Hisham Zreiq

seniman Palestina

Hisham Zreiq (bahasa Arab: هشام زريق‎, bahasa Ibrani: הישאם זרייק; lahir di Nazareth, 9 Februari 1968; umur 52 tahun), juga dieja Zrake, adalah seorang Kristen Palestina yang berprofesi sebagai pembuat film, penyair, dan seniman visual yang memenangkan penghargaan untuk karyanya. Ia mulai berkeja dalam bidang seni computer pada tahun 1994, dan pada tahun 1996 mulai mengadakan pameran – pameran bagi karya-karyanya di galeri- galeri dan museum- museum..[1] Pada tahun 2007 Hisham membuat film dokumenter pertamanya, Anak – Anak Eilaboun (The Sons of Eilaboun),[2] dan pada 2008 ia menciptakan sebuah film pendek Just Another Day,[3] yang menceritakan kehidupan warga Arab yang hidup di dunia barat setelah serangan teroris pada 11 Sepetember.[4] Hisham memakai puisi dan karya seni visualnya dalam film- filmnya termasuk Just Another Day,Filme Festival Focus</ref> dan juga Hisham pernah menjadi anggota panelis festival film budaya Unpluggedl.[5]

Latar KehidupanSunting

Hisham Zreiq lahir di Nazareth,anak lelaki dari seorang guru sejarah di sebuah SMA, bernama Salem Zreiq, dan ibu Lydia Zreiq (yang bermarga Dubayah), seorang guru SD. Kedua orang tua Hisham Zreiq berlatar belakang warga Arab Palestina yang menganut Kristen Ortdoks Yunani.. Hisham memiliki dua saudara lelaki dan dua saudara perempuan. Hisham sudah menikah dan memilikis seorang putra. HIsham Zreiq memperoleh pendidikan di bidang sains computer dan matematika, dan bekerja sebagai seorang arsitek perangkat lunak..

PenghargaanSunting

Pada tahun 2004 Hisham Zreiq merupakan salah satu pemenang dalam penghargaan "Kunst- und Förderpreis Sparkasse Bayreuth", dan karyanya ditampilkan di Kunst & Museum Hollfeld.[6] Seetelah pertunjukan premiere untuk film pertamanya "The Sons of Eilaboun" di Nazareth, Hisham Zreiq mendapat penghargaan hangat dari Ramiz Jaraisy, wali kota Nazareth,dan juga oleh Dr. Hana Sweid, dan Hana Sweid, seorang politisi Kristen Arab Palestina warga Israeli dan juga merupakan seorang anggota DPR Israel dari Eilaboun.[7] Ramiz Jaraisy yang juga merupakan seorang warga Kristen Palestina menjelaskan film ini merupakan karya yang penting yang menceritakan peristwia itu dari perspektif warga Kristen Palestina sebagai perbandingan dan kontras dengan versi cerita ini yang dibuat oleh Israel dan menjadi wacana yang dominan di sana..[8] Film ini menenangkan Hadiah Al-Awda award di Palestina pada 2008, dan pada April 2012 Hisham Zreiq dipilih menjadi seniman bulan ini oleh majalah This week in Palestine.[11] Film – filmnya diputar pada beberapa festival dan acara, seperti:

Hisham Zreiq mendapat penghargaan dari Ramiz Jaraisy wali kota Nazareth dan Dr. Hana Sweid seorang anggota parlemen[9] His films were screened in several festivals and events, such as:

 
Hisham Zreiq Honored by Ramiz Jaraisy the mayor of Nazareth and Dr. Hana Sweid a Knesset member

Aktivitas-aktivitas di Luar PerfilmanSunting

Hisham Zreiq seorang arsitek perangkat lunak[24] dan mendapatkan ilmu di Technion dan Univeritas Haifa, Israel, dan bekerja hamper selama 10 tahun di perusahaan – perusahaan hi-tech di Israel.[25]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting