Prof. Dr. Isak Salim adalah seorang ahli kesehatan mata (oftalmologi) Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai asisten dari seorang dokter Belanda, Prof. Dr. Mulock Houwer yang menjadi pimpinan sekolah kedokteran Geneeskundige Hooge School pada masa sebelum kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, Universitas Indonesia diresmikan pada tanggal 2 Februari 1950, Isak Salim berkiprah di Bagian Ilmu Penyakit Mata, Fakultas Kedokteran yang dipimpin oleh Prof. dr. Hadibroto. Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan di Amsterdam, Belanda untuk mengambil gelar doktor yang berhasil diraihnya pada tahun 1956. Di kemudian hari ia menjadi pimpinan menggantikan Prof. dr. Hadibroto.[1]

Isak Salim
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanDokter
Dikenal atasAhli kesehatan mata

Isak Salim, putra Koto Gadang, IV Koto, Agam, Sumatra Barat, merupakan pendukung kuat pendirian Rumah Sakit Mata AINI pada tahun 1980 yang digagas oleh Nani Sadikin, istri dari Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta pada masa itu. Atas jasa-jasanya di bidang kesehatan mata, namanya-pun diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Mata Prof. Dr. Isak Salim-AINI di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.[2]

ReferensiSunting