Gudea (Bahasa Sumeria 𒅗𒌣𒀀 Gu3-de2-a) merupakan seorang penguasa atau (ensi) negara Lagash di Mesopotamia Selatan yang bertakhta pada sekitar tahun 2144–2124 SM. Ia diduga tidak datang dari kota, tetapi menikahi Ninalla, putri penguasa Ur-Baba (2164–2144 SM) dari Lagash, yang kemudian masuk ke wangsa kerajaan Lagash. Ia digantikan oleh putranya, Ur-Ningirsu.

Patung diorit Museum Louvre

PrasastiSunting

 
Kepala sebuah patung, diduga Gudea. Skt. 2130 SM. Dari Mesopotamia, Irak. The British Museum, London.

Prasasti menyebutkan kuil yang dibangun oleh Gudea di Ur, Nibru, Adab, Uruk dan Bad-tibira. Hal ini menandakan semakin besarnya pengaruh Gudea di Sumeria. Pendahulunya, Ur-baba, menjadikan putrinya Enanepada sebagai imam tinggi Nanna di Ur, yang juga menunjukkan kekuatan politik yang besar pula. 20 tahun masa pemerintahannya semua dikenal dengan nama; eksploitasi militer utama tampaknya terjadi pada Tahun 6, yang disebut "Tahun ketika Anšan dipukul dengan senjata".[1]

ReferensiSunting

Sumber lainSunting

  • Edzard, Dietz Otto. (1997). Gudea and His Dynasty. University of Toronto Press Incorporated. Toronto, Buffalo, London. 
  • Frayne, Douglas R. (1993). Sargonic and Gutian Periods. University of Toronto Press Incorporated. Toronto, Buffalo, London. 
  • Black, J.A.; Cunningham, G.; Fluckiger-Hawker, E; Robson, E.; Zólyomi, G. (1998). "The Electronic Text Corpus of Sumerian Literature". Oxford. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-12-10. 
  • F. Johansen, "Statues of Gudea, ancient and modern". Mesopotamia 6, 1978.
  • A. Parrot, Tello, vingt campagnes des fouilles (1877-1933). (Paris 1948).
  • N.K. Sandars, "Introduction" page 16, The Epic of Gilgamesh, Penguin, 1972.
  • H. Steible, "Versuch einer Chronologie der Statuen des Gudea von Lagas". Mitteilungen der Deutschen Orient-Gesellschaft 126 (1994), 81-104.