Mohd Faizal Musa (lahir di Malaysia, 7 Agustus 1974; umur 46 tahun), juga dikenal dengan nama pena Faisal Tehrani, adalah seorang sastrawan berkebangsaan Malaysia. Beberapa karya Faisal dianggap kontroversial.[1][2] Ia menulis banyak buku dan karya sastra dalam ukuran yang beragam, termasuk naskah drama. Tulisan-tulisannya disebut sebagai karya berkesadaran sastra dan memiliki visi.[3]

Mohd Faizal Musa
FORUM BAHASA JIWA BANGSA ATAU BAHASA GILA KUASA 170514 TMISHAFIQ 04.jpg
Lahir07 Agustus 1974 (umur 46)
Kuala Lumpur, Malaysia
Nama penaFaisal Tehrani
KebangsaanMalaysia
Aliran sastraNovel, cerpen, puisi dan naskah drama

Faisal telah menorehkan pelbagai capaian di bidang sastra. Ia memenangkan penghargaan Anugerah Seni Negara tahun 2016.[4][5]

Catatan kakiSunting

  1. ^ “Tidak syak lagi, sejauh ini, suaranya, suara ‘menentang’ yang cuba mencari kewarasan setiap peristiwa yang sedang berlaku di seputarnya.” (A. Samad Said dalam Dewan Sastera, November 2002) "There is no doubt, so far, his voice, the 'opposing' voice that tries to find the sanity of every occasion that is happening around him." (A. Samad Said in the Literature Council, November 2002)
  2. ^ "A voice for the voiceless". www.thesundaily.my (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-07-27. 
  3. ^ http://irep.iium.edu.my/5099/1/Anwar_Ridhwan._Interview_article.pdf
  4. ^ Ani Awang (23 November 2006). "Anugerah Seni Negara pengiktirafan kepada penggiat seni". Utusan Malaysia. Diakses tanggal 16 March 2017. 
  5. ^ Bissme S. (31 July 2008). "Writing for change". The Sun (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 16 March 2017.