Buka menu utama

Daktiloskopi adalah ilmu yang mempelajari sidik jari.[1] Kata ini berasal dari bahasa Yunani daktulos dan skopeeo.[1] Daktulos berarti jari dan skopeoo artinya mengamati.[1] Sidik jari digunakan untuk penyelidikan, memanfaatkan bekas ujung jari yang tertempel pada sesuatu.[2] Ilmu ini mempelajari gambar dan pola serta bentuk garis yang terdapat pada ujung-ujung jari.[1] Ujung jari yang dimaksud bisa ujung jari kaki atau ujung jari tangan.[1] Sidik jari merupakan ciri tetap yang terdapat dalam setiap orang.[1] Karenanya, sidik jari dianggap menjadi sumber tepercaya yang digunakan dalam penyelidikan.[1] Penyelidikan yang memanfaatkan sidik jari antara lain penyelidikan genetik, antropologis dan kriminologi.[1] Sistem penyelidikan sidik jari telah dipelajari sejak jaman kuno sebelum Masehi.[1] Pada masa itu negara yang menggunakannya adalah Mesir, Cina, Jepang dan beberapa lain.[1] Ilmuan yang membuat teori dasar mengenai bidang ini adalah Sir Francis Galto.[1] Dia mengelompokkan cap jari manusia menurut kelompok-kelompoknya.[1] Dalam kriminologi pemakaian sidik jari sebagai alat bukti diatur oleh undang-undang.[1]

RujukanSunting

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m Hassan Sadhily. Ensiklopedi Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve. hlm. 739. 
  2. ^ "Kamus Besar Bahasa Indonesia". Diakses tanggal 12 Juni 2014.