Buka menu utama

Gedung IG Farben atau Gedung Poelzig dibangun tahun 1928 sampai 1930[1] sebagai kantor pusat konglomerasi IG Farben di Frankfurt am Main, Jerman. Gedung ini dikenal juga dengan nama Ensambel Poelzig atau Kompleks Poelzig, dan sebelumnya Kompleks IG Farben atau Gedung Jenderal Creighton W. Abrams. Desain awal gedung ini dulunya merupakan kompetisi yang kemudian dimenangkan oleh arsitek Hans Poelzig.

Di waktu penyelesaiannya, kompleks ini merupakan gedung kantor terbesar di Eropa hingga tahun 1950-an.[2] Enam sayap persegi gedung ini masih modern dan megah meski ukurannya amat besar. Gedung ini juga terkenal akan elevator paternosternya.[3]

Bagian selatan Gedung Poelzig menampakkan bagian pintu masuk

Gedung ini menjadi kantor pusat kegiatan penelitian yang berhubungan dengan minyak sintetis dan karet sintetis untuk kebutuhan perang Nazi Jerman serta administrasi produksi magnesium, minyak pelumas, peledak, metanol, dan terutama Zyklon B-pestisida berbasis sianida yang digunakan sebagai gas beracun di kamp konsentrasi.[4][5] Setelah Perang Dunia II, Gedung IG Farben digunakan sebagai kantor pusat Supreme Allied Commander dan tahun 1949 sampai 1952 digunakan untuk Komisioner Tinggi untuk Jerman (High Commissioner for Germany, HICOG). Gedung ini juga menjadi tempat pertemuan Marshall Plan, rencana keuangan rekonstruksi Eropa pasca-perang. Gedung IG Farben juga digunakan untuk kantor pusat Korps V A.S. dan Northern Area Command (NACOM) sampai tahun 1995. Mereka mengganti namanya dengan Gedung Jenderal Creighton W. Abrams tahun 1975.[1]

Tentara Amerika mengembalikan Gedung IG Farben pada pemerintah Jerman tahun 1995. Gedung ini kemudian dibeli oleh Universitas Frankfurt yang berjanji akan mengucurkan €25 juta untuk restorasi.[2][3] Restorasi dimulai Maret 1998, dan resmi dibuka 26 Oktober 2001.

Daftar isi

ReferensiSunting

CatatanSunting

  1. ^ a b Linke, Vera (2002-03-02). "Das I.G. Farbenhaus – Ein Bau der, deutsche Geschichte widerspiegelt (The IG Farben Building – A building that reflects German History)". Transcript of lecture given in Frankfurt Archive No.K20840 (dalam bahasa German). Hausarbeiten.de. 
  2. ^ a b "IG Farben-Haus, Geschichte und Gegenwart (IG Farben Building, History and Present)" (dalam bahasa German). Fritz Bauer institute. 
  3. ^ a b Johnson, Dirk (Summer 2005). "Modern Languages: Professor Johnson Continues Research in Germany". Hampden-Sydney College. 
  4. ^ Robertson, Staun. "Zyklon B Poison Gas". A History of Jews in Hamburg. University of Hamburg. 
  5. ^ "Poelzig Building / Westend Campus". Historical Frankfurt. Tourismus+Congress GmbH. 

Bacaan lebih lanjutSunting

  • Loewy, Peter & Loewy, Hanno. IG Farben House, Gina Kehayoff Verlag, Munich 2001, ISBN
  • This article incorporates translated material from the German Wikipedia page de:I.G.-Farben-Haus which references the following books.(Jerman)
  • Meissner, Werner & Rebentisch, Dieter & Wang, Wilfried (Hrsg.). Der Poelzig-Bau. Vom IG-Farben-Haus zur Goethe-Universität., Fischer Verlag, Frankfurt am Main 1999, ISBN (Jerman)
  • Walter Mühlhausen: Der Poelzig-Bau in Frankfurt am Main: Von der Schaltzentrale industrieller Macht zum Sitz der amerikanischen Militärregierung. In: Bernd Heidenreich/ Klaus Böhme (Hrsg.): Hessen: Geschichte und Politik. Kohlhammer, Stuttgart 2000, ISBN 3-17-016323-X, S. 377–388 (Schriften zur politischen Landeskunde Hessens 5). (Jerman)
  • Loewy, Peter & Loewy, Hanno. Das IG Farben-Haus, Kehayoff Verlag, München 2001, ISBN (Jerman)
  • Von der Grüneburg zum Campus Westend – Die Geschichte des IG Farben-Hauses; Begleitbuch zur Dauerausstellung im IG Farben-Haus, Hrsg. von der Johann Wolfgang Goethe-Universität, Frankfurt am Main 2007, 143 S., zahlr. Ill., ISBN 978-3-00-021067-9. (Jerman)

Pranala luarSunting