang goreng sebagai ciptaan orang Spanyol. Kentang goreng diperkenalkan orang Spanyol ke Belgia yang pada waktu itu masih berada di bawah kekuasaan Spanyol.
 
Menurut Prof. Paul Ilegems yang menjabat [[kurator]] museum kentang goreng [[Frietkotmuseum]] di Belgia, [[Santa Teresa dari Ávila]] memperkenalkan cara menggoreng kentang. Selain itu, cara memasak kentang dengan cara digoreng dipengaruhi kebiasaan makanan serba goreng dalam [[masakan Mediterania]].<ref name=demorgen>{{cite news| last = Schoetens| first = Marc | title = Heilige Teresa bakte de eerste frieten| publisher = De Morgen | url = http://www.demorgen.be/gastronomie/artikels/?id_article=ODA4&ih=h=h=}}</ref>
| last = Schoetens
| first = Marc
| title = Heilige Teresa bakte de eerste frieten
| language = Dutch
| publisher = De Morgen
| date = December 13, 2005
| url = http://www.demorgen.be/gastronomie/artikels/?id_article=ODA4&ih=h=h=
| accessdate = 2006-10-25}}</ref>
=== Sandwich kentang goreng ===
{{reflist}}
 
== Daftar pustakaPustaka ==
* Paul Bocuse, ''La Cuisine du marché'', Paris, 1992.