Buka menu utama

Fatima Jinnah (bahasa Urdu: فاطمہ جناح; lahir di Karachi, India Britania (sekarang Pakistan), 30 Juli 1893 – meninggal di Karachi, Pakistan, 9 Juli 1967 pada umur 73 tahun)[1] adalah seorang dokter bedah gigi, biografer, negarawati dan salah satu pendiri Pakistan.[2]

Ibu Bangsa
Fatima Jinnah
فاطمہ جناح
Fatima jinnah1.jpg
Pemimpin Oposisi
Masa jabatan
1 Januari 1960 – 9 Juli 1967
PendahuluJabatan didirikan
PenggantiNurul Amin
Informasi pribadi
LahirFatima Ali Jinnah
(1893-07-31)31 Juli 1893
Karachi, India Britania
(sekarang Pakistan)
Meninggal dunia9 Juli 1967(1967-07-09) (umur 73)
Karachi, Pakistan
KewarganegaraanPakistan
Kebangsaan Pakistan
Partai politikLiga Muslim Seluruh India (Sebelum 1947)
Liga Muslim (1947–1958)
Independen (1960–1967)
HubunganLihat keluarga Jinnah
Alma materUniversitas Kalkuta (D.D.S)
PekerjaanDokter gigi, Dokter bedah gigi

Setelah meraih gelar kedokteran gigi dari Universitas Kalkuta pada 1914, ia menjadi orang terdekat dan penasehat dari kakaknya Muhammad Ali Jinnah yang kemudian menjadi Gubernur Jenderal Pakistan pertama. Sebagai seorang kritikus kuat terhadap Kemaharajaan Britania, ia merupakan penyuara lantang dari teori dua negara dan anggota utama Liga Muslim Seluruh India.[1]

Setelah kemerdekaan Pakistan, Jinnah menjadi salah satu pendiri Asosiasi Wanita Pakistan yang memainkan peran dalam negeri dalam memukimkan migran-migran wanita di negara yang baru berdiri tersebut. Ia masih menjadi orang terdekat saudaranya sampai ia meninggal. Setelah kakaknya meninggal, Fatima dilarang terlibat dalam negara tersebut sampai 1951; penyampaian pesannya melalui radio pada 1951 sangat disensor oleh pemerintahan Liaquat.[3] Ia menulis buku My Brother, pada 1955 namun baru diterbitkan 32 tahun kemudian, pada 1987, karena penyensoran dari pemerintah, yang menuduh Fatima 'bahan anti-nasionalis'. Saat diterbitkan, beberapa halaman dari manuskrip buku tersebut dihilangkan.[4]

Jinnah keluar dari masa pensiun politiknya pada 1965 untuk berpartisipasi dalam pemilihan presiden melawan diktator militer Ayub Khan. Ia didukung oleh konsortium partai-partai politik, dan disamping gangguan politik yang diakibatkan oleh militer, ia menang di dua kota terbesar Pakistan, Karachi dan Dhaka, meskipun ia kalah di secara nasional.[5] Majalah AS, Time, saat mengabarkan kampanye pemilihan 1965, menyatakan bahwa Jinnah menghadapi serangan terhadap kepatriotikannya dari Ayub Khan dan sekutu-sekutunya.[6][7] Setelah kekalahannya, ia kembali pensiun dari politik, atas nasihat Zulfikar Ali Bhutto pada kampanye pemilihannya melawan Ayub.[8]

Jinnah meninggal di Karachi pada 9 Juli 1967. Kematiannya menjadi bahan kontroversi, karena beberapa laporan menuduh bahwa ia meninggal karena 'sebab tak alami'.[9][10] Keluarganya menuntut postmortem, tetapi pemerintah menolak permintaan mereka.[11] Ia masih menjadi salah satu pemimpin paling dihormati di pakistan, sehingga hampir setengah juta orang menghadiri pemakamannya di Karachi.[12]

Warisannya dikaitkan dengan dukungannya terhadap hak sipil, perjuangan dalam Gerakan Pakistan dan kesetiaannya terhadap kakaknya. Disebut sebagai Māder-e Millat ("Ibu Bangsa") dan Khātūn-e Pākistān (Urdu: — "Nyonya Pakistan"), beberapa lembaga dan tempat umum dinamai dengan namanya.[13]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Bokhari, Afshan (2008). Bonnie G. Smith, ed. The Oxford encyclopedia of women in world history (edisi ke-V 1). Oxford University Press. hlm. 653. ISBN 978-0-19-514890-9. 
  2. ^ "In brief By Ali Iqbal". Dawn Weekly. Diakses tanggal 14 April 2013. 
  3. ^ Newspaper, From the (2012-09-12). "A message from Fatima Jinnah". Diakses tanggal 2016-09-14. 
  4. ^ Balouch, Akhtar (2014-12-27). "The deleted bits from Fatima Jinnah's 'My Brother'". Diakses tanggal 2016-09-14. 
  5. ^ Paracha, Nadeem F. (2014-05-04). "Fatima Jinnah: A sister's sorrow". Diakses tanggal 2016-09-14. 
  6. ^ "When Ayub Khan Accused Fatima Jinnah Of Being An Indian And American Agent | Pak Tea House". pakteahouse.net. Diakses tanggal 2016-09-14. 
  7. ^ "Pakistan: Trouble with Mother". Time. 1964-12-25. ISSN 0040-781X. Diakses tanggal 2016-09-14. 
  8. ^ Wolpert, Stanley (1994). Zulfi Bhutto of Pakistan. Oxford University Press. ISBN 9780195775471. 
  9. ^ Hamza Rao (10 July 2016), "What history has kept hidden about the life and death of Fatima Jinnah", Daily Pakistan (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2016-09-14 
  10. ^ "Art of killing without a trace - The Express Tribune" (dalam bahasa Inggris). 2012-09-15. Diakses tanggal 2016-09-14. 
  11. ^ "New twist to Miss Jinnah controversy". 2003-07-23. Diakses tanggal 2016-09-14. 
  12. ^ Balouch, Akhtar (2015-01-24). "How Fatima Jinnah died — an unsolved criminal case". Diakses tanggal 2016-09-14. 
  13. ^ "Jinnah, Pakistan and Islamic Identity". www.nytimes.com. Diakses tanggal 2016-09-14. 

Bacaan tambahanSunting

Jabatan politik
Posisi baru Pemimpin Oposisi
1960–1967
Diteruskan oleh:
Nurul Amin

Templat:Jinnah Templat:Gerakan Pakistan