Gisik merupakan jalur agak miring di tepi laut yang terentang antara garis batas laut terendah dan medan yang bercorak lain seperti tebing curam atau padang rumput dan umumnya terdiri dari bahan lepas seperti pasir atau Kerikil. Gisik merupakan salah satu dari beberapa penampilan bentuk lahan yang lazim ditemui pada daerah pantai.[1] Material gisik berwujud material sedimen, sedimen di laut berasal dari berbagai aktivitas di daratan maupun proses yang terjadi di laut tersebut. Pada prinsipnya, sedimen terbentuk karena proses pelapukan baik oleh faktor fisik, kimia, maupun biologi.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Hassan Sadhily. Ensiklopedi Indonesia Volume 2. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve.
  2. ^ Soegiarto. 1993. Geologi Kelautan. Malang:Erlangga.