Buka menu utama

Elyesa Bazna (Turkish: [ˈeljesɑ ˈbɑznɑ]), yang juga disebut sebagai Iliaz[2] dan Ilyaz Bazna (Albania: [iliaz bazna]),[3] (lahir 28 Juli 1904 – meninggal 21 Desember 1970 pada umur 66 tahun), adalah seorang agen rahasia untuk Jerman Nazi pada Perang Dunia II, beroperasi di bawah nama kode Cicero.

Elyesa Bazna
Elyesa Bazna.jpg
Elyesa Bazna (Cicero)
LahirElyesa Bazna
(1904-07-28)28 Juli 1904
Pristina, Vilayet Kosovo (sekarang Kosovo)
Meninggal21 Desember 1970(1970-12-21) (umur 66)
Munich, Jerman
Tempat peristirahatanFriedhof am Perlacher Forst, Munich, Jerman[1]
KebangsaanTurki (keturunan Albania)
Nama lainCicero
Dikenal atasMata-mata untuk Jerman Nazi

Lahir di Pristina, Bazna masuk akademi militer, dan bergabung dengan unit militer Prancis pada usia 16 tahun. Ia didakwa mencuri kendaraan dan senjata, sehingga ia menjalani tiga tahun dalam kamp buruh paksa di Prancis. Bazna memegang sejumlah pekerjaan manual di kota-kota Turki dan Prancis sebelum meraih pekerjaan untuk para diplomat dan konsulat asing sebagai penjaga pintu, supir dan petugas keamanan. Ia dapat berbicara dalam berbagai bahasa, termasuk Prancis, yang merupakan bahasa paling dominan di kalangan diplomat pada masa itu. Pada 1943, Bazna diangkat menjadi seorang pemarkir oleh Hughe Knatchbull-Hugessen, duta besar Inggris di Ankara, Turki. Ia memfoto dokumen-dokumen Inggris yang dimiliki Knatchbull-Hugessen, dan menjualnya kepada Jerman melalui atase mereka Ludwig Carl Moyzisch dalam apa yang menjadi dikenal sebagai urusan Cicero.

CatatanSunting

ReferensiSunting

SumberSunting

Bacaan tambahanSunting

  • Colvin, Ian Goodhope (1951). Chief of Intelligence. London: Gollancz. LCCN 51005512. 
  • Kersaudy, François (2005). L'affaire Cicéron (dalam bahasa French). Paris: Perrin. ISBN 2-262-01921-5. 
  • Moyzisch, L. C. (1952). Der Fall Cicero (dalam bahasa German). Heidelberg: Palladium Verlag. LCCN 52033431. 

Pranala luarSunting