Fast Food Indonesia

perusahaan asal Indonesia

Fast Food Indonesia merupakan perusahaan publik yang bergerak dalam bidang ritel makanan cepat saji dan bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1978, awalnya didirikan dan dimiliki sepenuhnya oleh keluarga Dick Gelael. Kemudian, perusahaan dipegang bersama dengan Salim Group pada 1990 sampai saat ini.[2] Saat ini, bagian kepemilikan dari Salim Group dimiliki oleh Indoritel.

PT Fast Food Indonesia Tbk
Publik
Kode emitenIDX: FAST
IndustriRitel
Didirikan19 Juni 1978; 46 tahun lalu (1978-06-19)
PendiriDick Gelael
Kantor
pusat
Jakarta, Indonesia
Tokoh
kunci
Ricardo Gelael (Presiden Direktur)
ProdukMakanan cepat saji
PendapatanRp 6,7 triliun (2019)
Rp 241,54 miliar (2019)[1]
PemilikPT Gelael Pratama (40,00%)
PT Indoritel (35,84%)
BBH Luxembourg S/A Fidelity FD SICAV, FD FDS PAC FD (7,90%)
Publik (16,26%)
Karyawan
16.162 orang (2018)
DivisiKFC
Taco Bell
Situs webwww.kfcku.com

Perusahaan ini mengelola merek KFC di Indonesia berdasarkan kerja sama waralaba dengan Yum! Asia Franchise (bagian dari Yum! Brands) yang merupakan grup pemilik waralaba sejumlah merek terkemuka, seperti Pizza Hut dan Taco Bell.

Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1993.

Perkembangan

sunting

Pada 1979, KFC membuka gerai pertama di Jalan Melawai, Jakarta. Pembukaan gerai pertama terbukti sukses dan diikuti dengan pembukaan gerai-gerai selanjutnya di Jakarta dan ekspansi hingga ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado. Sukses membangun merek ini, menanamkan KFC dalam benak konsumennya sebagai merek waralaba cepat saji yang terkenal dan dominan di Indonesia.

Visi PT Fast Food Indonesia (KFC Indonesia) adalah mempertahankan visi sebagai pemimpin industri restoran cepat saji dengan terus memberikan kepuasan “Yum!” di wajah konsumen. Dukungan pemegang saham, keahlian manajemen yang dikelola dengan baik, dedikasi dan loyalitas karyawan, dan yang terpenting adalah, kontinuitas kunjungan konsumen, pasti berhasil membawa Perseroan meraih visinya. Dengan visi yang kokoh, misi dan obyektif jangka panjang, serta strategi-strategi dan nilai-nilai korporasi yang jelas, niscaya akan terus menjadikan merek KFC yang terfavorit di seluruh Indonesia dan membangun PT Fast Food Indonesia Tbk menjadi sebuah korporasi yang hebat.

Manajemen

sunting
  • Komisaris Utama: Anthony Salim
  • Wakil Komisaris Utama: Noni Gelael Barki
  • Komisaris: Elisabeth Gelael
  • Komisaris: Benny Setiawan Santoso
  • Komisaris Independen: Gonawan Solaiman
  • Komisaris Independen: Achmad Baiquni
  • Direktur Utama: Ricardo Gelael
  • Wakil Direktur Utama: Ferry Noviar Yosaputra
  • Direktur: Justinus Dalimin Juwono
  • Direktur: Cahyadi Wijaya
  • Direktur: Fabian Gelael
  • Direktur: Adhi Indrawan
  • Direktur: Wahjudi Martono
  • Direktur: Umar Luthfi Anwar

Referensi

sunting
  1. ^ Maulana, Rivki. Sudarwan, Ilman A., ed. "Jualan Ayam Goreng KFC, Fast Food (FAST) Raup Laba Rp241 Miliar". Bisnis.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-06-24. Diakses tanggal 2021-10-20. 
  2. ^ "COMPANY'S BUSINESS". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-27. Diakses tanggal 2022-05-03. 

Pranala luar

sunting