Buka menu utama

Indonesia Digital Network 2015

optional
Peresmian rencana pemasangan kabel komunikasi Maluku oleh Telkom. Pemasangan sistem kabel komunikasi Maluku adalah satu bagian dari proyek jangka panjang Telkom, Indonesia Digital Network 2015.

Indonesia Digital Network 2015 (disebut IDN) adalah program dari PT Telekomunikasi Indonesia di bidang pembangunan ekonomi dan produktivitas untuk Republik Indonesia (RI).[1] Program ini merupakan salah satu bagian dari proyek jangka panjang kolaboratif antara Telkom dan pemerintah RI dalam mewujudkan MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) 2011-2025.[1]

Kandungan programSunting

Inti dari program ini adalah perwujudan jaringan jalurlebar nasional yang mencakup 30% rumah tangga di Indonesia pada tahun 2015.[2] Dalam penerapannya, Telkom membagi misi IDN ke dalam tiga bagian yakni Indonesia Digital Ring (id-Ring), Indonesia Digital Access (Id-Access), dan Indonesia Digital Convergence (Id-Con).[2]

Id Access adalah program pengembangan infrastruktur jaringan akses menjadi Akes Jalurlebar Berkecepatan Tinggi (High Speed Broadband Access) melalui serat optik ke 15 juta akses jalurlebar ke perumahan dan satu juta akses WiFi (homepass).[1]

Id Ring adalah peningkatan infrastruktur jaringan transportasi yang menuju IP-Based dan Jaringan Optik Tulangbelakang (Optical Backbone Network).[1] Pengembangan Id Ring dapat dilihat dari proyek Palapa Ring dari Pemerintah RI dan Telkom untuk menghubungkan jaringan tulangbelakang berbasis serat optik.[1] Lalu Id Con, pengembangan infrastruktur jaringan layanan nodul menuju NGN terintegrasi (Next Generation Network) untuk layar multi (multi screen) dan pelayanan multi (multi service).[1]

PenerapanSunting

Salah satu wujud pembangunan yang masih berjalan untuk mewujudkan IDN di antaranya adalah pembangunan proyek Palapa Ring.[2] Proyek ini adalah proyek jangka panjang yang bertujuan menghubungkan jaringan komunikasi nasional melalui kabel fiber optik, baik lautan maupun daratan, di seluruh kepulauan di Indonesia.[2] Wilayah cincin (ring) yang menjadi objek sasaran Palapa Ring adalah Ring Sumatra sepanjang 6.891 km, Ring Jawa 8.178 km, Ring Kalimantan 4.293 km, Ring Sulawesi dan Maluku Utara 5.422 km, Ring Bali-Nusa 1.490 km, dan Maluku-Papua 25 km.[2]

RujukanSunting