Hamdi Muluk (lahir di Padangpanjang, Sumatra Barat, 31 Maret 1966; umur 53 tahun) adalah ahli psikologi politik dan dosen asal Indonesia. Pada tahun 2010, ia dilantik sebagai guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dengan pidato pengukuhannya yang berjudul Menghidupkan Kembali Publik: Perspektif Psikologi Politik.[1] Selain sebagai Koordinator Program Master dan Doktoral di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia [2]. Ia terlibat aktif pada isu radikalisme dan terorisme di Indonesia, menjadi salah satu anggota kelompok ahli Badan Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT)[3]. Pada tahun 2019, ia menjadi anggota panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2024. Saat ini ia juga aktif menulis dan kerap menjadi narasumber di berbagai media televisi.

Hamdi Muluk
220px
Lahir31 Maret 1966 (umur 53)
Bendera Indonesia Padangpanjang, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanDosen, Ilmuwan

Laboratorium Psikologi PolitikSunting

Laboratorium Psikologi Politik berdiri sejak 2008 bertempat di Kampus Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat[4]. Prof. Hamdi Muluk adalah kepala Laboratorium Psikologi Politik. Lab ini fokus mengkaji perilaku politik dan menjadi satu-satunya sentral penelitian psikologi politik di Indonesia. Lab bekerjasama dengan beberapa instansi pemerintahan untuk mengkaji beberapa topik di psikologi politik, seperti kerjasama bidang penanganan teroris dengan BNPT. Selain itu, lab secara aktif melakukan riset-riset terkait dengan perilaku memilih saat pemilihan umum, radikalisme dan terorisme, hingga topik terkait ideologi politik.

KaryaSunting

  • Soeharto: Ramuan Kecerdasan dan Masa Kecil yang Liat (2001)
  • Budaya Keselamatan dan Industri Berisiko Tinggi (2009)
  • Mozaik Psikologi Politik Indonesia (2010)

ReferensiSunting

Pranala luarSunting