Buka menu utama
Galisia Barat dan Timur pada abad ke-20

Galisia Timur atau Halichina Timur (bahasa Ukraina: Східна Галичина) adalah sebuah kawasan yang terletak di Ukraina Barat (kini wilayah Oblast Lviv, Ivano-Frankivsk dan Ternopil) dan Polandia tenggara.[1] Kawasan Galisia Timur jatuh ke tangan Kekaisaran Austria selama peristiwa Pemisahan Polandia Pertama pada tahun 1772. Pada masa Perang Dunia I, wilayah Galisia Timur sempat diduduki oleh Kekaisaran Rusia dari tahun 1914 hingga 1915. Setelah pembubaran Austria-Hongaria pada tahun 1918, Galisia Barat menjadi wilayah Republik Polandia. Sementara itu, orang-orang Ukraina di Galisia Timur menyatakan pendirian Republik Rakyat Ukraina Barat. Kota Lviv yang dihuni oleh banyak orang Polandia menentang upaya ini, sehingga meletuslah Perang Polandia-Ukraina yang berujung pada pengambilalihan seluruh wilayah Galisia oleh Polandia. Kemudian, selama Perang Polandia-Soviet (1919–21), Uni Soviet mencoba mendirikan sebuah negara boneka yang disebut Republik Sosialis Soviet Galisia di Galisia Timur, tetapi negara boneka ini tidak bertahan lama.

Nasib Galisia ditentukan oleh Perdamaian Riga pada tanggal 18 Maret 1921 yang menyerahkan wilayah Galisia kepada Polandia. Walaupun tidak dianggap sah oleh sebagian orang Ukraina, perjanjian ini diakui oleh dunia internasional pada tanggal 15 Mei 1923.[2]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "History of Galicia". www.torugg.org. Diakses tanggal 2015-09-29. 
  2. ^ Jean, Delorme (1956). Les Alliés reconnaissent à la Pologne la possession de la Galicie, Chronologie des civilisations. Paris.